Cacar Air pada Orang Dewasa Meningkat, Banyak yang Kritis dan Butuh Perawatan Intensif

Mar 27, 2026 - 16:31
 0  4
Cacar Air pada Orang Dewasa Meningkat, Banyak yang Kritis dan Butuh Perawatan Intensif

Cacar air, yang selama ini dikenal sebagai penyakit menular yang umum menyerang anak-anak, kini menjadi ancaman serius bagi orang dewasa. Sejak awal Maret 2026, rumah sakit-rumah sakit di Vietnam khususnya Rumah Sakit Nasional untuk Penyakit Tropis melaporkan lonjakan pasien dewasa yang terkena cacar air dalam kondisi kritis, bahkan banyak yang mengalami gagal multi-organ dan syok septik.

Ad
Ad

Kasus parah cacar air pada orang dewasa semakin meningkat

Salah satu kasus menonjol adalah Bapak Sam Van T., seorang pria berusia 39 tahun dari Lang Son, yang mengalami komplikasi serius setelah menjalani operasi usus. Sekitar 10 hari sebelum perawatan intensif, ia menderita sakit perut hebat dan sembelit. Setelah operasi penyumbatan usus, lepuh cacar air muncul dan menyebar cepat ke seluruh tubuhnya.

“Pasien ini mengalami infeksi perut yang parah, dengan cairan pencernaan bocor terus-menerus melalui selang drainase, serta tanda-tanda syok septik yang mengancam jiwa,” kata Dr. Nguyen Hong Ky dari Unit Perawatan Intensif Rumah Sakit Nasional untuk Penyakit Tropis.

Hasil tes laboratorium menunjukkan gangguan sistem imun yang sangat serius, dengan kadar CRP mencapai 348 mg/l (lebih dari 70 kali lipat normal) dan Procalcitonin sebesar 100 ng/ml. Jumlah sel darah putih pasien juga turun drastis menjadi 1,94 G/L, menunjukkan risiko infeksi dan peradangan berat.

Komplikasi fatal akibat keterlambatan pengobatan dan sistem imun terganggu

Kasus lain yang juga kritis adalah Bapak LVT, usia 20 tahun dari Lao Cai, yang terlambat mendapatkan perawatan sehingga virus cacar air menyerang organ vitalnya dan menyebabkan gagal napas serta gagal hati akut. Pasien ini juga memiliki latar belakang sindrom nefrotik berat yang memperberat kondisi.

Para dokter menyatakan prognosis untuk pasien-pasien dengan kondisi seperti ini sangat buruk dan proses penyembuhannya akan sangat menantang.

Mayoritas pasien dewasa yang mengalami cacar air parah ini ternyata belum pernah mendapatkan vaksinasi. Kurangnya perlindungan imun membuat virus berkembang dengan agresif, terutama pada mereka yang memiliki sistem kekebalan lemah atau sedang mengonsumsi obat imunosupresan.

Perbedaan gejala dan risiko komplikasi pada dewasa dibanding anak-anak

Dibandingkan dengan anak-anak, orang dewasa yang terinfeksi cacar air biasanya mengalami:

  • Demam lebih tinggi dan berlangsung lebih lama
  • Nyeri otot yang lebih berat
  • Tingkat komplikasi yang jauh lebih tinggi, seperti pneumonia, ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome), ensefalitis, hingga sepsis

Selain itu, kesalahpahaman dalam perawatan mandiri di rumah turut memperparah kondisi pasien. Banyak yang masih menerapkan kebiasaan menghindari mandi dan paparan angin, serta menggunakan obat-obatan herbal atau berbasis kortikosteroid tanpa resep dokter. Kebiasaan ini justru melemahkan sistem imun dan mempercepat replikasi virus, serta membuka peluang infeksi bakteri melalui lepuh yang pecah.

Upaya pencegahan dan pentingnya vaksinasi cacar air

Menurut laporan resmi Rumah Sakit Nasional untuk Penyakit Tropis, vaksinasi menjadi kunci utama melindungi masyarakat dewasa dari risiko cacar air yang berat dan komplikasi fatal.

Dokter menyarankan masyarakat untuk segera mencari pertolongan medis ketika gejala cacar air muncul dan menghindari pengobatan mandiri yang tidak tepat. Peningkatan kesadaran dan vaksinasi massal harus menjadi prioritas untuk menekan angka kasus kritis di kalangan orang dewasa.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, lonjakan kasus cacar air pada orang dewasa merupakan peringatan serius bagi sistem kesehatan, terutama di negara-negara dengan cakupan vaksinasi yang masih rendah pada populasi dewasa. Penyakit yang selama ini dipandang ringan pada anak-anak kini menunjukkan potensi mengancam jiwa ketika menyerang kelompok usia dewasa, terutama mereka yang tidak divaksinasi atau memiliki kondisi imun yang lemah.

Selain itu, fenomena ini menggarisbawahi perlunya edukasi publik terkait cara penanganan cacar air yang tepat. Praktik-praktik tradisional yang salah dan penggunaan obat-obatan tanpa pengawasan medis justru memperparah situasi, meningkatkan risiko infeksi sekunder dan komplikasi berat.

Ke depan, pemerintah dan otoritas kesehatan harus mempercepat program vaksinasi dewasa dan memperkuat sistem surveilans penyakit menular. Masyarakat juga harus lebih waspada dan segera mendapatkan perawatan medis profesional saat tanda-tanda cacar air muncul, agar kasus kritis dapat diminimalkan.

Perkembangan kasus ini wajib terus dipantau, mengingat potensi wabah yang bisa berdampak luas jika tidak ditangani dengan serius.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad