Harga Emas Hari Ini Melonjak 1,7%, Tembus Rekor Tertinggi Lagi 2026

Apr 10, 2026 - 13:10
 0  4
Harga Emas Hari Ini Melonjak 1,7%, Tembus Rekor Tertinggi Lagi 2026

Harga emas hari ini kembali melonjak tajam, menembus rekor tertinggi terbaru pada Jumat, 10 April 2026. Kenaikan ini didorong oleh melemahnya nilai dolar Amerika Serikat (AS) dan ketegangan geopolitik yang terus memanas antara Washington dan Teheran. Investor kini menunggu data inflasi penting dari AS yang akan dirilis hari Jumat, yang berpotensi menjadi pemicu pergerakan pasar berikutnya.

Ad
Ad

Lonjakan Harga Emas dan Faktor Pemicu

Menurut laporan Liputan6.com, harga emas naik 1,7% menjadi USD 4.796,50 per ons pada sesi perdagangan Kamis (Jumat WIB). Harga tersebut merupakan level tertinggi dalam hampir tiga minggu terakhir. Sementara itu, kontrak berjangka emas di AS juga naik tipis sebesar 1% ke posisi USD 4.823,00.

Melemahnya indeks dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang membuat emas lebih menarik bagi pembeli dengan mata uang selain dolar. "Melemahnya dolar telah membantu emas kembali pulih, namun pasar tetap berhati-hati karena mencoba menafsirkan arti dan ketahanan gencatan senjata tersebut," ujar Bob Haberkorn, Ahli Strategi Pasar Senior RJO Futures.

Haberkorn menambahkan bahwa meskipun gencatan senjata antara AS dan Iran menjadi kabar baik, tanda-tanda keretakan mulai muncul. Israel kembali melakukan serangan di Lebanon, yang menurut Teheran harus masuk dalam perjanjian gencatan senjata. Iran sendiri belum mencabut blokade Selat Hormuz, yang menambah ketidakpastian geopolitik.

Ketegangan Geopolitik dan Dampaknya Terhadap Harga Emas

Ketegangan yang meningkat berpotensi mendorong kenaikan harga energi dan inflasi secara global. Hal ini bisa memaksa Federal Reserve (The Fed) untuk mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka panjang. Meski emas tidak memberikan imbal hasil (yield), ia tetap menjadi aset lindung nilai (hedge) utama terhadap inflasi dan ketidakpastian pasar.

Namun, sejak perang yang melibatkan AS dan Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari 2026, harga emas spot sempat turun hampir 10%. Kini dengan dinamika baru tersebut, emas kembali menarik minat investor sebagai instrumen investasi aman.

Data Inflasi AS dan Implikasinya

Pasar kini menanti data indeks harga konsumen (CPI) AS untuk bulan Maret yang dijadwalkan rilis pada Jumat ini. Data sebelumnya menunjukkan indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), indikator inflasi favorit The Fed, naik sebesar 2,8% dalam 12 bulan hingga Februari, sesuai dengan ekspektasi. Data CPI Maret diperkirakan akan menunjukkan tren kenaikan inflasi lebih lanjut.

Pergerakan inflasi ini sangat penting untuk menentukan kebijakan moneter The Fed ke depan, yang selanjutnya akan memengaruhi harga emas dan aset lainnya.

Pergerakan Harga Logam Mulia Lainnya

  • Harga perak spot naik 2,3% menjadi USD 75,84 per ons;
  • Harga platinum bertambah 2,6% menjadi USD 2.082,78 per ons;
  • Harga paladium naik tipis 0,3% menjadi USD 1.559,10 per ons.

Emas, dengan simbol kimia Au dan nomor atom 79, tetap menjadi logam mulia unggulan dalam portofolio investasi di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik saat ini.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, lonjakan harga emas ini bukan hanya sekadar reaksi jangka pendek terhadap pelemahan dolar dan berita gencatan senjata. Situasi geopolitik yang masih rapuh dan potensi inflasi yang terus meningkat membuat emas kembali menjadi pilihan utama sebagai aset pelindung nilai. Namun, investor harus tetap waspada karena ketegangan yang timbul bisa berubah kapan saja, memicu volatilitas pasar yang tinggi.

Ke depan, data inflasi AS dan keputusan kebijakan The Fed akan menjadi faktor kunci yang menentukan arah harga emas. Jika inflasi tetap tinggi dan suku bunga juga bertahan tinggi, emas bisa menghadapi tekanan. Namun, jika ketegangan geopolitik memburuk dan dolar terus melemah, harga emas berpotensi melonjak lebih jauh.

Oleh karena itu, para pelaku pasar dan investor disarankan untuk selalu mengikuti perkembangan terbaru dari situasi global dan data ekonomi fundamental. Ini akan membantu mengambil keputusan investasi yang lebih tepat di tengah ketidakpastian yang masih tinggi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad