NATO Yakin Bisa Buka Selat Hormuz Usai Diejek Trump 'Penakut'

Mar 23, 2026 - 15:00
 0  2
NATO Yakin Bisa Buka Selat Hormuz Usai Diejek Trump 'Penakut'

Jakarta, CNN Indonesia – Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, menyatakan keyakinannya bahwa aliansi militer tersebut mampu membuka kembali Selat Hormuz, jalur strategis yang sangat vital bagi pasokan energi dunia. Pernyataan ini muncul sebagai respons atas kritik pedas dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyebut NATO sebagai "penakut" karena dianggap kurang mendukung perang AS dan Israel melawan Iran.

Ad
Ad

Keyakinan NATO dalam Mengatasi Krisis Selat Hormuz

Mark Rutte menegaskan bahwa operasi militer untuk membuka Selat Hormuz memang membutuhkan waktu dan koordinasi yang matang karena sifatnya yang rahasia dan kompleks. Dia menekankan bahwa para negara anggota NATO sedang menyamakan langkah dan merencanakan respons kolektif.

"Sekutu dan mitra Eropa di seluruh dunia selama beberapa minggu terakhir ini terus memastikan bahwa kita bersatu," kata Rutte. "Mereka mulai merencanakan untuk melihat apa yang dapat kita lakukan secara kolektif sebagai sekutu, sebagai mitra Amerika Serikat."

Rutte menambahkan, operasi ini sangat penting mengingat ancaman eksistensial yang datang dari Iran, terutama setelah ketegangan semakin meningkat di kawasan tersebut.

Kritik Donald Trump dan Ancaman Terhadap Iran

Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap NATO pada akhir pekan lalu, menuding aliansi tersebut tidak cukup mendukung AS dalam konflik yang sedang berlangsung melawan Iran. Trump bahkan menyebut NATO "penakut" di platform media sosial Truth Social.

Kontroversi ini mencuat setelah NATO mengumumkan penyesuaian misi di Irak, di mana pasukan non-tempur ditarik sementara akibat meningkatnya ketegangan akibat perang dengan Iran.

Pada Minggu (23/3), Trump kembali mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran untuk membuka Selat Hormuz dalam waktu 48 jam, dengan ancaman menghancurkan pembangkit listrik utama Iran jika tuntutannya tidak dipenuhi.

"Jika Iran tidak sepenuhnya membuka, tanpa ancaman, Selat Hormuz dalam waktu 48 jam dari saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik mereka, dimulai dengan yang terbesar terlebih dulu," ujar Trump.

Ancaman dan Implikasi Penutupan Selat Hormuz

Selat Hormuz adalah jalur laut yang sangat vital, dilalui sekitar seperlima dari total pasokan minyak dunia setiap harinya. Penutupan selat ini akan berpotensi mengguncang pasar energi global dan memicu krisis ekonomi.

Iran merespons ancaman Trump dengan peringatan keras bahwa mereka akan menutup Selat Hormuz secara total dan melancarkan serangan balasan terhadap infrastruktur energi dan air di kawasan jika pembangkit listrik mereka diserang.

"Iran akan sepenuhnya menutup Selat Hormuz dan meluncurkan serangan balasan terhadap infrastruktur energi dan air di kawasan jika pembangkit listrik kami diserang," tegas otoritas Iran, dilaporkan Al Jazeera.

Selain itu, ketegangan ini juga berdampak pada pengiriman minyak global. Sebagai contoh, enam kapal pengangkut bahan bakar yang menuju Australia mengalami penundaan akibat konflik Timur Tengah yang semakin memanas.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, sikap optimis NATO yang diungkapkan oleh Mark Rutte merupakan sinyal penting dalam menunjukkan solidaritas dan kesiapan aliansi ini menghadapi krisis energi dan keamanan global. Namun, langkah ini tidak bisa dilepaskan dari dinamika politik internal AS yang sedang memanas, di mana Presiden Trump menggunakan retorika keras untuk menekan sekutu-sekutunya agar lebih agresif menghadapi Iran.

Konflik di Selat Hormuz berpotensi menjadi titik kritis yang memengaruhi stabilitas pasar energi dunia dan keamanan regional. Oleh karena itu, perhatian publik sebaiknya tidak hanya tertuju pada retorika politik, tetapi juga pada langkah diplomasi dan militer nyata yang akan diambil NATO dan AS dalam beberapa minggu ke depan.

Ke depan, kita perlu mengamati bagaimana respons Iran terhadap ultimatum AS dan bagaimana NATO akan mengelola koalisi internasional dalam operasi militer yang direncanakan agar tidak meluas menjadi konflik yang lebih besar.

Selalu ikuti perkembangan terbaru untuk mendapatkan informasi terkini tentang situasi Selat Hormuz dan dampaknya pada geopolitik global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad