Rakyat Israel Tolak Perdamaian dengan Lebanon Meski Ada Gencatan Senjata

Apr 17, 2026 - 13:24
 0  4
Rakyat Israel Tolak Perdamaian dengan Lebanon Meski Ada Gencatan Senjata

Gencatan senjata yang baru saja disepakati antara Israel dan Lebanon selama 10 hari ternyata tidak mendapat sambutan hangat dari masyarakat Israel. Meski perjanjian ini diharapkan bisa menjadi langkah awal menuju perdamaian, pengamat politik yang berbasis di Jaffa, Tel Aviv, Abed Abou Shhadeh menyebut bahwa publik Israel, khususnya yang tinggal di bagian utara negara tersebut, justru tidak menginginkan gencatan senjata maupun perjanjian damai dengan Lebanon.

Ad
Ad

Kesepakatan gencatan senjata diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun telah setuju mengakhiri konflik sementara selama 10 hari mulai Kamis (16/4) pukul 17.00 waktu AS. Namun, menurut Shhadeh, kata "perdamaian" sudah tidak pernah menjadi bagian dari percakapan politik di Israel selama 15 tahun terakhir.

Penolakan Gencatan Senjata di Kalangan Rakyat Israel

Menurut Shhadeh, masyarakat Israel, terutama yang tinggal di utara dekat perbatasan Lebanon, sangat kecewa dengan kebijakan pemerintah yang menjanjikan kemenangan militer atas Hizbullah, namun justru berujung pada gencatan senjata. "Orang-orang di Israel utara sangat kecewa, mereka adalah calon pemilih Netanyahu. Mereka tidak mengharapkan gencatan senjata ini, dan juga tidak mengharapkan Donald Trump mengumumkannya," ujarnya.

Shhadeh menambahkan, meskipun akal sehat mengajarkan setiap negara harus berusaha berdamai dengan tetangganya, di kalangan publik Israel perdamaian dan negosiasi diplomatik yang sebenarnya hampir tidak pernah menjadi topik utama. Ia bahkan mengkritik para pemimpin Israel yang menargetkan pembatasan wilayah hingga Sungai Litani di selatan Lebanon sebagai "kekanak-kanakan" dan terlalu mengandalkan kekuatan militer untuk menyelesaikan masalah.

Latar Belakang Konflik dan Harapan Perdamaian

Konflik antara Israel dan Lebanon memang sudah berlangsung lama, terutama terkait dengan keberadaan kelompok Hizbullah yang berbasis di Lebanon dan sering terlibat dalam bentrokan dengan militer Israel. Gencatan senjata ini diharapkan dapat meredakan ketegangan yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

  • Kesepakatan gencatan senjata 10 hari diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump.
  • Gencatan senjata berlaku mulai 16 April pukul 17.00 waktu AS.
  • Perdana Menteri Israel dan Presiden Lebanon terlibat dalam pertemuan untuk mencapai kesepakatan.
  • Publik Israel, khususnya di utara, menolak perjanjian tersebut karena harapan kemenangan militer yang belum tercapai.
  • Politik Israel selama 15 tahun terakhir dinilai tidak pernah mengutamakan perdamaian dengan Lebanon.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, ketidakpuasan rakyat Israel terhadap gencatan senjata ini mencerminkan dilema besar dalam politik dalam negeri dan kebijakan luar negeri Israel. Di satu sisi, pemerintah berusaha menjaga stabilitas dengan mengupayakan gencatan senjata, namun di sisi lain, tekanan dari konstituen yang menginginkan pendekatan militer keras membuat negosiasi damai menjadi sangat sulit.

Ketegangan di wilayah utara Israel yang berbatasan langsung dengan Lebanon tidak hanya soal politik, tapi juga soal psikologis dan rasa aman warga. Kekecewaan mereka terhadap gencatan senjata menandakan bahwa perdamaian yang sesungguhnya belum menjadi prioritas di mata publik, apalagi jika janji kemenangan militer yang diusung pemerintah tidak terealisasi.

Ke depan, penting bagi para pemimpin Israel untuk melakukan pendekatan yang lebih inklusif dan realistis dalam menghadapi konflik ini. Tanpa dukungan publik, inisiatif perdamaian apapun berpotensi gagal. Selain itu, peran mediator internasional seperti Amerika Serikat juga harus lebih cermat mengelola ekspektasi kedua belah pihak agar gencatan senjata tidak hanya sekadar jeda sementara, melainkan langkah awal menuju perdamaian yang berkelanjutan.

Untuk informasi lebih lengkap dan update terkini, simak berita selengkapnya di CNN Indonesia dan sumber berita internasional terpercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad