Pelindo Kalimantan Sosialisasi Pentingnya Pencegahan Cemaran dan Penyakit Bawaan Pangan

Apr 16, 2026 - 17:21
 0  4
Pelindo Kalimantan Sosialisasi Pentingnya Pencegahan Cemaran dan Penyakit Bawaan Pangan

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan berkolaborasi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banjarmasin mengadakan sosialisasi terkait cemaran pangan dan penyakit bawaan pangan di kawasan pelabuhan Banjarmasin. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mendukung penerapan standar kesehatan lingkungan dan keamanan pangan di area pelabuhan.

Ad
Ad

Komitmen Pelindo Kalimantan dalam Keamanan Pangan

Menurut Yoga Arya Kuswanto, Junior Manager HSSE di Banjarmasin, kegiatan ini penting untuk menekankan pengelolaan higiene dan sanitasi pangan sebagai langkah utama mencegah risiko kesehatan di lingkungan pelabuhan.

"Kegiatan ini menjadi langkah konkret kami dalam memastikan seluruh aktivitas penyediaan pangan di lingkungan pelabuhan memenuhi standar kesehatan dan keselamatan,"
ujarnya saat acara berlangsung pada Kamis.

Yoga menegaskan bahwa seluruh penjamah makanan di lingkungan pelabuhan diharapkan dapat menerapkan prinsip higiene dan sanitasi secara konsisten guna meminimalisir risiko penyakit bawaan pangan yang bisa membahayakan konsumen.

Peran Balai Kekarantinaan Kesehatan dalam Sosialisasi

Sosialisasi menghadirkan Elfia N. Normayanti, Ketua Tim Kerja III – Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Lingkungan dari Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banjarmasin, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Elfia menjelaskan berbagai jenis cemaran pangan yang perlu diwaspadai:

  • Cemaran fisik: benda asing seperti rambut, logam, atau partikel kecil lain yang dapat menyebabkan cedera atau gangguan kesehatan.
  • Cemaran biologi: bakteri, virus, parasit, dan mikroorganisme yang menjadi penyebab utama penyakit bawaan pangan.
  • Cemaran kimia: bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan logam berat yang bisa mencemari makanan baik dari sumber alami maupun buatan.
  • Alergen: zat yang dapat menimbulkan reaksi alergi pada konsumen sensitif.

Penjelasan mendalam ini penting agar para penjamah makanan memahami risiko yang ada dan cara pencegahannya agar keamanan pangan tetap terjaga.

Peserta dan Dampak Sosialisasi

Kegiatan ini dihadiri oleh para penjamah makanan, pengelola kantin, serta pihak-pihak terkait di lingkungan pelabuhan. Dengan pemahaman yang meningkat, diharapkan praktik higiene dan sanitasi pangan yang baik dapat diterapkan secara rutin dalam aktivitas sehari-hari di pelabuhan.

Menurut laporan ANTARA Kalsel, sosialisasi semacam ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk menjaga reputasi pelabuhan sebagai area yang aman dari risiko penyakit bawaan pangan sekaligus mendukung kesehatan masyarakat luas.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, langkah PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan bekerja sama dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan untuk mengedukasi soal cemaran pangan dan penyakit bawaan pangan merupakan langkah strategis yang sangat krusial. Pelabuhan merupakan titik penting distribusi pangan yang rentan terhadap berbagai ancaman kontaminasi. Jika tidak dikelola dengan baik, risiko penyebaran penyakit bawaan pangan bisa berdampak luas tidak hanya bagi pekerja pelabuhan tetapi juga masyarakat konsumen di wilayah sekitarnya.

Langkah sosialisasi dan edukasi ini berpotensi menjadi contoh bagi pelabuhan-pelabuhan lain di Indonesia untuk mengadopsi standar keamanan pangan yang lebih ketat dan terukur. Ke depan, perhatian lebih besar terhadap higiene dan sanitasi di lingkungan pelabuhan bisa menjadi kunci dalam mencegah wabah penyakit dan menjaga kelancaran distribusi pangan aman.

Penting juga untuk memantau implementasi dari sosialisasi ini secara berkelanjutan, memastikan tidak hanya sebatas teori tetapi juga praktik nyata di lapangan. Masyarakat dan pemangku kepentingan perlu terus mengawal dan mendukung agar standar keamanan pangan di pelabuhan semakin meningkat.

Dengan perkembangan ini, kita berharap pelabuhan-pelabuhan di Indonesia semakin sehat dan aman, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan nasional. Pantau terus update terbaru dari kegiatan serupa untuk memastikan keamanan pangan tetap menjadi prioritas utama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad