BPBD Deli Serdang Pastikan Seluruh Korban Longsor Sembahe Sudah Ditemukan

Apr 9, 2026 - 17:30
 0  4
BPBD Deli Serdang Pastikan Seluruh Korban Longsor Sembahe Sudah Ditemukan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deli Serdang mengonfirmasi bahwa seluruh korban longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang sudah berhasil ditemukan dan dievakuasi. Pengumuman ini sekaligus menandai berakhirnya operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan yang dilakukan selama beberapa hari terakhir.

Ad
Ad

Kepala Pelaksana BPBD Deli Serdang, Mukti Ali Harahap, menegaskan di Lubuk Pakam pada Kamis, 9 April 2026, bahwa fokus saat ini beralih pada penanganan lanjutan di lokasi terdampak bencana.

"Seluruh korban tanah longsor di Desa Sembahe telah berhasil ditemukan dan dievakuasi. Operasi SAR gabungan juga sudah resmi ditutup, dan saat ini kami fokus pada penanganan lanjutan di lokasi terdampak," ujar Mukti Ali Harahap.

Dalam bencana tanah longsor yang terjadi pada Selasa malam akibat hujan deras ini, tercatat lima orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka ringan. Selain korban jiwa, longsor ini juga mengakibatkan kerusakan signifikan pada beberapa rumah warga serta satu unit fasilitas ibadah di Desa Sembahe.

Penanganan dan Kondisi Lokasi Pasca Longsor

Untuk menjaga keamanan dan keselamatan, lokasi terdampak telah diamankan oleh pihak kepolisian dengan pemasangan garis pembatas. Pemerintah daerah berencana mengadakan gotong royong pembersihan setelah kondisi dianggap aman untuk dilakukan aktivitas tersebut.

Selain di Desa Sembahe, longsor juga terjadi di beberapa titik lain di Kecamatan Sibolangit, seperti di Desa Batu Belin dan Desa Tambunen. Material longsor yang sempat menutup badan jalan di titik-titik tersebut telah berhasil dibersihkan, meskipun di beberapa jalur, seperti di Desa Tambunen, akses saat ini hanya bisa dilalui satu arah.

  • Titik longsor tersebar di lima desa di Kecamatan Sibolangit.
  • Jalur di Desa Tambunen hanya dapat dilalui satu arah setelah pembersihan.
  • BPBD mengimbau pengguna jalan untuk tetap waspada saat melintasi daerah terdampak.

Selain itu, di Desa Penungkiren, Kecamatan STM Hilir, akses jalan penghubung antar kecamatan yang sempat terhambat oleh material longsor telah dibersihkan dan dilalui kembali.

BPBD bersama unsur terkait tetap siaga di lapangan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.

Imbauan dan Antisipasi Bencana Susulan

Mukti Ali Harahap memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar daerah rawan longsor untuk tetap waspada terutama saat hujan deras melanda. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kondisi darurat agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat.

"Seluruh titik longsor yang terjadi diawali hujan deras pada Selasa malam. Kepada masyarakat diimbau untuk tetap waspada, khususnya di wilayah rawan longsor, serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat," tambah Mukti.

Longsor merupakan bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi di wilayah Deli Serdang saat musim hujan, menimbulkan kerugian materi dan korban jiwa. Penanganan cepat dan sinergi antara BPBD, kepolisian, dan masyarakat sangat penting untuk meminimalisir dampak bencana.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penutupan operasi SAR menandai sebuah titik penting dalam penanganan bencana longsor di Deli Serdang. Namun, fokus berikutnya pada pemulihan dan mitigasi risiko bencana sangat krusial agar dampak serupa tidak terulang di masa depan. Pemerintah daerah harus memperkuat sistem peringatan dini dan sosialisasi mitigasi bencana kepada masyarakat, khususnya di kawasan rawan longsor seperti Sibolangit.

Langkah gotong royong pembersihan dan penanganan lanjutan yang direncanakan pemerintah daerah dapat menjadi momentum mempererat solidaritas warga dan mempercepat pemulihan. Namun, perhatian serius juga diperlukan pada aspek infrastruktur dan tata ruang agar risiko longsor dapat diminimalisir secara jangka panjang.

Perlu juga diwaspadai bahwa perubahan iklim dan pola curah hujan yang tidak menentu memperbesar potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor. Masyarakat dan pemerintah harus bersiap dengan strategi adaptasi yang berkelanjutan. Untuk informasi lebih lanjut dan update terkini, pembaca dapat mengunjungi sumber berita asli di MetroTVNews serta mengikuti perkembangan dari BPBD setempat.

Ke depan, kesiapsiagaan dan kolaborasi antar instansi akan menjadi kunci utama dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi di Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad