Teror Aktivis KontraS, Parlemen Desak Polri Tangkap Aktor Intelektual Pelaku

Mar 16, 2026 - 16:31
 0  3
Teror Aktivis KontraS, Parlemen Desak Polri Tangkap Aktor Intelektual Pelaku

JAKARTA – Insiden penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, memicu reaksi keras dari parlemen Indonesia. Kejadian yang terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Senen, Jakarta Pusat ini tidak dianggap sebagai tindakan kriminal biasa, melainkan sebagai serangan serius terhadap demokrasi dan kebebasan sipil.

Ad
Ad

Parlemen Desak Polri Usut Tuntas dan Tangkap Dalang Teror

Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, menegaskan pentingnya penanganan cepat dan profesional dari aparat kepolisian. Ia meminta agar penyelidikan tidak hanya berhenti pada penangkapan pelaku yang melakukan aksi fisik, tetapi juga menuntut pengungkapan dan penangkapan aktor intelektual yang berada di balik serangan tersebut.

"Kami prihatin dan mengecam keras aksi penyiraman air keras tersebut karena bukan sekadar kriminal biasa melainkan kejahatan terhadap demokrasi," tegas Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Lebih jauh, Komisi III DPR meminta agar proses hukum berjalan transparan dan profesional, tanpa diskriminasi terhadap siapa pun yang terlibat dalam perencanaan maupun pelaksanaan serangan itu.

"Komisi III DPR RI meminta kepada Polri untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras kepada Andrie Yunus secara cepat, transparan dan profesional serta segera mengungkap dan menangkap para pelakunya, baik yang merencanakan, memerintahkan, melaksanakan maupun melakukan perbantuan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan," papar Habiburokhman.

Serangan Terhadap Pembela HAM Hambat Komitmen Pemerintah

Teror terhadap Andrie Yunus ini juga dinilai sebagai bentuk perlawanan terhadap agenda perlindungan hak asasi manusia yang tengah diperjuangkan pemerintah. Komisi III DPR mengaitkan insiden tersebut dengan upaya resistensi terhadap program Asta Cita yang menjadi bagian dari komitmen Presiden Prabowo untuk memajukan dan melindungi HAM di Indonesia.

"Komisi III DPR RI menegaskan bahwa aksi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus merupakan bentuk resistensi atau perlawanan terhadap komitmen Pemerintahan Presiden Prabowo untuk memaksimalkan perlindungan, pemajuan, dan pemenuhan Hak Asasi Manusia," jelas Habiburokhman.

Kronologi dan Kondisi Korban

Insiden ini terjadi saat Andrie Yunus selesai melakukan rekaman podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia di Menteng. Tiba-tiba, sekelompok orang tidak dikenal melancarkan serangan menggunakan cairan keras yang menyebabkan luka serius pada korban.

Menurut Dimas Bagus Arya, Koordinator Badan Pekerja KontraS, diagnosis awal dari tim medis menunjukkan bahwa Andrie mengalami luka bakar hingga 24 persen yang meliputi area mata, wajah, dada, dan tangan. Saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus bukan hanya masalah kriminal biasa, melainkan indikasi serius terhadap melemahnya perlindungan terhadap aktivis hak asasi manusia di Indonesia. Aksi ini bisa menjadi sinyal bahaya bagi demokrasi, terutama ketika pelaku intelektual di balik peristiwa kekerasan tersebut belum terungkap.

Kejadian ini juga menyoroti pentingnya respons cepat dan transparan dari aparat penegak hukum untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan tidak ada ruang bagi intimidasi terhadap pembela HAM. Jika dibiarkan, serangan semacam ini dapat melemahkan semangat perjuangan HAM dan membahayakan kebebasan sipil secara luas.

Kedepannya, publik perlu mengawasi perkembangan kasus ini untuk memastikan bahwa seluruh pihak yang bertanggung jawab, baik pelaku langsung maupun dalang intelektual, diadili dengan adil. Hal ini krusial agar Indonesia tetap berada di jalur demokrasi yang menghormati hak asasi manusia dan menjamin perlindungan terhadap para aktivis yang berani memperjuangkan keadilan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad