Polda Maluku Perketat Pengawasan Pasar dan Pelabuhan Antisipasi Tindak Kriminal Lebaran

Mar 17, 2026 - 10:50
 0  4
Polda Maluku Perketat Pengawasan Pasar dan Pelabuhan Antisipasi Tindak Kriminal Lebaran

Kepolisian Daerah (Polda) Maluku melakukan pengetatan pengamanan dan pengawasan di sejumlah pasar dan pelabuhan utama di wilayahnya menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi tindakan kriminal selama masa peningkatan aktivitas masyarakat di Hari Raya Idul Fitri melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026.

Ad
Ad

Pengamanan Fokus di Titik Keramaian Strategis

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, menyampaikan bahwa titik-titik pengamanan utama mencakup Pasar Mardika, Pelabuhan Tulehu, Pelabuhan Hunimua, dan Pelabuhan Liang. Lokasi-lokasi ini diprediksi mengalami lonjakan aktivitas masyarakat yang signifikan dalam beberapa hari ke depan.

“Pengamanan difokuskan di sejumlah titik keramaian, yakni Pasar Mardika, Pelabuhan Tulehu dan Pelabuhan Hunimua, Liang yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Rositah di Ambon, Selasa.

Operasi pengamanan ini melibatkan personel dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku, serta puluhan anggota berpakaian sipil guna memperkuat pengawasan di pusat-pusat keramaian dan jalur utama mobilitas masyarakat.

Patroli dan Pengawasan Ketat di Pasar Mardika

Di Pasar Mardika, petugas melakukan patroli rutin dan pemantauan aktivitas perdagangan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah meningkatnya aktivitas belanja kebutuhan Lebaran. Kehadiran polisi di pasar ini juga untuk mencegah tindak kriminal seperti pencopetan, pencurian, dan pencurian kendaraan bermotor yang sering terjadi di lokasi ramai.

“Kehadiran petugas juga bertujuan mengantisipasi potensi tindak kriminal seperti pencopetan, pencurian, maupun pencurian kendaraan bermotor yang kerap terjadi di lokasi keramaian,” tambah Rositah.

Pengawasan Ketat di Pelabuhan untuk Kelancaran Arus Mudik

Di pelabuhan Tulehu dan Liang, pengamanan difokuskan pada aktivitas keberangkatan dan kedatangan kapal yang mengangkut para pemudik. Petugas melakukan pemantauan proses naik turun penumpang dan kendaraan secara ketat serta pemeriksaan barang bawaan guna mengantisipasi gangguan keamanan, termasuk peredaran minuman keras yang dilarang.

Menurut Rositah, langkah ini merupakan upaya preventif untuk menjaga agar aktivitas masyarakat menjelang Lebaran berjalan aman dan tertib.

Operasi Ketupat Salawaku 2026 dan Kekuatan Personel

Operasi Ketupat Salawaku 2026 merupakan operasi kepolisian terpusat yang dirancang untuk mengamankan rangkaian perayaan Idul Fitri, termasuk pengamanan arus mudik dan balik di wilayah Maluku. Polda Maluku mengerahkan total 2.201 personel gabungan yang terdiri dari:

  • 252 personel dari Polda Maluku
  • 1.696 personel dari Polres/Polresta jajaran
  • 637 personel dari unsur terkait seperti TNI, pemerintah daerah, dan instansi pendukung lainnya

Pengamanan difokuskan pada 1.353 lokasi strategis meliputi:

  • 1.256 masjid
  • 380 lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri
  • 88 tempat wisata
  • 41 pelabuhan
  • 10 bandara
  • 32 pusat perbelanjaan dan pasar

Selain itu, puluhan pos pengamanan dan pelayanan didirikan di titik-titik strategis, dengan rincian:

  • 44 Pos Pengamanan
  • 24 Pos Pelayanan
  • 10 Pos Terpadu

Imbauan dan Harapan dari Polda Maluku

Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap barang bawaan masing-masing dan menjaga ketertiban saat berada di tempat keramaian maupun selama perjalanan mudik.

“Melalui pengamanan di sejumlah titik tersebut, diharapkan situasi kamtibmas tetap terjaga sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Rositah.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, langkah yang diambil oleh Polda Maluku dengan mengintensifkan pengawasan di pasar dan pelabuhan sangat strategis mengingat lokasi tersebut menjadi titik rawan tindak kriminal selama masa mudik Lebaran. Operasi Ketupat Salawaku 2026 tidak hanya fokus pada aspek kelancaran lalu lintas, tetapi juga pengamanan sosial yang kerap luput dari perhatian publik.

Selain mencegah kejahatan seperti pencopetan dan pencurian kendaraan bermotor, kehadiran aparat berpakaian sipil menambah dimensi pengawasan yang lebih fleksibel dan efektif. Ini penting karena pelaku kriminal sering memanfaatkan kerumunan untuk beraksi tanpa terdeteksi.

Ke depan, masyarakat harus tetap waspada dan turut berperan aktif dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Polda Maluku juga perlu terus memonitor efektivitas operasi ini dan menyesuaikan strategi jika ditemukan potensi ancaman baru. Pengawasan ketat di pelabuhan juga berkaitan erat dengan keselamatan transportasi dan mencegah masuknya barang terlarang yang dapat mengganggu kondusivitas wilayah.

Dengan persiapan matang dan sinergi antara aparat kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Maluku dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kebahagiaan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad