Deteksi Penyakit Jantung dengan Pemeriksaan Mata Menggunakan Teknologi AI Dr Noon CVD

Apr 22, 2026 - 11:53
 0  4
Deteksi Penyakit Jantung dengan Pemeriksaan Mata Menggunakan Teknologi AI Dr Noon CVD

Perkembangan teknologi medis terus membuka jalan baru dalam deteksi penyakit, termasuk penyakit jantung yang selama ini memerlukan prosedur rumit dan invasif. Kini, deteksi penyakit jantung bisa dilakukan hanya melalui pemeriksaan mata menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) terbaru bernama Dr Noon CVD. Cara ini tidak hanya cepat dan akurat, tapi juga minim risiko karena bersifat non-invasif.

Ad
Ad

Teknologi Dr Noon CVD dan Pemeriksaan Retina

Menurut Director Dr Noon Indonesia Egtheasavianca, kemajuan besar dalam bidang medis didorong oleh pemanfaatan AI secara masif. Melalui teknologi Dr Noon CVD, dokter dapat menganalisis risiko gangguan kardiovaskular hanya dengan memeriksa retina mata pasien.

Prosedurnya cukup sederhana: pasien duduk di depan alat pemindai yang mengambil gambar retina. Foto ini kemudian diunggah ke sistem AI yang secara otomatis menganalisis kondisi pembuluh darah di mata, apakah ada penyempitan, penebalan, pelebaran, atau kelainan lain yang bisa menjadi indikator penyakit jantung. Hal ini dimungkinkan karena retina adalah satu-satunya bagian tubuh yang memungkinkan pengamatan langsung pembuluh darah tanpa prosedur invasif atau pemeriksaan radiologis.

"Kami memiliki database jutaan foto retina yang dikombinasikan dengan data kesehatan pasien, termasuk hasil pemeriksaan jantung. AI kami menganalisis profil pembuluh darah untuk mendeteksi penyakit jantung dan mata," ujar Egtheasavianca dalam acara Introducing The New Dharma Nugraha Hospital di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Keunggulan Dr Noon CVD Dibanding Metode Konvensional

Teknologi ini diklaim memiliki tingkat akurasi yang setara dengan metode standar seperti CT-CAC (Computed Tomography Coronary Artery Calcium), bahkan unggul dalam beberapa aspek. Berbeda dengan CT-CAC yang membutuhkan CT scan dan waktu tunggu hasil lebih dari satu hari, Dr Noon CVD mampu memberikan hasil dalam waktu sekitar tiga menit tanpa radiasi dan tanpa rasa sakit.

Selain itu, teknologi ini juga lebih mudah diakses dan biaya yang relatif lebih terjangkau, menjadikannya solusi ideal untuk deteksi dini penyakit jantung. Hingga Mei 2025, teknologi ini didukung oleh lebih dari 51 publikasi ilmiah dalam jurnal internasional bereputasi, memperkuat kredibilitas dan keandalannya.

Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Jantung

Menurut Egtheasavianca, akses terhadap deteksi dini menjadi hal paling krusial dalam penanganan penyakit jantung. Kesadaran masyarakat terhadap risiko penyakit ini menjadi sangat penting, terutama bagi individu dengan kondisi seperti:

  • Diabetes
  • Hipertensi
  • Indeks massa tubuh (BMI) tinggi
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Kolesterol tinggi

Dengan pemeriksaan retina yang mudah dan cepat, diharapkan semakin banyak pasien yang dapat terdeteksi sejak dini dan mendapatkan penanganan yang tepat sebelum kondisi memburuk.

Peran Rumah Sakit The New Dharma Nugraha dalam Layanan Kesehatan Komprehensif

Direktur sekaligus pemilik rumah sakit Sekar Dewi Dinawati Tjindarbumi menambahkan bahwa kualitas fasilitas kesehatan sangat ditentukan oleh keberadaan layanan medis yang lengkap dan mutakhir. Rumah sakit ini telah menghadirkan berbagai layanan baru mulai dari rawat jalan hingga rawat inap, dengan dukungan spesialisasi penyakit dalam, jantung, saraf, serta ibu dan anak.

Fasilitas penunjang seperti IGD 24 jam, laboratorium, radiologi, dan fisioterapi juga terus diperkuat untuk mempercepat diagnosis dan penanganan pasien. Ke depan, rumah sakit berencana membuka Family Dental Center guna melengkapi layanan poli gigi dengan spesialis lengkap, memperkuat posisi The New Dharma Nugraha Hospital sebagai pusat layanan kesehatan terpadu.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kemunculan teknologi Dr Noon CVD ini merupakan terobosan penting dalam bidang kardiologi dan diagnostik medis. Penggunaan AI untuk menganalisis retina sebagai indikator penyakit jantung membuka peluang besar bagi pemeriksaan yang lebih luas dan merata, terutama di daerah dengan keterbatasan akses ke fasilitas CT scan yang mahal dan jarang tersedia.

Selain itu, pendekatan non-invasif dan cepat ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini, yang selama ini sering terabaikan karena prosedur pemeriksaan yang merepotkan dan mahal. Namun, tantangan selanjutnya adalah bagaimana memastikan teknologi ini dapat diadopsi secara luas dan terintegrasi dalam sistem layanan kesehatan nasional.

Ke depan, pembaca perlu mengikuti perkembangan implementasi teknologi ini, terutama bagaimana rumah sakit dan klinik di Indonesia mengadopsinya, serta dampak nyata terhadap penurunan angka kematian akibat penyakit jantung. Inovasi ini juga menunjukkan bahwa perkembangan AI di bidang kesehatan bukan hanya a game-changer untuk diagnosis, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Untuk informasi lebih lengkap, Anda dapat mengunjungi sumber asli berita di Bisnis.com dan terus ikuti update berita medis terpercaya lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad