Longsor Tebing di Jepara Putuskan Akses Dua Desa, Ini Dampak dan Penanganannya

Mar 11, 2026 - 11:05
 0  3
Longsor Tebing di Jepara Putuskan Akses Dua Desa, Ini Dampak dan Penanganannya

Tebing setinggi sekitar 100 meter di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, longsor pada Selasa malam (10/3) pukul 23.00 WIB usai diguyur hujan deras. Longsoran ini secara signifikan menutup akses jalan penghubung antara Desa Tempur dan Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, sehingga membuat komunikasi dan mobilitas warga terdampak menjadi terhambat.

Ad
Ad

Detil Kejadian dan Penyebab Longsor

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, menjelaskan bahwa longsor ini merupakan kejadian kedua di lokasi yang sama dalam beberapa hari terakhir. "Ini longsoran susulan dari kejadian pertama yang juga disebabkan hujan deras," ujarnya saat dihubungi pada Rabu (11/3).

Longsor terjadi tepat di tebing dengan ketinggian sekitar 100 meter, yang materialnya terdiri dari bebatuan besar dan tanah berpasir. Longsoran menutup sekitar 100 meter jalan desa yang menghubungkan Tempur dan Damarwulan. Karena kondisi tebing yang merupakan kombinasi bebatuan dan tanah pasir, ketahanan terhadap hujan lebat sangat rendah, sehingga mudah terjadi longsor setiap kali musim hujan melanda.

Dampak Terputusnya Akses dan Upaya Penanganan

Akibat longsor ini, akses transportasi antara kedua desa tersebut menjadi terputus sementara waktu. Meski demikian, BPBD Jepara memastikan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat kejadian ini.

Untuk mengatasi terputusnya jalur utama, BPBD bersama instansi terkait telah membuka jalur alternatif dari Dukuh Duplak, Desa Tempur menuju hutan pinus di Desa Sumanding. Jalur ini diharapkan dapat digunakan sebagai pengganti sementara agar mobilitas warga tetap terjaga.

BPBD juga mengerahkan alat berat ekskavator dengan fasilitas pemecah batu untuk membersihkan material longsoran secepat mungkin. "Kami prioritaskan pembersihan karena jalur ini adalah penghubung utama dua desa," tambah Arwin.

Waspada Longsor di Musim Hujan dan Daerah Rawan

Arwin mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, terutama di musim hujan seperti saat ini. Selain lokasi longsor di Desa Tempur dan Damarwulan, terdapat daerah lain yang rawan longsor yaitu Desa Sumberejo dan Desa Tanjung.

  • Hujan deras sebagai pemicu utama longsor di wilayah tebing berbatu dan tanah berpasir.
  • Longsor susulan berpotensi terjadi jika curah hujan tinggi terus berlanjut.
  • Penutupan akses jalan dapat menghambat aktivitas warga dan distribusi kebutuhan pokok.
  • Upaya pembersihan dengan alat berat menjadi solusi darurat membuka kembali jalur utama.
  • Jalur alternatif diharapkan mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat terputusnya akses utama.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kejadian longsor berulang di Jepara ini menandakan perlunya perhatian serius terhadap pengelolaan lingkungan dan mitigasi bencana di daerah rawan longsor. Struktur tanah yang tidak stabil dan intensitas hujan yang meningkat akibat perubahan iklim menjadi kombinasi risiko yang perlu diantisipasi lebih dini.

Selain penanganan darurat, pemerintah daerah harus mempertimbangkan pembangunan tanggul penahan longsor dan memperkuat sistem peringatan dini agar masyarakat bisa mendapatkan informasi lebih cepat saat potensi longsor meningkat. Langkah preventif seperti penghijauan kembali dan perbaikan drainase juga sangat penting untuk menstabilkan kondisi tebing.

Saat ini, pengalihan jalur menjadi solusi sementara yang efektif, namun tidak bisa dijadikan solusi permanen. Redaksi memandang penting adanya kolaborasi lintas sektor antara BPBD, dinas pekerjaan umum, hingga masyarakat lokal untuk merancang strategi mitigasi bencana yang komprehensif. Dengan demikian, risiko gangguan sosial dan ekonomi akibat longsor dapat diminimalisir secara berkelanjutan.

Ke depan, pembaca disarankan untuk terus memantau perkembangan kondisi di Jepara dan daerah rawan longsor lain, terutama ketika musim hujan masih berlangsung. Kesadaran dan kewaspadaan bersama menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman bencana alam seperti longsor.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad