Miliarder Minyak NSH Petro Gadaikan Properti dan SPBU untuk Pinjaman Rp870 Miliar
NSH Petro, salah satu perusahaan minyak terbesar di wilayah Delta Mekong, saat ini menghadapi tekanan finansial yang signifikan setelah mengalami kerugian berkepanjangan. Perusahaan ini menggadaikan sejumlah properti dan 14 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sebagai jaminan untuk pinjaman senilai lebih dari 1,3 triliun VND dari Agribank Cabang Saigon.
Pinjaman Besar dengan Jaminan Properti dan SPBU
Pada 26 April 2023, NSH Petro menandatangani perjanjian kredit dengan Agribank Saigon yang kemudian digunakan sebanyak 23 kali dalam dua tahun terakhir untuk membiayai berbagai kebutuhan bisnisnya. Saldo pokok pinjaman mencapai 1.301 miliar VND ditambah bunga sebesar 180 miliar VND.
Untuk menjamin pinjaman ini, perusahaan memberikan aset berupa:
- 14 SPBU yang tersebar di sejumlah provinsi dan kota di wilayah Delta Mekong.
- 8 hak penggunaan lahan termasuk tanah dan aset melekat, salah satunya adalah sebuah hotel milik perusahaan.
- Proyek Vam Lang - Go Cong Dong di Provinsi Dong Thap.
- Obligasi Agribank.
- Inventaris barang berupa bensin A92 dan MTBE yang dijaminkan melalui tiga kontrak terpisah.
Harga awal pelelangan aset ini ditetapkan sebesar 1,396 triliun VND berdasarkan dokumen hukum terbaru.
Lelang dan Gugatan untuk Memulihkan Utang
Seiring dengan upaya pemulihan kredit macet, pada September 2025 Agribank Saigon mengajukan gugatan terhadap NSH Petro di Pengadilan Rakyat Wilayah 14 di Can Tho. Proses pelelangan aset juga sudah diumumkan untuk menutupi piutang bermasalah tersebut.
NSH Petro sendiri berpusat di Komune Chau Thanh, Kota Can Tho dan dikenal luas sebagai pemain utama dalam perdagangan minyak bumi di kawasan Delta Mekong. Sejak berdiri pada 2012, perusahaan telah mengembangkan proyek penyimpanan minyak dan gas dengan kapasitas 50.000 m3 yang berlokasi di Hau Giang (kini bagian dari Kota Can Tho).
Profil dan Kondisi Keuangan NSH Petro
NSH Petro kini mengelola 67 SPBU dan 550 dealer di wilayah Delta Mekong, serta memiliki 9 gudang pelabuhan dengan kapasitas total lebih dari 500.000 m3. Bisnis inti perusahaan meliputi impor, ekspor, perdagangan produk minyak bumi, penyulingan, petrokimia, LPG, serta gas.
Selain sektor minyak, NSH Petro juga aktif berinvestasi di bidang desain, konstruksi, real estat, budidaya perikanan, pariwisata, hotel, restoran, dan fasilitas rekreasi.
Namun, kondisi keuangan perusahaan terus memburuk. Sahamnya, yang sebelumnya terdaftar di Bursa Efek HoSE dengan kode PSH, dipindahkan ke bursa Upcom pada Maret 2025 dan kini mengalami pembatasan perdagangan akibat kerugian yang berkepanjangan.
Dalam laporan keuangan kuartal keempat 2025, NSH Petro mencatat kerugian setelah pajak sebesar 171 miliar VND, meskipun lebih baik dibandingkan kerugian 212 miliar VND pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penyebab utama kerugian ini adalah pendapatan yang tidak cukup untuk menutup biaya operasional.
Dampak dan Proses Pelelangan Utang Perusahaan Minyak Lain
Selain NSH Petro, perusahaan minyak dan gas besar lain di Can Tho, Orient Oil Joint Stock Company, juga menghadapi masalah serupa dengan utang lebih dari 1,3 triliun VND di Bank BIDV. Bank ini tengah mempersiapkan pelelangan aset yang dijaminkan, meliputi properti real estat dan Pabrik Produksi Minyak dan Gas Dong Phuong dengan kapasitas 130.000 ton/tahun.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, situasi NSH Petro dan perusahaan minyak besar lainnya yang menghadapi tekanan keuangan ini mencerminkan tantangan serius dalam industri minyak regional di Vietnam, terutama di kawasan Delta Mekong. Penurunan profitabilitas yang berkepanjangan menunjukkan bahwa perusahaan minyak tradisional harus beradaptasi dengan perubahan pasar dan kondisi ekonomi global yang dinamis.
Langkah Agribank dan BIDV melelang aset properti dan SPBU ini bisa menjadi preseden penting dalam upaya bank-bank di Vietnam mengelola risiko kredit di sektor yang selama ini dianggap stabil namun mulai rentan akibat faktor eksternal dan internal.
Ke depan, publik dan pelaku industri perlu mengawasi bagaimana restrukturisasi utang dan penataan aset ini berjalan, serta siapa yang akan mengambil alih aset strategis ini. Hal ini juga menjadi sinyal bagi perusahaan lain untuk memperkuat manajemen risiko dan inovasi agar tetap kompetitif di pasar minyak yang terus berubah.
Perkembangan selanjutnya terkait pelelangan dan restrukturisasi utang NSH Petro akan menjadi berita penting, terutama bagi investor dan pemangku kepentingan di sektor energi dan perbankan Vietnam.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0