Dua Pemudik Tewas Akibat Tabrak Lari di Ogan Komering Ulu Timur, Polisi Selidiki Pelaku
Dua pemudik meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tabrak lari di wilayah Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026, dan saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kendaraan yang terlibat.
Detik-detik Kecelakaan Tabrak Lari di OKU Timur
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres OKU Timur, AKBP Panca Mega Surya, mengungkapkan kepada Kompas TV bahwa kecelakaan itu terjadi pada pukul 11.30 WIB di Jalan Lintas Komering, Desa Rasuan, Kecamatan Madang Suku I.
"Kami masih melakukan penyelidikan terkait identitas kendaraan yang terlibat tabrak lari di Jalan Lintas Komering, Desa Rasuan," kata AKBP Panca Mega Surya, Senin, 23 Maret 2026.
Kecelakaan berawal saat sepeda motor Yamaha R15 warna hitam dengan nomor polisi BN 3575 WD yang dikendarai oleh Sugiono (22) dari Desa Labuhan Permai, Kecamatan Way Serdang, Mesuji, Lampung, melaju dari arah Cempaka menuju Kota Negara, Kabupaten OKU Timur.
Diduga Sugiono melaju dengan kecepatan tinggi dan kehilangan kendali saat melewati jalan lurus berlubang. Bersama istrinya, Tyas Yunia Sari (20), dan anaknya yang masih berusia 2 tahun, Naviz Al Farobi, Sugiono mengalami kecelakaan.
Korban dan Kondisi Setelah Kecelakaan
Kendaraan yang dikendarai Sugiono oleng dan penumpangnya terpental ke badan jalan. Saat itu, korban terpental ke jalur kanan dan tertabrak kendaraan lain yang melaju dari arah berlawanan.
- Tyas Yunia Sari mengalami luka berat di kepala, pelipis, dagu, dan patah rahang bawah, meninggal dunia di lokasi.
- Naviz Al Farobi mengalami luka fatal di kepala dan juga meninggal dunia.
- Sugiono selamat tanpa luka serius.
Penyelidikan dan Imbauan Polisi
Saat ini, polisi masih berupaya mengidentifikasi kendaraan yang diduga melakukan tabrak lari tersebut. Barang bukti berupa sepeda motor Yamaha R15 sudah diamankan di gudang Unit Gakkum Satlantas Polres OKU Timur.
"Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut agar segera melapor ke kepolisian guna membantu proses penyelidikan," tambah AKBP Panca Mega Surya.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, kejadian tabrak lari yang menewaskan dua pemudik ini menjadi peringatan serius mengenai keselamatan selama musim mudik, terutama terkait kondisi jalan yang berlubang dan perilaku pengendara yang tidak bertanggung jawab.
Selain itu, tabrak lari menambah beban trauma dan kerugian bagi keluarga korban karena pelaku melarikan diri. Hal ini menunjukkan perlunya penegakan hukum yang lebih tegas dan peningkatan kesadaran berlalu lintas masyarakat.
Masyarakat diharapkan lebih waspada dan berhati-hati saat berkendara, serta pihak berwenang perlu memperbaiki kondisi infrastruktur jalan yang membahayakan keselamatan. Ke depan, pengungkapan kasus ini juga menjadi tolok ukur efektivitas penegakan hukum di daerah tersebut.
Terus pantau perkembangan berita ini untuk informasi terbaru dan langkah kepolisian dalam mengungkap pelaku tabrak lari yang menyebabkan dua pemudik meninggal dunia di Ogan Komering Ulu Timur.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0