Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Terkait Dugaan Penipuan Rp 2,4 Triliun

Apr 2, 2026 - 16:10
 0  3
Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Terkait Dugaan Penipuan Rp 2,4 Triliun

Dude Harlino dan Alyssa Soebandono, pasangan selebriti ternama Indonesia, baru-baru ini menjalani pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri pada Kamis, 2 April 2026. Pemeriksaan ini terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana senilai Rp 2,4 triliun yang melibatkan PT Dana Syariah Indonesia (DSI).

Ad
Ad

Peran Dude Harlino dan Alyssa Soebandono dalam Kasus Dana Syariah Indonesia

Dugaan keterlibatan Dude dan Alyssa bermula karena keduanya pernah menjadi brand ambassador untuk PT Dana Syariah Indonesia, sebuah perusahaan layanan pinjaman online berbasis syariah. Posisi mereka sebagai wajah publik DSI membuat Bareskrim memanggil keduanya untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam proses penyidikan.

Menurut laporan CNBC Indonesia, saat pemeriksaan Dude mengenakan kemeja hijau lengan panjang, sedangkan Alyssa tampil dengan dress hitam. Keduanya menyatakan kesiapannya untuk memberikan informasi yang dibutuhkan penyidik.

"Undangan untuk ngasih keterangan terkait DSI ini dari Bareskrim pertama kali. Mungkin Bareskrim nanti butuh informasi dari kita, mudah-mudahan bisa bermanfaat," ujar Dude Harlino kepada awak media.

Dude juga menegaskan bahwa keduanya saat ini sudah tidak lagi menjadi brand ambassador DSI. "Betul, sudah (tidak menjadi BA)," tambahnya singkat.

Latar Belakang Kasus Dugaan Penipuan Rp 2,4 Triliun oleh DSI

Kasus ini berawal dari dugaan penipuan dan penggelapan dana oleh PT Dana Syariah Indonesia yang disinyalir merugikan nasabah hingga mencapai Rp 2,4 triliun. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya telah memberikan sanksi berupa Pembatasan Kegiatan Usaha (PKU) kepada DSI sejak 15 Oktober 2025.

Sanksi PKU tersebut melarang DSI melakukan penggalangan dana baru dari pemberi dana (lender) maupun penyaluran dana baru kepada peminjam (borrower) dalam bentuk apapun, termasuk melalui website, aplikasi, dan media digital lainnya. Selain itu, DSI juga dilarang melakukan pengalihan atau pemindahan aset tanpa izin tertulis OJK, kecuali untuk memenuhi kewajiban hukum.

Langkah OJK ini diambil untuk melindungi kepentingan masyarakat dan menjaga stabilitas industri jasa keuangan syariah di Indonesia.

Implikasi dan Reaksi Publik

  • Kasus ini menjadi peringatan tegas bagi selebriti dan publik figur agar lebih berhati-hati dalam memilih kerja sama endorsement, terutama di sektor jasa keuangan.
  • Dugaan penipuan senilai triliunan rupiah menggerus kepercayaan masyarakat terhadap layanan pinjaman online berbasis syariah.
  • OJK diharapkan meningkatkan pengawasan ketat terhadap fintech syariah untuk mencegah praktik serupa di masa depan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pemeriksaan Dude Harlino dan Alyssa Soebandono oleh Bareskrim bukan hanya soal mencari tahu fakta di balik kasus dugaan penipuan PT Dana Syariah Indonesia, tapi juga menjadi momen penting dalam mengingatkan publik figur akan tanggung jawab sosial dan reputasi mereka. Terlibat sebagai brand ambassador sebuah perusahaan, apalagi di sektor keuangan, berarti harus selektif dan memahami risiko yang mungkin muncul.

Sementara itu, kasus ini memperlihatkan betapa kompleks dan rawannya industri fintech syariah jika pengawasan tidak dilakukan dengan ketat. Dugaan penggelapan dana senilai triliunan rupiah oleh DSI bisa berdampak jangka panjang pada kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis syariah, yang sebenarnya memiliki potensi besar untuk berkembang di Indonesia.

Ke depannya, OJK dan aparat penegak hukum harus memastikan perlindungan maksimal bagi konsumen serta transparansi dalam operasional fintech syariah. Masyarakat juga perlu lebih cermat memilih layanan pinjaman online dan tidak tergiur hanya dengan iming-iming bunga rendah atau kemudahan akses.

Untuk perkembangan terbaru kasus ini dan berita-berita terkini lainnya, tetaplah mengikuti informasi dari sumber terpercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad