Bank Jatim Bagi Dividen Rp850 Miliar dan Lakukan Perombakan Pengurus 2026

May 7, 2026 - 20:05
 0  5
Bank Jatim Bagi Dividen Rp850 Miliar dan Lakukan Perombakan Pengurus 2026

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) alias Bank Jatim telah menyepakati pembagian dividen tahun buku 2025 sebesar Rp850,17 miliar atau setara Rp56,62 per saham. Keputusan penting ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar pada Rabu, 6 Mei 2026, bertempat di Ruang Bromo, Kantor Pusat Bank Jatim, Surabaya.

Ad
Ad

Jumlah dividen tersebut mencerminkan commitment Bank Jatim dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham, dimana dividen ini setara dengan 55% dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp1,54 triliun. Angka dividen per saham juga mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp54,71 per saham, menunjukkan peningkatan kinerja dan profitabilitas bank regional ini.

Perombakan Struktur Pengurus Bank Jatim

Selain pengumuman dividen, RUPS Bank Jatim 2026 juga menyetujui perubahan susunan pengurus, yang menjadi langkah strategis memperkuat tata kelola perusahaan. Salah satu perubahan penting adalah pengangkatan Andry Wicaksono sebagai Direktur Manajemen Risiko, posisi yang krusial untuk menjaga kestabilan dan mitigasi risiko keuangan bank.

Di bagian Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah juga terdapat perubahan. Moh. Nasih, yang sebelumnya menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah, kini diangkat menjadi Komisaris Independen. Posisi Anggota Dewan Pengawas Syariah selanjutnya diisi oleh Abdullah Syamsul Arifin.

Susunan Pengurus Baru Bank Jatim

Berdasarkan hasil RUPS, susunan terbaru pengurus Bank Jatim adalah sebagai berikut:

  • Komisaris Utama Independen: Adi Sulistyowati
  • Komisaris: Adhy Karyono
  • Komisaris Independen: Muhammad Mas'ud, Dadang Setiabudi, Asri Agung Putra
  • Calon Komisaris Independen: Moh. Nasih
  • Direktur Utama: Winardi Legowo
  • Wakil Direktur Utama: R. Arief Wicaksono
  • Direktur Ritel & Syariah: Tonny Prasetyo
  • Direktur Kepatuhan: Umi Rodiyah
  • Direktur Keuangan & Tresuri: RM Wahyukusumo Wisnubroto
  • Direktur Menengah, Korporasi, dan Kelembagaan: Arif Suhirman
  • Direktur Teknologi Informasi, Digital & Operasi: Wiweko Probojakti
  • Calon Direktur Manajemen Risiko: Andry Wicaksono
  • Ketua Dewan Pengawas Syariah: KH Afifuddin Muhajir
  • Anggota Dewan Pengawas Syariah: Tamhid Masyhudi
  • Calon Anggota Dewan Pengawas Syariah: Abdullah Syamsul Arifin

Peran Pemerintah dan Dukungan Pemegang Saham

RUPS yang digelar di Surabaya ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai pemegang saham pengendali. Kehadiran gubernur menegaskan dukungan pemerintah terhadap pengelolaan dan perkembangan Bank Jatim yang merupakan bank pembangunan daerah strategis di wilayah Jawa Timur.

Menurut laporan CNBC Indonesia, keputusan pembagian dividen dan pembaruan struktur pengurus ini diharapkan dapat memperkuat posisi Bank Jatim dalam menghadapi tantangan industri perbankan yang semakin kompetitif dan dinamis.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pembagian dividen sebesar Rp850 miliar menandakan bahwa Bank Jatim berhasil mempertahankan kinerja keuangan yang solid meskipun di tengah tekanan pasar dan kondisi makroekonomi yang tidak menentu. Dibandingkan dengan dividen tahun sebelumnya, kenaikan ini menunjukkan optimisme manajemen terhadap prospek bisnis kedepannya.

Perombakan jajaran pengurus, khususnya penempatan Andry Wicaksono sebagai Direktur Manajemen Risiko, adalah langkah strategis yang sangat penting. Di tengah meningkatnya kompleksitas risiko di sektor perbankan, kemampuan mengelola risiko secara efektif menjadi kunci keberlanjutan dan stabilitas bank. Posisi strategis ini juga akan membantu Bank Jatim menavigasi regulasi yang kian ketat dan perubahan teknologi digital yang cepat.

Selanjutnya, pengangkatan Moh. Nasih sebagai Komisaris Independen juga memperkuat fungsi pengawasan dan tata kelola perusahaan secara keseluruhan. Dengan dukungan penuh dari pemerintah provinsi sebagai pemegang saham pengendali, Bank Jatim berada pada posisi yang kuat untuk terus tumbuh dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi daerah Jawa Timur.

Ke depan, investor dan publik harus terus memantau bagaimana implementasi strategi manajemen risiko baru dan efektivitas pengurus baru dalam mendorong inovasi dan ekspansi bisnis Bank Jatim. Hal ini akan menjadi indikator penting dalam menilai daya saing dan keberlanjutan bank di industri perbankan Indonesia.

Untuk informasi terbaru dan perkembangan lebih lanjut mengenai kinerja Bank Jatim dan strategi bisnisnya, pastikan untuk mengikuti update berita keuangan dan perbankan terpercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad