Curanmor Saat Salat Subuh di Musala Kebraon Surabaya, Motor Jemaah Raib

Mar 13, 2026 - 20:10
 0  6
Curanmor Saat Salat Subuh di Musala Kebraon Surabaya, Motor Jemaah Raib

Surabaya – Aksi curanmor atau pencurian sepeda motor kembali terjadi di kawasan Kota Surabaya, tepatnya di area parkir Musala Namiroh, Jalan Kebraon Gang V. Peristiwa ini berlangsung saat para jemaah sedang menunaikan salat Subuh, Kamis, 12 Maret 2026. Motor milik salah satu jemaah, Honda Beat bernopol L 4695 MU, raib digasak pelaku.

Ad
Ad

Motor tersebut milik Yunita, warga setempat, yang saat itu digunakan oleh suaminya untuk beribadah di musala tersebut. Sugeng, warga Kebraon, menjelaskan bahwa motor tersebut diparkir di depan musala bersama sekitar 15 motor jemaah lainnya.

Modus Pelaku dan Kejadian Pencurian Motor

Menurut keterangan Sugeng, dua pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor. Salah seorang turun dan langsung mendekati motor korban. Dengan menggunakan kunci T, pelaku merusak kunci stang motor dan kemudian melarikan diri bersama rekannya yang menunggu di atas motor.

“Dua pelaku, satu orang bertugas sebagai eksekutor, sedangkan temannya menunggu di atas motor di depan musala,” ujar Sugeng, Jumat, 13 Maret 2026.

Setelah selesai salat, korban mendapati motornya sudah tidak ada di tempat parkir. Pengecekan rekaman CCTV musala mengonfirmasi bahwa motor tersebut telah dicuri.

Respon Kepolisian dan Upaya Pencegahan

AKP Kusmianto, Kanit Reskrim Polsek Karangpilang, membenarkan laporan pencurian tersebut dan menyebut bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif untuk menangkap pelaku.

“Korban sudah melapor ke polsek. Kami akan melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya,” ujarnya.

Selain itu, Polsek Karangpilang juga menerapkan berbagai langkah preventif untuk meminimalisir kasus pencurian motor, seperti:

  • Program pemasangan alarm motor gratis bekerja sama dengan Honda MPM.
  • Patroli rutin Blue Light yang dilakukan secara berkala.
  • Imbauan kepada masyarakat agar selalu menggunakan kunci ganda atau gembok cakram saat memarkir motor.
  • Patroli dialogis di permukiman dan respons cepat terhadap laporan warga terkait tindak kejahatan.

Menurut Kusmianto, ini adalah kasus curanmor perdana yang terjadi di lingkungan musala tersebut. Pihak kepolisian terus mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak lengah terutama saat beribadah di tempat umum.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kejadian pencurian motor saat salat Subuh ini menunjukkan bahwa potensi kejahatan tetap mengintai di lingkungan yang semestinya menjadi tempat aman dan nyaman beribadah. Musala yang biasanya dianggap sebagai tempat suci dan terbuka bagi komunitas, ternyata tidak kebal dari aksi kriminal.

Fenomena ini menggarisbawahi perlunya peningkatan keamanan di tempat-tempat ibadah, baik melalui teknologi pengawasan seperti CCTV yang memadai maupun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga keamanan bersama. Program pemasangan alarm dan patroli yang digalakkan Polsek Karangpilang adalah langkah positif, namun tanpa partisipasi aktif warga, kejahatan semacam ini sulit diatasi.

Kedepannya, masyarakat juga harus meningkatkan kewaspadaan, terutama pada waktu-waktu rawan seperti dini hari. Selain itu, sinergi antara aparat kepolisian dan komunitas jemaah perlu diperkuat untuk menciptakan lingkungan ibadah yang aman dan nyaman tanpa rasa takut kehilangan barang berharga.

Kasus ini juga menjadi peringatan bagi seluruh kota besar di Indonesia, agar tidak menganggap remeh keamanan di tempat ibadah. Mari terus pantau perkembangan kasus ini dan dukung upaya kepolisian dalam memberantas kejahatan curanmor di Surabaya dan sekitarnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad