Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Tak Lagi Wajibkan Sertifikat Bahasa Inggris

Jun 30, 2026 - 11:30
 0  2
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Tak Lagi Wajibkan Sertifikat Bahasa Inggris

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengambil langkah signifikan dengan melonggarkan persyaratan bahasa Inggris bagi calon penerima Beasiswa LPDP Tahap II tahun 2026. Kebijakan terbaru ini menyatakan bahwa pelamar yang telah memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi tujuan tidak lagi diwajibkan melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti IELTS atau TOEFL dalam proses pendaftaran.

Ad
Ad

Relaksasi Syarat Bahasa Inggris untuk Pelamar dengan LoA Unconditional

Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil karena secara prinsip, penerima LoA sudah melewati proses seleksi bahasa Inggris yang ketat dari institusi pendidikan yang dituju. Oleh sebab itu, LPDP memutuskan untuk merelaksasi aturan sertifikat bahasa Inggris guna mengurangi beban biaya bagi pelamar.

"Kami merasa secara umum, kalau anak sudah mendapatkan LoA terutama di luar negeri, tentunya mereka sudah melewati saringan bahasa. Sehingga kita relakskan aturan bahasa," ujar Dwi dalam media briefing di Jakarta, Senin (29/6/2026).
"Kami tidak ingin banyak orang harus membayar tes yang biayanya mahal, tetapi kemudian tidak mendapatkan beasiswa," tambahnya.

Detail Ketentuan Baru LPDP Tahap II 2026

Berikut adalah poin-poin penting terkait persyaratan bahasa Inggris dalam pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026:

  • Pelamar afirmasi tujuan luar negeri yang memiliki LoA Unconditional tidak wajib melampirkan sertifikat bahasa Inggris seperti IELTS, TOEFL, atau Duolingo.
  • Bagi yang belum memiliki LoA, LPDP menambah opsi sertifikat dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri sebagai alternatif.
  • Ketentuan serupa berlaku pada pelamar nonafirmasi seperti pendaftar umum, CPNS, PNS, TNI, dan Polri; yang sudah memiliki LoA Unconditional tidak wajib sertifikat bahasa Inggris.
  • Pelamar nonafirmasi yang belum memiliki LoA untuk tujuan dalam negeri dapat menggunakan sertifikat bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dan Test of English Proficiency (TOEP).
  • Untuk tujuan luar negeri, opsi sertifikat bahasa Inggris Duolingo juga tersedia untuk yang belum memiliki LoA Unconditional.
  • Pelamar Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research yang sudah memiliki LoA Unconditional juga dibebaskan dari syarat sertifikat bahasa Inggris.
  • Bagi pelamar Doctor by Research tanpa LoA, LPDP menurunkan standar skor minimal serta menambah opsi sertifikat bahasa dari perguruan tinggi dalam negeri.

Konsekuensi dan Manfaat Kebijakan Baru

Relaksasi ini berpotensi menurunkan hambatan biaya bagi calon penerima beasiswa yang sebelumnya harus membayar mahal untuk tes bahasa Inggris. Dengan kebijakan ini, diharapkan semakin banyak pelamar berkualitas yang dapat mengakses Beasiswa LPDP tanpa terbebani persyaratan administratif yang berlebihan.

Namun, LPDP menegaskan bahwa kemampuan bahasa Inggris tetap menjadi aspek penting karena standar akademik dan bahasa sudah dievaluasi secara ketat oleh perguruan tinggi tujuan. Dengan demikian, kualitas penerima beasiswa dipastikan tetap terjaga.

Jadwal dan Program Beasiswa LPDP Tahap II 2026

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II tahun 2026 resmi dibuka mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026. Program beasiswa yang tersedia meliputi:

  1. Beasiswa STEM Industri Strategis
  2. Beasiswa SHARE
  3. Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan
  4. Beasiswa Keolahragaan
  5. Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pelonggaran persyaratan bahasa Inggris oleh LPDP ini merupakan langkah progresif yang sangat relevan di tengah kondisi ekonomi global dan biaya pendidikan yang semakin mahal. Dengan menghapus kewajiban sertifikat bahasa untuk pelamar yang sudah mendapatkan LoA Unconditional, LPDP mengurangi beban finansial yang tidak perlu tanpa mengorbankan kualitas calon penerima beasiswa.

Langkah ini juga mencerminkan pengakuan atas standar seleksi bahasa yang sudah diterapkan oleh perguruan tinggi tujuan, sehingga LPDP dapat memfokuskan sumber dayanya pada aspek seleksi lain yang lebih strategis. Ini menjadi sinyal positif bahwa sistem beasiswa nasional mulai beradaptasi dengan kebutuhan dan dinamika pendidikan internasional.

Ke depan, yang perlu diantisipasi adalah bagaimana LPDP memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penerapan kebijakan ini agar tidak muncul celah kesenjangan kualitas. Selain itu, pelamar juga harus tetap mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris secara mandiri agar dapat sukses di jenjang studi lanjut, terutama di luar negeri.

Untuk informasi lebih lengkap dan pendaftaran, calon pelamar dapat mengunjungi laman resmi LPDP yang tertera di sumber berita ini serta situs resmi LPDP.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad