Prof Jimly Usul Omnibus Law Revisi UU Pemilu, 16 UU Terdampak Langsung

Mar 11, 2026 - 11:00
 0  5
Prof Jimly Usul Omnibus Law Revisi UU Pemilu, 16 UU Terdampak Langsung

Prof Jimly Asshiddiqie, tokoh hukum terkemuka Indonesia, mengusulkan pembentukan omnibus law revisi UU Pemilu yang akan berdampak pada setidaknya 16 Undang-Undang. Inisiatif ini bertujuan untuk menyelaraskan berbagai peraturan terkait pemilihan umum agar lebih efektif dan efisien dalam pelaksanaannya.

Ad
Ad

UU Terdampak dalam Rencana Revisi Omnibus Law Pemilu

Menurut Prof Jimly, sejumlah UU yang perlu dibenahi dan dimasukkan dalam omnibus revisi UU Pemilu antara lain:

  • UU Penyiaran – karena media dan penyiaran sangat berperan dalam proses kampanye dan penyebaran informasi pemilu.
  • UU Otonomi Khusus Papua – diperlukan penyesuaian untuk memastikan pelaksanaan pemilu berjalan sesuai dengan kekhususan daerah tersebut.
  • UU Mahkamah Konstitusi (MK) – sebagai lembaga yang mengawasi dan menangani sengketa pemilu, revisi UU MK sangat penting untuk memperkuat mekanisme penyelesaian perselisihan.

Selain tiga UU tersebut, masih ada 13 UU lain yang akan terdampak dan perlu diselaraskan dalam omnibus law ini agar sistem pemilu menjadi lebih terpadu dan tidak saling bertabrakan.

Target Penyelesaian dan Manfaat Revisi UU Pemilu

Prof Jimly menegaskan bahwa revisi UU Pemilu ini harus menjadi prioritas dengan target penyelesaian yang tuntas dan tepat waktu. Hal ini penting agar tahapan pemilu berikutnya dapat berjalan lancar, transparan, dan demokratis.

Dengan omnibus law ini, diharapkan terjadi:

  • Kesatuan regulasi yang menghilangkan tumpang tindih dan inkonsistensi antar UU terkait pemilu.
  • Peningkatan efisiensi dalam pelaksanaan pemilu, mulai dari tahap persiapan, kampanye, hingga pengawasan.
  • Penguatan mekanisme penyelesaian sengketa melalui perbaikan regulasi MK dan lembaga terkait.
  • Penyesuaian dengan kondisi daerah khusus seperti Papua yang memiliki karakteristik unik dalam proses demokrasi.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, usulan Prof Jimly ini merupakan langkah strategis yang sangat dibutuhkan untuk mengatasi kompleksitas regulasi pemilu di Indonesia yang selama ini sering menjadi sumber masalah. Integrasi 16 UU dalam satu omnibus law akan memudahkan koordinasi antar lembaga dan memperjelas kewenangan masing-masing pihak.

Namun, tantangan terbesar adalah memastikan bahwa proses revisi ini tidak hanya formalitas tetapi juga melibatkan partisipasi publik yang luas serta kajian mendalam agar hasilnya benar-benar mencerminkan kebutuhan demokrasi yang sehat dan inklusif. Jika terlaksana dengan baik, omnibus law ini bisa menjadi game-changer dalam sistem pemilu Indonesia, mengurangi konflik dan meningkatkan kualitas demokrasi.

Ke depan, publik dan pemangku kepentingan harus terus mengawal proses ini agar revisi UU Pemilu dapat diselesaikan sesuai target dan memberi manfaat maksimal bagi bangsa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad