Citra Global Israel Hancur, Siapkan Rp12,6 T untuk Propaganda Pemulihan

May 7, 2026 - 13:33
 0  3
Citra Global Israel Hancur, Siapkan Rp12,6 T untuk Propaganda Pemulihan

Citra Israel di mata dunia internasional kini tengah mengalami kerusakan parah akibat berbagai aksi kekerasan yang dilakukan terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Kondisi ini memaksa pemerintah Israel berupaya keras memulihkan reputasi mereka melalui program propaganda masif dengan anggaran yang sangat besar.

Ad
Ad

Anggaran Propaganda Israel Meningkat Drastis

Berdasarkan laporan CNN Indonesia yang mengutip The Jerusalem Post dan Middle East Monitor, Israel akan mengucurkan dana sebesar US$730 juta atau sekitar Rp12,6 triliun pada tahun 2027 untuk program Hasbara atau propaganda diplomasi. Anggaran ini naik hingga empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya US$150 juta (Rp2,6 triliun).

Lebih jauh, kenaikan ini merupakan lonjakan hingga 20 kali lipat jika dibandingkan dengan anggaran propaganda sebelum tahun 2023. Dana tersebut akan dialokasikan melalui direktorat diplomasi publik nasional yang bertugas membentuk opini publik asing demi mendukung posisi Israel di panggung internasional.

Penurunan Dukungan Internasional Terutama di Amerika Serikat

Data survei dari Pew Research Center yang dirilis April 2026 mengungkap fakta mengejutkan: 60 persen orang dewasa di Amerika Serikat kini memandang Israel secara negatif, meningkat dari 53 persen pada tahun sebelumnya dan naik hampir 20 poin sejak 2022. Hanya 32 persen responden yang memiliki pandangan positif terhadap Israel saat ini.

Fenomena ini terjadi di berbagai lapisan masyarakat AS, termasuk di kalangan Demokrat dan independen yang cenderung Demokrat (80 persen negatif) serta 57 persen Republikan di bawah usia 50 tahun yang juga memandang Israel buruk. Survei Gallup pada Februari 2026 turut menguatkan tren ini, dengan 41 persen responden lebih bersimpati kepada Palestina dibanding 36 persen yang mendukung Israel.

Isolasi Diplomatik dan Resiko Boikot Ekonomi

Krisis citra Israel berimbas pada kekhawatiran mendalam di dalam lembaga kebijakan negara tersebut. Institut Studi Keamanan Nasional di Tel Aviv memperingatkan adanya "krisis yang semakin dalam" terkait posisi Israel di Amerika Serikat, terutama menurunnya dukungan dari generasi muda, Demokrat, Republikan muda, dan sebagian komunitas Yahudi.

Selain itu, isolasi diplomatik semakin nyata dengan meningkatnya opini negatif di masyarakat global. Laporan terpisah memperingatkan potensi boikot ekonomi yang merayap, di mana bisnis, lembaga akademik, dan organisasi masyarakat sipil mulai enggan menjalin hubungan dengan Israel.

Fakta Kunci Tentang Krisis Citra Israel

  • Anggaran propaganda Israel naik dari US$150 juta (2023) menjadi US$730 juta (2027).
  • Hanya 32 persen orang dewasa AS yang memandang Israel positif, turun drastis sejak 2022.
  • 80 persen Demokrat dan independen di AS memiliki pandangan negatif terhadap Israel.
  • Isolasi diplomatik Israel bertambah, risiko boikot ekonomi meningkat.
  • Institusi keamanan Israel menyebut situasi ini sebagai krisis mendalam dalam hubungan AS-Israel.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, keputusan Israel untuk menggelontorkan dana Rp12,6 triliun untuk propaganda adalah cerminan dari betapa seriusnya krisis citra yang mereka alami di mata dunia, khususnya di negara sekutu utama seperti Amerika Serikat. Strategi ini bukan hanya soal memperbaiki opini publik, tetapi juga upaya mempertahankan posisi geopolitik dan dukungan finansial yang sangat vital bagi keberlangsungan negara tersebut.

Namun, langkah ini juga menunjukkan kegagalan diplomasi tradisional Israel yang semakin tergerus oleh fakta tindakan militer yang kontroversial di Gaza. Hasbara atau propaganda mungkin dapat memperbaiki citra dalam jangka pendek, tapi risiko boikot ekonomi dan isolasi diplomatik bisa berdampak lebih besar dalam jangka panjang, terutama jika opini global terus bergeser ke arah yang lebih kritis.

Kita perlu mengawasi bagaimana efektivitas kampanye propaganda ini berjalan dan apakah dunia internasional akan menerima narasi baru dari Israel. Yang pasti, dinamika hubungan internasional di Timur Tengah akan semakin kompleks dan penuh tantangan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad