5 Pesepakbola Top Dunia yang Jatuh Miskin Setelah Pensiun, Nomor 1 Hampir Bunuh Diri

Mar 10, 2026 - 16:00
 0  5
5 Pesepakbola Top Dunia yang Jatuh Miskin Setelah Pensiun, Nomor 1 Hampir Bunuh Diri

Profesi pesepakbola sering kali dianggap sebagai pekerjaan yang sangat menjanjikan secara finansial. Terutama bagi mereka yang mampu menembus level elite di liga-liga top Eropa seperti Premier League atau LaLiga, penghasilan mereka bisa mencapai miliaran rupiah hanya dalam satu minggu. Namun, kehidupan gemerlap di lapangan hijau tidak selalu berlanjut setelah karier mereka usai.

Ad
Ad

Rata-rata, karier seorang pesepakbola profesional hanya berlangsung selama 10-15 tahun. Setelah masa itu, banyak pemain yang tidak mampu mengelola keuangan mereka dengan baik sehingga mengalami kebangkrutan dan jatuh miskin. Berikut ini adalah ulasan tentang 5 pesepakbola top dunia yang jatuh miskin setelah pensiun yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Emmanuel Eboue: Legenda Arsenal yang Terjerumus Krisis Keuangan

Emmanuel Eboue dikenal sebagai fullback kanan Arsenal yang membela klub selama tujuh musim (2004-2011), bahkan ikut membawa The Gunners ke final Liga Champions 2005-2006. Namun, nasibnya berubah drastis setelah pensiun.

Pada 2017, kasus perceraian yang berujung pada putusan pengadilan London memaksanya menyerahkan seluruh hartanya kepada mantan istri. Selain itu, ia juga dilarang bertemu dengan ketiga anaknya, hal ini membuat Eboue kehilangan tempat tinggal dan harus menumpang di rumah teman.

"Saya ingin Tuhan menolong saya. Cuma Tuhan yang bisa membantu saya menghilangkan pikiran ingin bunuh diri. Kondisi ini sangat menyakitkan," ungkap Emmanuel Eboue kepada Daily Mail, yang disadur oleh Okezone.

2. Jeremy Mathieu: Dari Bintang Barcelona ke Kehidupan Sederhana

Jeremy Mathieu adalah pemain penting Barcelona pada periode 2014-2017, turut membantu klub meraih treble winner pada musim 2014-2015. Namun, kariernya harus terhenti akibat cedera pada 2020.

Setelah pensiun, Mathieu menghadapi kesulitan finansial sehingga harus bekerja di sebuah toko olahraga di Prancis. Sambil menjalani pekerjaan tersebut, ia juga mengambil lisensi kepelatihan sebagai persiapan untuk masa depan yang lebih stabil.

3. Paul Gascoigne: Bintang yang Tenggelam dalam Masalah Pribadi

Paul Gascoigne, atau yang akrab dipanggil "Gazza", adalah salah satu gelandang terbaik Inggris pada masanya. Namun, setelah pensiun, Gascoigne bergelut dengan masalah kesehatan mental dan kecanduan alkohol yang membuatnya kehilangan sebagian besar kekayaannya.

Berbagai laporan menyatakan bahwa Gascoigne mengalami kesulitan keuangan serius dan hidup dalam kondisi yang jauh dari kemewahan saat masa kejayaannya.

4. Eric Djemba-Djemba: Dari Pemain Premier League ke Kehidupan Pas-pasan

Eric Djemba-Djemba pernah bermain untuk klub-klub besar seperti Manchester United. Namun, setelah kariernya meredup, ia mengalami kesulitan finansial dan harus menyesuaikan hidupnya dengan penghasilan yang jauh berbeda dari masa aktifnya.

Kisahnya menjadi peringatan bagi pesepakbola muda tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak selama masa keemasan karier.

5. David James: Kiper Legendaris yang Mengalami Kebangkrutan

David James dikenal sebagai salah satu kiper terbaik Inggris yang pernah bermain di Premier League. Namun, setelah pensiun, ia mengalami masalah keuangan yang cukup serius hingga harus menjual beberapa asetnya untuk menutupi hutang.

James pun memutuskan untuk terjun ke dunia kepelatihan dan media sebagai upaya membangun kembali karier serta stabilitas finansialnya.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kisah para pesepakbola yang jatuh miskin setelah pensiun ini memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya manajemen keuangan yang baik dan persiapan masa depan sejak dini. Dunia sepakbola memang menawarkan penghasilan besar, namun karier di lapangan sangat terbatas waktunya.

Selain itu, dukungan psikologis dan edukasi keuangan bagi para pemain muda sangat penting agar mereka tidak terjerumus dalam kesulitan setelah pensiun. Fenomena ini juga mengingatkan industri sepakbola dan federasi terkait untuk lebih serius memberikan bimbingan karier dan pelatihan pasca pensiun.

Ke depan, publik perlu mengawasi bagaimana klub dan federasi memperlakukan pemainnya tidak hanya selama aktif di lapangan, tapi juga setelah mereka gantung sepatu. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga martabat dan kesejahteraan para legenda sepakbola yang pernah menghibur jutaan penggemar di seluruh dunia.

Simak terus perkembangan dan kisah inspiratif dari dunia sepakbola hanya di kanal berita terpercaya Anda.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad