IHSG Menguat 1,93%: Simak Rekomendasi Saham IMPC, GOTO dan Lainnya Hari Ini

Apr 2, 2026 - 15:11
 0  4
IHSG Menguat 1,93%: Simak Rekomendasi Saham IMPC, GOTO dan Lainnya Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa menarik setelah menguat signifikan sebesar 1,93% pada perdagangan Rabu, 1 April 2026, menembus level 7.184,44. Kenaikan ini terutama didorong oleh lonjakan luar biasa pada saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) yang melesat 21,60%, memberikan sentimen positif bagi pasar secara keseluruhan.

Ad
Ad

Pergerakan Saham Utama dan Sektor

Selain IMPC, sejumlah saham lain juga mencatatkan kenaikan, seperti PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang naik 2,94% dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang bertambah 4,76%. Namun, beberapa saham mengalami tekanan, termasuk PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) turun 3,58%, PT Bank Mega Tbk (MEGA) melemah 6,59%, dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang terkoreksi 5,76%.

Secara sektoral, 10 dari 11 sektor utama mencatatkan kenaikan. Sektor industri memimpin dengan penguatan sebesar 6,11%, sementara sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang mengalami koreksi tipis sebesar 0,20%.

Sentimen Pasar dan Kondisi Global

Sentimen positif di pasar domestik juga mendapat dukungan dari kondisi pasar global yang membaik. Bursa saham Amerika Serikat mengalami penguatan, dengan indeks Dow Jones naik 0,48%, S&P 500 meningkat 0,72%, dan Nasdaq bertambah 1,16%. Optimisme pasar ini dipicu oleh harapan bahwa Presiden AS Donald Trump akan meredakan ketegangan dengan Iran dalam beberapa minggu mendatang.

Selain itu, Indeks MSCI Indonesia menguat 1,44%, meskipun pergerakan ETF Indonesia (EIDO) cenderung stabil dengan penurunan tipis 0,06%. Namun, aktivitas investor asing masih menunjukkan arus keluar dengan nilai jual bersih mencapai Rp162,85 miliar di pasar reguler.

Kinerja dan Target PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC)

Salah satu pendorong utama penguatan IHSG, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), menetapkan target pertumbuhan yang lebih agresif untuk tahun 2026. Perseroan membidik pendapatan sebesar Rp5,10 triliun, naik signifikan dari realisasi 2025 yang sebesar Rp4,27 triliun. Sedangkan laba bersih ditargetkan meningkat menjadi Rp700 miliar, naik dari Rp623,57 miliar tahun sebelumnya.

Untuk kuartal pertama 2026, manajemen memperkirakan pendapatan berada di kisaran Rp1,1 triliun hingga Rp1,2 triliun. Kinerja positif pada 2025 ini didukung oleh permintaan domestik yang meningkat untuk material bangunan premium, efisiensi biaya produksi, dan strategi diversifikasi produk.

Secara teknikal, saham IMPC menunjukkan momentum penguatan yang kuat dan berpotensi melanjutkan kenaikan ke area Rp2.400 setelah berhasil menembus level resistance minor sebelumnya.

Kebijakan Dividen PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE)

Selain itu, PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) berencana membagikan dividen sebesar Rp200,46 miliar, meskipun laba bersih tahun buku 2025 relatif stabil di Rp132,73 miliar. Dividen per saham diperkirakan meningkat signifikan menjadi Rp156 dari Rp50 pada tahun sebelumnya, dengan rasio pembagian dividen mencapai 151,03%.

Jadwal cum dividen di pasar reguler ditetapkan pada 8 April 2026, dengan pembayaran dividen dilaksanakan pada 24 April. Kebijakan ini menyebabkan penurunan saldo laba ditahan TEBE sekitar Rp70 miliar dari posisi sebelumnya Rp677,67 miliar.

Rekomendasi Saham dari Mega Capital Sekuritas

Berdasarkan analisis dari PT Mega Capital Sekuritas, berikut ini daftar saham yang direkomendasikan untuk dibeli hari ini:

  1. BIPI - Buy di harga 208-212, target harga (TP) 220-230, stop loss (SL) 196
  2. MDKA - Buy di harga 3.290-3.330, TP 3.390-3.450, SL 3.130
  3. IMPC - Buy di harga 2.230-2.260, TP 2.330-2.400, SL 2.100
  4. GOTO - Buy di harga 51-53, TP 55-56, SL 50
  5. HRTA - Buy di harga 2.510-2.530, TP 2.600-2.650, SL 2.380

Rekomendasi ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan membeli atau menjual. Investor diimbau untuk melakukan penilaian risiko dan menyesuaikan keputusan investasi dengan tujuan keuangan pribadi.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penguatan IHSG sebesar 1,93% yang didukung oleh lonjakan saham IMPC menunjukkan dinamika pasar yang semakin menarik di awal kuartal kedua 2026. Kinerja solid IMPC yang didukung oleh pertumbuhan permintaan domestik serta strategi diversifikasi produk dapat menjadi catalyst jangka menengah bagi investor yang mencari peluang di sektor industri bahan bangunan.

Namun, masih adanya tekanan dari saham-saham seperti MEGA dan AADI serta arus keluar investor asing menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya stabil dan volatilitas masih mungkin terjadi. Investor disarankan untuk tetap cermat dalam memilih saham dan mengatur manajemen risiko dengan ketat.

Ke depan, pergerakan IHSG akan sangat dipengaruhi oleh sentimen global, terutama perkembangan geopolitik dan kondisi pasar Amerika Serikat yang saat ini sedang menunjukkan optimisme. Oleh karena itu, pemantauan berita global dan rilis data ekonomi akan menjadi kunci bagi investor untuk mengambil keputusan yang tepat.

Untuk informasi lebih lengkap dan update terbaru tentang pasar saham Indonesia, Anda bisa mengunjungi laman resmi CNBC Indonesia serta sumber terpercaya lainnya seperti Bloomberg.

Selalu update dan bijak dalam berinvestasi!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad