Perdosni Tekankan Pencegahan Penyakit Otak di Pertemuan Ilmiah Makassar 2026
Perhimpunan Dokter Neurologi Indonesia (Perdosni) menggelar Pertemuan Ilmiah Nasional (PIN) 2026 di Makassar dengan penekanan utama pada upaya preventif dalam mencegah penyakit akibat penurunan kualitas otak, khususnya stroke. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 1 Mei 2026, dan dihadiri oleh para ahli neurologi dari berbagai daerah di Indonesia.
Penekanan Pencegahan Penyakit Otak oleh Perdosni
Ketua Umum Perdosni, Dodik Tugasworo, menjelaskan bahwa fokus saat ini bukan hanya pada pengobatan, melainkan pada pencegahan agar kualitas otak dapat terjaga hingga usia lanjut. Menurutnya, strategi promotif dan preventif sangat penting untuk mengurangi risiko terjadinya stroke, demensia, dan gangguan neurologi lainnya.
"Sekarang, kami menekankan bukan mengobati, tetapi mencegah. Jadi kita memanfaatkan promotif dan preventif di masyarakat sehingga kejadian-kejadian seperti stroke, demensia dan sebagainya itu kita bisa cegah dengan harapan agar otak sehat di usia tua," ujar Dodik dalam konferensi pers di sela acara.
Dimulai Sejak Dini: Pentingnya Perawatan Otak dari Kandungan
Dodik juga menegaskan bahwa upaya pencegahan penyakit otak harus dimulai sejak dalam kandungan dan 1000 hari pertama kehidupan. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan generasi berkualitas dan produktif yang memiliki kesehatan otak optimal.
"Otak sehat itu dimulai sejak dia sudah di kandung, bagaimana gizinya, bagaimana pendidikannya untuk supaya kita mencetak manusia-manusia yang seperti di Singapura produktivitasnya, meningkatkan otak sehat yang akan muncul di Indonesia Emas 2045," tambahnya.
Pentingnya Pemerataan Layanan Neurologi di Indonesia
Dalam pertemuan ini, lokasi Makassar dipilih sebagai wujud semangat desentralisasi ilmu pengetahuan dan penguatan jejaring nasional di bidang neurologi, khususnya untuk meningkatkan akses layanan neurologi di wilayah timur Indonesia.
"Pemilihan Makassar sebagai lokasi penyelenggaraan PIN Perdosni 2026 mencerminkan semangat desentralisasi ilmu pengetahuan dan penguatan jejaring nasional dibidang neurologi," jelas Dodik.
Forum Ilmiah untuk Masa Depan Neurologi Indonesia
Ketua Panitia Pelaksana, Ummu Atiah, menyampaikan bahwa PIN Perdosni 2026 bukan sekadar ajang rutin, melainkan wadah untuk membangun masa depan layanan neurologi yang lebih adaptif dan berkualitas di Indonesia.
"Kami ingin menghadirkan forum yang tidak hanya kaya secara akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat. Neurologi saat ini berkembang sangat cepat, sehingga kolaborasi, inovasi, dan transfer ilmu menjadi kebutuhan utama," ujarnya.
Tema dan Tantangan dalam PIN Perdosni 2026
PIN Perdosni tahun ini mengangkat tema “Neurology at the Forefront: Integrating Science, Technology, and Comprehensive Care”. Tema ini menegaskan pentingnya integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan pelayanan komprehensif untuk menjawab tantangan peningkatan kasus stroke, gangguan nyeri kronik, epilepsi, demensia, Parkinson, gangguan tidur, serta penyakit saraf lainnya di Indonesia.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, penekanan Perdosni pada upaya preventif dalam menjaga kesehatan otak merupakan langkah strategis yang sangat relevan dengan tren peningkatan penyakit neurologi di Indonesia. Dengan populasi yang menua dan angka stroke yang terus meningkat, fokus pada pencegahan akan mengurangi beban sosial dan ekonomi akibat penyakit kronis ini.
Selain itu, inisiatif memperkuat pemerataan layanan neurologi terutama di wilayah timur Indonesia menunjukkan upaya inklusif yang patut diapresiasi. Selama ini, akses ke layanan kesehatan khusus seperti neurologi masih sangat terbatas di luar Pulau Jawa, sehingga langkah ini bisa menjadi model desentralisasi pelayanan kesehatan yang efektif.
Ke depan, masyarakat dan pemerintah harus terus mendukung kolaborasi antara tenaga medis, pemerintah, dan komunitas agar strategi promotif dan preventif ini dapat berjalan optimal. Jangan sampai kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan justru hanya dinikmati oleh segelintir wilayah saja. Pertemuan ilmiah semacam ini juga harus diikuti dengan program edukasi masyarakat yang masif sehingga kesadaran akan pentingnya kesehatan otak dapat meningkat secara menyeluruh.
Untuk informasi lebih lengkap dan perkembangan terbaru dari pertemuan ini, kunjungi sumber resmi Kompas TV dan pantau terus berita kesehatan terkini di Kompas.com.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0