Pelindo Bangun Rumah Pompa Kalimas dengan Pompa Kapasitas Tinggi untuk Mitigasi Banjir Rob
Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa tengah membangun fasilitas strategis berupa Rumah Pompa Kalimas di Pelabuhan Surabaya. Fasilitas ini dilengkapi dengan dua unit pompa banjir dengan kapasitas masing-masing 0,5 meter kubik per detik yang dirancang khusus untuk mengatasi dan memitigasi potensi banjir rob yang kerap terjadi di kawasan tersebut.
Tujuan dan Fungsi Rumah Pompa Kalimas
Menurut Sub Regional Head Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Purwanto Wahyu Widodo, pembangunan rumah pompa ini merupakan langkah strategis untuk menjaga kelancaran aktivitas operasional pelabuhan, khususnya di area Kalimas yang selama ini sering terdampak banjir rob.
"Keberadaan rumah pompa ini menjadi salah satu langkah strategis perusahaan dalam menjaga kelancaran aktivitas operasional di area pelabuhan, khususnya kegiatan bongkar muat di kawasan Kalimas," ujar Purwanto di Surabaya, Selasa.
Potensi cuaca buruk dan gelombang tinggi di wilayah perairan Jawa Timur menjadi latar belakang pembangunan ini. BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang laut yang dapat mencapai ketinggian antara 1,25 hingga 4 meter, sehingga risiko banjir rob semakin meningkat.
Peran Pompa Banjir dalam Mengatasi Genangan
Dengan dua unit pompa berkapasitas 0,5 meter kubik per detik masing-masing, diharapkan mampu mengatasi genangan air dengan cepat. Hal ini penting agar aktivitas bongkar muat dan mobilitas kendaraan di area pelabuhan tidak terganggu oleh genangan air.
Sebelumnya, banjir rob sering menggenangi Jalan Kalimas setelah Gate Kalimas serta sebagian area Dermaga Kalimas, yang mengganggu kelancaran operasional pelabuhan. Keberadaan rumah pompa ini diproyeksikan untuk menghilangkan masalah tersebut secara signifikan.
Langkah Preventif Pelindo Selain Pembangunan Rumah Pompa
Selain membangun rumah pompa, Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa juga menerapkan berbagai langkah preventif untuk memastikan kelancaran aliran air dan mengurangi risiko banjir rob, antara lain:
- Pembersihan saluran air di kawasan Kalimas yang telah dilakukan pada 11 Februari 2026.
- Kerja bakti di Jalan Kalianget pada 28 Februari 2026 untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah penyumbatan saluran air.
- Monitoring informasi cuaca secara intensif dari BMKG untuk antisipasi dini.
- Koordinasi internal untuk memastikan kesiapan fasilitas dan operasional pelabuhan tetap optimal.
Purwanto menegaskan, "Kami terus memonitor perkembangan cuaca dan informasi dari BMKG. Seluruh langkah antisipasi telah kami siapkan agar kegiatan operasional pelabuhan tetap berjalan dengan aman dan lancar."
Imbauan untuk Pengguna Jasa Pelabuhan
Pelindo juga mengimbau seluruh pengguna jasa pelabuhan dan pelaku aktivitas pelayaran untuk selalu memperhatikan perkembangan informasi cuaca serta peringatan dini dari BMKG. Hal ini penting demi menjaga keselamatan pelayaran dan kelancaran aktivitas di pelabuhan.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, pembangunan Rumah Pompa Kalimas oleh Pelindo merupakan langkah yang sangat krusial dan tepat waktu mengingat risiko banjir rob yang semakin meningkat akibat perubahan iklim dan cuaca ekstrem. Infrastruktur ini tidak hanya berfungsi sebagai solusi teknis, tetapi juga sebagai bentuk adaptasi jangka panjang terhadap tantangan lingkungan di kawasan pesisir.
Selain itu, tindakan preventif seperti pembersihan saluran dan kerja bakti menandakan bahwa Pelindo tidak hanya mengandalkan satu solusi, melainkan menerapkan pendekatan holistik yang melibatkan perawatan lingkungan dan kesiapsiagaan operasional. Ini adalah contoh baik bagi pengelola pelabuhan lain di Indonesia yang menghadapi tantangan serupa.
Ke depan, yang perlu diantisipasi adalah peningkatan kapasitas pompa dan pengembangan sistem manajemen risiko banjir secara lebih terintegrasi. Perubahan iklim yang tidak menentu menuntut kesiapan yang lebih adaptif dan inovatif agar operasional pelabuhan tetap aman dan tidak terganggu. Pembaca disarankan untuk terus mengikuti update perkembangan mitigasi banjir rob di wilayah pesisir Indonesia, khususnya di Pelabuhan Surabaya.
Dengan kesiapan infrastruktur dan strategi mitigasi yang matang, Pelindo optimis pelayanan operasional pelabuhan dapat berjalan lancar meski menghadapi cuaca ekstrem dan banjir rob.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0