Betis Sebagai Jantung Kedua: Fakta Medis dan Cara Menjaganya

Jun 28, 2026 - 22:10
 0  1
Betis Sebagai Jantung Kedua: Fakta Medis dan Cara Menjaganya

Jakarta, CNBC Indonesia - Baru-baru ini viral sebuah penjelasan dari dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Vito A. Damay, yang menyebut otot betis sebagai "jantung kedua". Pernyataan ini menarik perhatian banyak orang, namun apa sebenarnya makna medis di balik istilah tersebut?

Ad
Ad

Peran Otot Betis dalam Sirkulasi Darah

Menurut dr. Vito, otot betis memiliki fungsi penting dalam membantu memompa darah dari kaki kembali ke jantung. Mekanisme ini bekerja saat otot betis berkontraksi, mendorong darah di pembuluh vena melawan gaya gravitasi untuk kembali ke jantung.

"Betis itu bukan cuma otot untuk jalan. Di dalam dunia kardiologi dan phlebology, betis disebut sebagai 'second heart', pompa yang membantu mengalirkan darah balik ke jantung, melawan gravitasi," jelas dr. Vito.

Fungsi ini sangat vital terutama mengingat darah harus melawan gravitasi untuk naik dari kaki menuju jantung. Otot betis yang berfungsi optimal memastikan aliran darah vena tetap lancar dan tekanan di pembuluh darah kaki stabil.

Risiko Jika Fungsi Pompa Betis Melemah

Jika otot betis melemah, fungsi pompa ini tidak berjalan maksimal sehingga menyebabkan tekanan kronis pada pembuluh vena kaki. Kondisi ini dapat memicu gangguan seperti varises yang sering dianggap hanya masalah estetika, padahal menandakan sirkulasi vena yang menurun.

  • Kaki mudah bengkak
  • Urat menonjol di permukaan kulit
  • Pelebaran vena yang terlihat jelas

"Varises bukan cuma soal penampilan. Biasanya ini tanda awal bahwa sirkulasi vena di kaki sedang menurun," tegas dr. Vito.

Latihan untuk Menjaga Kesehatan Otot Betis dan Jantung

Menjaga kekuatan otot betis sangat penting untuk mencegah masalah sirkulasi dan menjaga kesehatan jantung secara keseluruhan. Dr. Vito merekomendasikan beberapa latihan ringan yang mudah dilakukan tanpa alat khusus:

  1. Jalan cepat selama 30 menit setiap hari
  2. Heel raises atau calf raises (mengangkat tumit secara berulang)
  3. Naik turun tangga secara rutin

"Latihan-latihan ini membantu otot betis memompa darah lebih kuat, melancarkan aliran darah, menurunkan tekanan vena, dan secara tidak langsung mendukung kerja jantung," tambahnya.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, viralnya istilah "jantung kedua" untuk betis ini membuka kesadaran pentingnya peran otot kaki dalam sistem kardiovaskular yang sering diabaikan masyarakat. Banyak orang fokus pada kesehatan jantung secara langsung, namun kurang memperhatikan bagaimana sirkulasi darah kembali ke jantung dari bagian tubuh bawah.

Selain itu, kondisi varises yang sering dianggap ringan sebenarnya bisa menjadi indikator awal gangguan sirkulasi vena yang jika dibiarkan dapat berujung pada komplikasi serius seperti trombosis vena dalam. Oleh karena itu, menjaga kekuatan otot betis bukan hanya soal kebugaran tapi juga langkah preventif terhadap penyakit kardiovaskular.

Ke depan, publik dan tenaga kesehatan perlu semakin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya aktivitas fisik ringan yang melibatkan otot betis sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan jantung secara menyeluruh. Informasi ini juga relevan bagi pekerja kantoran dan lansia yang rentan mengalami gangguan sirkulasi karena kurang gerak.

Untuk informasi lebih lengkap dan sumber asli berita ini, Anda dapat membaca langsung di CNBC Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad