Preman Bacok 2 Petugas Tiket Pantai Santolo Usai Ditolak Minta Jatah di Garut

Apr 9, 2026 - 00:21
 0  7
Preman Bacok 2 Petugas Tiket Pantai Santolo Usai Ditolak Minta Jatah di Garut

Kasus kekerasan kembali terjadi di kawasan wisata Pantai Santolo, Garut, Jawa Barat. Seorang preman kampung berinisial AH ditangkap aparat kepolisian setelah melakukan penganiayaan terhadap dua petugas tiket Pantai Santolo. Insiden ini terjadi lantaran korban menolak menyerahkan uang jatah yang diminta pelaku.

Ad
Ad

Detail Kejadian Penganiayaan di Pantai Santolo

Kejadian bermula saat AH mendatangi dua petugas tiket yang bertugas di lokasi wisata Pantai Santolo. Pelaku meminta sejumlah uang sebagai jatah, namun permintaan tersebut ditolak oleh para petugas. Kesal karena ditolak, AH kemudian menganiaya korban dengan senjata tajam, menyebabkan keduanya mengalami luka sayatan serius.

Salah satu korban mengalami luka pada bagian tangan dan punggung, sehingga harus mendapat perawatan medis intensif. Pelaku langsung diamankan oleh pihak kepolisian setempat tidak lama setelah kejadian.

Reaksi dan Tindakan Aparat Kepolisian

Polres Garut melalui unit Reskrim langsung melakukan penyelidikan dan menangkap AH. Kapolres Garut menyatakan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi segala bentuk tindakan premanisme yang meresahkan masyarakat dan mengancam keamanan di objek wisata.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak takut melapor bila menghadapi tindakan kekerasan atau pemaksaan oleh oknum preman," ujar Kapolres Garut.

Dampak Kekerasan Terhadap Petugas Tiket dan Pariwisata Lokal

Kasus kekerasan ini menimbulkan kekhawatiran bagi pelaku pariwisata di Garut, khususnya di Pantai Santolo yang merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara. Kejadian seperti ini dapat menurunkan kepercayaan pengunjung dan merugikan perekonomian masyarakat sekitar yang bergantung pada sektor pariwisata.

  • Petugas tiket sebagai garda terdepan di lokasi wisata menjadi rentan mengalami intimidasi dan kekerasan.
  • Penurunan jumlah pengunjung akibat citra negatif keamanan di Pantai Santolo.
  • Potensi berkurangnya pendapatan masyarakat lokal yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, insiden penganiayaan terhadap petugas tiket di Pantai Santolo ini menandakan masih adanya masalah sistemik terkait premanisme dan pungutan liar yang berakar di sejumlah tempat wisata di Indonesia. Penolakan petugas terhadap permintaan jatah yang seharusnya tidak ada malah berujung kekerasan, menunjukkan lemahnya perlindungan bagi para pekerja di lapangan.

Ke depan, pihak berwenang perlu menerapkan pengawasan yang lebih ketat dan memberikan jaminan keamanan bagi para petugas agar mereka dapat menjalankan tugas tanpa rasa takut. Selain itu, edukasi masyarakat dan pendekatan preventif terhadap pelaku preman harus dilakukan agar kasus serupa tidak terulang dan pariwisata di Garut dapat tumbuh lebih sehat.

Masyarakat dan wisatawan juga diimbau untuk aktif melapor jika menemukan tindakan pemerasan atau kekerasan di lokasi wisata demi menjaga kenyamanan bersama. Untuk informasi lebih lanjut dan perkembangan kasus, pembaca dapat mengikuti update resmi dari Polres Garut melalui situs detik.com serta portal berita terpercaya lainnya seperti Kompas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad