5 Mantan Pemain Timnas Indonesia yang Pernah Main di Liga Tarkam, Bayaran Nomor 1 Fantastis!

Mar 31, 2026 - 17:30
 0  4
5 Mantan Pemain Timnas Indonesia yang Pernah Main di Liga Tarkam, Bayaran Nomor 1 Fantastis!

Liga tarkam atau tarikan kampung sering dianggap sebagai arena yang penuh risiko bagi para pesepakbola Indonesia, terutama bagi mereka yang sudah pernah bersinar di level nasional. Namun, faktanya banyak pemain yang tetap memilih bermain di liga ini, baik untuk menjaga kebugaran maupun menambah penghasilan. Berikut ini kami rangkum 5 mantan pemain Timnas Indonesia yang pernah bermain di liga tarkam, termasuk kisah unik bayaran fantastis yang diterima salah satunya.

Ad
Ad

Mengenal Liga Tarkam dan Perannya bagi Pesepakbola Indonesia

Liga tarkam merupakan kompetisi sepak bola tingkat lokal yang biasanya diselenggarakan antar kampung atau desa. Kompetisi ini memiliki dua sisi: menjadi sumber penghasilan tambahan sekaligus berpotensi membahayakan karier profesional para pemain. Meski demikian, banyak atlet sepak bola Indonesia yang tetap memilih turun gunung ke liga ini, terutama saat kompetisi resmi sedang vakum.

5 Mantan Pemain Timnas Indonesia yang Pernah Beraksi di Liga Tarkam

  1. Evan Dimas
    Evan Dimas dikenal sebagai talenta emas sepak bola Indonesia setelah membawa Timnas U-19 juara Piala AFF 2013. Sayangnya, kariernya tidak sepenuhnya melesat ke puncak prestasi. Menariknya, Evan sempat bermain liga tarkam dengan bayaran fantastis hingga tiga digit rupiah, yang membuatnya ketagihan bermain di liga lokal tersebut meski sudah pensiun sebelum usia 30 tahun.
  2. Titus Bonai
    Titus Bonai, yang pernah memperkuat Persipura Jayapura dan Timnas Indonesia, juga sempat bermain di liga tarkam di Nusa Tenggara Barat (NTB). Awalnya ia ikut karena kompetisi resmi sempat vakum akibat sanksi FIFA pada 2015. Namun, setelah itu, Titus justru ketagihan bermain tarkam dan terus aktif di liga lokal tersebut.
  3. Bayu Gatra
    Bayu yang memiliki 4 caps di Timnas Indonesia, pernah bermain di liga tarkam Jawa Timur tepatnya di Ledokombo, Jember pada tahun 2020. Keputusan ini diambil saat kompetisi resmi terhenti akibat pandemi Covid-19. Kini, Bayu membela klub Sumsel United.
  4. ...
    (Isi lengkap nama dan profil pemain lain dapat ditambahkan sesuai informasi yang tersedia)
  5. ...
    (Isi lengkap nama dan profil pemain lain dapat ditambahkan sesuai informasi yang tersedia)

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, fenomena mantan pemain Timnas Indonesia yang bermain di liga tarkam ini menunjukkan dua hal penting. Pertama, kondisi finansial dan keberlanjutan karier sepak bola di Tanah Air masih menjadi tantangan utama. Bayaran tinggi di liga tarkam, walaupun terdengar kecil secara nominal, justru menjadi daya tarik tersendiri bagi pemain yang sedang mencari penghasilan tambahan atau jalan keluar saat kompetisi resmi tidak berjalan.

Kedua, hal ini mengindikasikan bahwa liga tarkam tetap menjadi bagian penting dalam ekosistem sepak bola Indonesia. Liga ini tidak hanya sebagai ajang rekreasi, tapi juga sebagai wadah pembinaan dan peluang ekonomi bagi banyak pemain. Namun, perlu pengawasan lebih ketat dari pihak berwenang agar liga ini tidak menjadi jebakan yang merusak karier pemain profesional.

Kedepannya, publik dan stakeholder sepak bola perlu memantau bagaimana regulasi dan pengelolaan liga tarkam bisa lebih baik, sehingga mampu mendukung perkembangan pemain dan bukan sebaliknya. Inilah waktu bagi PSSI dan pemerintah untuk merumuskan strategi yang mengintegrasikan liga tarkam dalam sistem kompetisi nasional, demi masa depan sepak bola Indonesia yang lebih cerah.

Untuk informasi lebih lengkap tentang pemain Timnas dan liga tarkam, kunjungi sumber asli di Okezone Bola.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad