Harga Minyak Dunia Turun Tajam Setelah Trump Pertimbangkan Ambil Alih Selat Hormuz

Mar 10, 2026 - 20:11
 0  3
Harga Minyak Dunia Turun Tajam Setelah Trump Pertimbangkan Ambil Alih Selat Hormuz

Harga minyak dunia mengalami penurunan tajam pada akhir perdagangan Senin (9/3/2026) waktu New York, setelah sebelumnya sempat melonjak mendekati 120 dollar AS per barrel. Penurunan ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan pemerintahnya sedang mempertimbangkan untuk mengambil alih kendali Selat Hormuz, jalur pelayaran paling krusial bagi perdagangan minyak global.

Ad
Ad

Penurunan Harga Minyak Setelah Pernyataan Trump

Berdasarkan data yang dikutip dari CNBC, harga minyak mentah berjangka Brent turun sebesar 4,6 persen ke level 88,43 dollar AS per barrel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun lebih dalam, yakni 6,19 persen ke level 85,27 dollar AS per barrel.

Kejutan pasar ini terjadi setelah Trump dalam wawancara telepon dengan CBS News menyampaikan, meski kapal-kapal masih bisa melintasi Selat Hormuz saat ini, pemerintah AS tengah mempertimbangkan untuk mengambil alih jalur strategis tersebut.

"Saya sedang memikirkan untuk mengambil alihnya," ujar Trump singkat.

Selat Hormuz: Jalur Vital Perdagangan Minyak Dunia

Selat Hormuz merupakan perairan sempit yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman. Jalur ini menjadi salah satu rute pelayaran minyak terpenting di dunia, dengan sekitar sepertiga perdagangan minyak global melewati wilayah ini setiap hari. Ketegangan di kawasan ini sering kali memicu volatilitas harga minyak dunia.

Rencana pengambilalihan Selat Hormuz oleh AS tentu menimbulkan kekhawatiran di pasar, namun secara paradoks hal ini juga bisa menjadi sinyal pengendalian risiko yang menenangkan pasar sehingga harga minyak turun drastis setelah lonjakan sebelumnya.

Faktor Penyebab Fluktuasi Harga Minyak Terkini

Harga minyak mentah global sangat sensitif terhadap isu geopolitik di kawasan Teluk Persia. Berikut adalah beberapa faktor utama yang mempengaruhi harga minyak pada periode ini:

  • Ketegangan politik dan militer antara AS dan Iran terkait pengaruh di Selat Hormuz.
  • Pernyataan Trump yang berpotensi mengubah keseimbangan kekuasaan serta jalur distribusi minyak.
  • Pasokan minyak global yang sangat bergantung pada kelancaran arus di Selat Hormuz.
  • Reaksi pasar terhadap berita dan spekulasi yang mempercepat volatilitas harga.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pernyataan Presiden Donald Trump yang mempertimbangkan pengambilalihan Selat Hormuz merupakan game-changer bagi dinamika geopolitik dan pasar minyak dunia. Meskipun secara teknis tindakan ini belum terlaksana, hanya dengan adanya wacana tersebut pasar langsung merespons dengan volatilitas yang tinggi.

Langkah tersebut bisa dipandang sebagai strategi tekanan terhadap Iran sekaligus sinyal kesiapan AS untuk mengamankan jalur vital energi dunia. Namun, konsekuensi jangka panjangnya sangat mungkin menimbulkan ketegangan baru yang bisa mengganggu stabilitas pasokan minyak global.

Ke depan, investor dan pelaku pasar harus terus memantau perkembangan situasi di Selat Hormuz dan respons diplomatik dari negara-negara Timur Tengah. Stabilitas harga minyak sangat bergantung pada bagaimana konflik ini dikelola. Pemerintah Indonesia dan negara importir minyak lain juga perlu waspada terhadap potensi fluktuasi pasokan dan harga di pasar global.

Kesimpulan

Pergerakan harga minyak dunia yang cukup ekstrem dalam beberapa hari terakhir menunjukkan betapa sensitifnya pasar terhadap isu keamanan di Selat Hormuz. Pernyataan Trump membuka babak baru dalam pengelolaan jalur perdagangan minyak yang sangat vital ini. Pasar global kini memasuki fase ketidakpastian yang akan menentukan tren harga minyak ke depan.

Jangan lewatkan update terbaru mengenai situasi geopolitik dan dampaknya terhadap harga minyak dunia hanya di Kompas.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad