Hashim Djojohadikusumo Usulkan Apartemen Stasiun Manggarai Jadi 24 Lantai

Mar 18, 2026 - 07:50
 0  3
Hashim Djojohadikusumo Usulkan Apartemen Stasiun Manggarai Jadi 24 Lantai

Hashim Djojohadikusumo, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan, menyampaikan permintaan agar rencana pembangunan apartemen di kawasan Stasiun Manggarai ditingkatkan jumlah lantainya. Dari yang awalnya berencana 12 lantai, Hashim meminta agar menjadi hingga 24 lantai untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan di pusat kota Jakarta yang terbatas.

Ad
Ad

Permintaan ini disampaikan langsung oleh Hashim saat acara Pencanangan Pembangunan Hunian dalam Rangka Mendukung Program 3 Juta Rumah yang berlangsung di Manggarai, Jakarta, pada Senin (16/3/2026).

“Saya baca di sini 12 lantai. Kalau bisa 24 lantai. Karena lahan kan terbatas. Dengan 24 lantai mungkin bisa lipat ganda dari 2.200 unit,” ujar Hashim.

Optimalkan Lahan Terbatas dengan Hunian Vertikal

Menurut Hashim, pemanfaatan lahan secara vertikal sangat penting, terutama di kawasan strategis seperti Manggarai yang memiliki akses transportasi publik yang mudah dan tinggi mobilitasnya. Dengan membangun hunian vertikal yang lebih tinggi, maka jumlah unit hunian yang tersedia juga bisa meningkat drastis, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah di Jakarta.

Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk mendukung target pembangunan 3 juta rumah, guna mengatasi backlog perumahan di Indonesia. Stasiun Manggarai sebagai pusat transportasi menjadi lokasi yang ideal untuk pengembangan hunian vertikal, mengingat kemudahan akses dan potensi untuk mengurangi kemacetan serta memperbaiki kualitas hidup masyarakat urban.

Manfaat Peningkatan Jumlah Lantai Apartemen

  • Meningkatkan kapasitas hunian: Dengan menaikkan jumlah lantai dari 12 menjadi 24, jumlah unit hunian dapat berlipat ganda dari 2.200 unit.
  • Efisiensi lahan: Lahan yang terbatas di pusat kota dapat dimanfaatkan secara maksimal dengan pembangunan vertikal.
  • Mendukung mobilitas: Lokasi strategis dekat stasiun memudahkan penghuni mengakses transportasi publik.
  • Pengurangan kemacetan: Dengan hunian dekat transportasi umum, ketergantungan pada kendaraan pribadi dapat berkurang.
  • Dukungan program nasional: Langkah ini sejalan dengan target pemerintah dalam penyediaan perumahan yang layak bagi masyarakat.

Reaksi dan Tantangan

Usulan peningkatan lantai ini kemungkinan akan menghadapi beberapa tantangan, seperti perizinan, kesiapan infrastruktur, serta dampak lingkungan dan sosial. Namun demikian, menurut Hashim, penting untuk mendorong inovasi dan kebijakan yang mendukung pembangunan hunian vertikal di kawasan strategis agar kebutuhan rumah dapat terpenuhi tanpa harus memperluas area pemukiman ke wilayah baru yang bisa merusak lingkungan.

Pemerintah daerah dan pengembang diharapkan dapat bekerjasama untuk menyelesaikan berbagai kendala tersebut agar rencana ini dapat terwujud dengan optimal.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, usulan Hashim Djojohadikusumo untuk menggandakan jumlah lantai apartemen di Stasiun Manggarai merupakan langkah strategis yang sangat relevan mengingat keterbatasan lahan di Jakarta. Pengembangan hunian vertikal bukan hanya solusi untuk menambah jumlah rumah, tetapi juga dapat memicu perubahan pola hidup urban yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Namun, perlu diperhatikan bahwa pembangunan tinggi ini harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur pendukung seperti sistem drainase, akses jalan, dan fasilitas umum agar tidak menimbulkan masalah baru. Selain itu, keterlibatan masyarakat sekitar juga penting agar pembangunan ini dapat diterima dengan baik dan memberikan manfaat maksimal.

Ke depan, fokus pada pengembangan hunian vertikal di kawasan transportasi publik seperti Manggarai akan menjadi kunci sukses program 3 juta rumah dan pengembangan kota berkelanjutan. Pembaca harus terus memantau perkembangan kebijakan ini, terutama bagaimana pemerintah dan pengembang mengatasi tantangan teknis dan sosial yang muncul.

Dengan langkah ini, Jakarta dapat menjadi contoh kota metropolitan yang mampu mengelola keterbatasan lahan dengan solusi inovatif dan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad