Trump Ejek Macron yang Sedang Pemulihan, Gara-gara Penolakan Dukung Lawan Iran

Apr 3, 2026 - 12:30
 0  5
Trump Ejek Macron yang Sedang Pemulihan, Gara-gara Penolakan Dukung Lawan Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan ejekan kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron terkait kondisi pribadinya yang sedang dalam masa pemulihan setelah diduga mendapat perlakuan kasar dari istrinya. Ejekan ini muncul karena kesal tidak mendapatkan dukungan dari Prancis dalam konfrontasi AS-Israel melawan Iran.

Ad
Ad

Dalam sebuah acara tertutup pada Rabu (1/4/2026), Trump menyindir Macron dengan menyebutkan bahwa sang presiden Prancis "masih dalam masa pemulihan dari pukulan di rahang kanan" yang tampaknya merujuk pada video viral tahun 2025 di mana Brigitte Macron terlihat mendorong wajah suaminya di pesawat kepresidenan Prancis.

"Saya menelepon [Presiden] Prancis, Macron, yang istrinya memperlakukannya dengan sangat buruk. [Dia/Macron] masih dalam masa pemulihan dari pukulan di rahang kanan," ujar Trump, dikutip CNN Indonesia.

Respons Macron dan Reaksi Publik Prancis

Menanggapi ejekan Trump, Emmanuel Macron menyatakan bahwa perilaku Trump tidak layak dan tidak sesuai standar hubungan diplomatik antarnegara.

"[Trump] tidak elegan, tidak sesuai standar," tegas Macron.

Reaksi keras juga datang dari berbagai pihak di Prancis, terutama karena kehidupan pribadi seorang presiden dijadikan bahan ejekan politik. Ketua Majelis Nasional Prancis, Yael Braun-Pivet, mengecam tindakan Trump yang dianggap tidak pantas di tengah situasi global yang genting.

"Saat ini kita sedang membahas masa depan dunia. Kita melihat bahwa rakyat kita sangat terpengaruh, dan di tengah situasi ini, ada orang yang gugur di medan perang, tapi kita memiliki seorang presiden yang tertawa dan mengejek orang lain," ujarnya.

Brigitte Macron memang menjadi figur sensitif. Tahun lalu, pasangan ini bahkan mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap podcaster AS, Candace Owens, atas tuduhan tak berdasar yang menyebut Brigitte sebagai pria.

Penolakan Prancis dalam Konflik AS-Israel vs Iran

Prancis menjadi salah satu negara Eropa yang memilih menahan diri dan enggan memberikan dukungan penuh kepada AS dan Israel dalam menghadapi Iran. Meskipun demikian, Prancis tetap mengerahkan pasukan militer di kawasan Teluk Persia untuk melindungi sekutu Arabnya dan menempatkan aset angkatan laut di lepas pantai Siprus.

  • Prancis mengirim jet tempur dan sistem pertahanan udara ke Teluk Persia.
  • Menerjunkan kapal perang di sekitar Siprus untuk melindungi kawasan.
  • Menolak memberikan akses pangkalan udara bagi militer AS di wilayahnya.
  • Menolak bergabung dengan operasi militer AS membuka kembali Selat Hormuz.

Penolakan Prancis ini memicu ketegangan dengan Gedung Putih. Bahkan tawaran Prancis menyediakan kapal pelindung setelah puncak pertempuran malah menjadi bahan ejekan dari pihak AS.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, ejekan Trump terhadap Macron bukan hanya sekadar sindiran personal, melainkan mencerminkan ketegangan yang lebih luas dalam hubungan diplomatik antara AS dan sekutu Eropa terkait kebijakan luar negeri Timur Tengah. Ketidaksepakatan soal dukungan militer ini mengindikasikan pergeseran dinamika aliansi yang selama ini dianggap kokoh.

Selain itu, penggunaan isu kehidupan pribadi seorang kepala negara dalam retorika politik internasional membuka babak baru dalam bagaimana persaingan diplomatik bisa menjadi sangat personal dan publik, yang berpotensi merusak citra kedua negara. Hal ini juga menggambarkan bagaimana media sosial dan viralitas video dapat memperkuat ketegangan politik.

Ke depan, publik dan pengamat internasional perlu mengawasi apakah insiden ini akan memperburuk hubungan AS-Prancis atau memicu perubahan strategi koalisi di wilayah Timur Tengah, terutama dalam menghadapi ketidakpastian terkait Iran. Untuk informasi lebih lengkap dan update terkini, simak laporan dari CNN Indonesia dan media internasional terpercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad