Israel Bunuh Komandan Sayap Bersenjata Hamas, Izz Al Din Al Haddad dalam Serangan Terbaru

May 18, 2026 - 11:13
 0  3
Israel Bunuh Komandan Sayap Bersenjata Hamas, Izz Al Din Al Haddad dalam Serangan Terbaru

Israel berhasil membunuh komandan sayap bersenjata Hamas Brigade Al Qassam, Izz Al Din Al Haddad, dalam serangan udara yang terjadi pada Jumat, 15 Mei 2026. Serangan ini menambah ketegangan yang terus meningkat di kawasan Gaza dan menjadi sorotan internasional terkait eskalasi konflik antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina.

Ad
Ad

Detail Serangan dan Korban

Menurut laporan CNN Indonesia, serangan Israel menargetkan kawasan perumahan Remal di barat Gaza City. Selain tewasnya Al Haddad, serangan tersebut juga menewaskan istri dan anak perempuan Al Haddad serta beberapa warga sipil lainnya.

Sumber medis setempat mencatat tiga warga Palestina tewas akibat serangan pada kendaraan sipil, dan empat orang lainnya meninggal dunia dalam serangan di sebuah bangunan di area yang sama. Jurnalis Al Jazeera, Ibrahim Al Khalili, melaporkan bahwa serangan ini menyebabkan kebakaran besar yang memicu kepanikan di kawasan tersebut, dengan warga berlarian menyelamatkan diri dari gedung yang terbakar.

Reaksi Hamas dan Kelompok Mujahidin Palestina

Hamas mengonfirmasi kematian Al Haddad dan mengecam tindakan Israel sebagai "pembunuhan keji dan pengecut". Dalam pernyataannya pada Sabtu, 16 Mei, Hamas menyebut pembunuhan ini sebagai pelanggaran serius terhadap kesepakatan gencatan senjata yang sudah diberlakukan sejak Oktober tahun lalu, serta sebagai bagian dari agresi berkelanjutan Israel terhadap warga sipil di Gaza.

"Ini menunjukkan pengabaiannya terhadap semua hukum dan konvensi internasional, dan kegagalannya dalam memaksakan realitas politik dan militer yang tidak mampu dicapainya dengan kekerasan," tegas Hamas.

Selain Hamas, Gerakan Mujahidin Palestina dan Brigade Mujahidin juga mengecam serangan tersebut. Mereka menyatakan duka cita mendalam atas gugurnya Al Haddad dan memuji pengorbanan serta perjuangannya melawan Israel.

Kelompok Mujahidin menegaskan bahwa pembunuhan seperti ini tidak akan melemahkan tekad mereka untuk melanjutkan perlawanan, meskipun Israel terus menggunakan kekuatan militer yang besar.

Konflik Berkepanjangan dan Dampaknya

Kasus pembunuhan Al Haddad bukan yang pertama kali terjadi. Pada Desember tahun lalu, Israel juga membunuh komandan senior Hamas, Raed Saad, yang saat itu menjabat sebagai wakil komandan Al Haddad, dalam serangan yang melukai setidaknya 25 orang.

Sejak gencatan senjata mulai berlaku pada Oktober 2025, jumlah korban jiwa akibat serangan Israel di Gaza terus meningkat. Data Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sekitar 870 orang tewas dan 2.543 lainnya mengalami luka-luka akibat konflik bersenjata tersebut.

Rumah sakit di Gaza terus menerima jenazah dan pasien luka-luka yang berdatangan akibat serangan berkelanjutan, dengan tercatat pada Sabtu, 13 jenazah dan 57 pasien luka masuk ke berbagai fasilitas kesehatan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pembunuhan Izz Al Din Al Haddad menandai eskalasi baru dalam konflik Israel-Palestina yang berpotensi memperburuk keadaan keamanan di kawasan Gaza. Target yang merupakan komandan senior Brigade Al Qassam ini tidak hanya berdampak pada kekuatan militer Hamas, tetapi juga berpotensi memicu gelombang pembalasan yang lebih keras dari kelompok perlawanan Palestina.

Lebih jauh, serangan yang menewaskan anggota keluarga Al Haddad dan warga sipil menimbulkan pertanyaan serius mengenai proporsionalitas dan dampak kemanusiaan dari operasi militer Israel. Hal ini dapat memperkuat narasi bahwa gencatan senjata selama ini rapuh dan mudah dilanggar, yang berisiko menggagalkan upaya perdamaian jangka panjang di Timur Tengah.

Ke depan, publik dunia dan para pemangku kepentingan harus mengawasi secara ketat dinamika politik dan militer di wilayah tersebut. Upaya diplomasi internasional perlu diperkuat agar konflik yang sudah berlangsung puluhan tahun tidak terus berulang dengan korban jiwa yang semakin banyak, terutama dari kalangan sipil.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad