Penyintas Banjir Tapsel Tetap Antusias Bayar Zakat Fitrah di Masjid At-Taqwa

Mar 19, 2026 - 00:40
 0  3
Penyintas Banjir Tapsel Tetap Antusias Bayar Zakat Fitrah di Masjid At-Taqwa

Penyintas bencana banjir bandang yang masih bertahan di Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menunjukkan semangat tinggi dalam menunaikan kewajiban pembayaran zakat fitrah di Masjid At-Taqwa.

Ad
Ad

Meski kondisi pascabanjir masih menyulitkan, warga seperti Erizal Kotto menegaskan bahwa zakat fitrah bukan hanya kewajiban agama yang harus dipenuhi, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian sosial yang dapat meringankan beban sesama yang membutuhkan.

“Bukan hanya sekedar menggugurkan kewajiban, kegiatan pembayaran zakat fitrah ini juga bisa meringankan saudara-saudara kita yang memang membutuhkan,” ujar Erizal Kotto kepada ANTARA, Rabu.

Erizal, yang berprofesi sebagai buruh kasar, merasa bertanggung jawab melunasi zakat fitrah untuk seluruh anggota keluarganya yang berjumlah delapan orang. Ia mengaku menggunakan beras sebanyak kurang lebih 20 kg untuk zakat keluarganya.

“Kami ada delapan orang dalam satu keluarga ini, jadi kita zakat fitrah ini dengan menggunakan beras sebanyak kurang lebih 20 kg,” tambahnya.

Penurunan Muzakki karena Dampak Banjir

Henri Tampubolon, ketua panitia pembayaran zakat di Masjid At-Taqwa, menjelaskan bahwa tahun ini terjadi penurunan sekitar 60 persen jumlah muzakki yang membayar zakat fitrah di masjid tersebut. Penurunan ini disebabkan banyak warga yang sudah tidak menetap di rumah mereka setelah bencana banjir bandang dan kini tersebar di berbagai tempat.

“Sampai saat ini sudah terdapat kurang lebih 50 orang yang berzakat baik dengan uang maupun beras,” ujarnya.

Meski begitu, Henri mengapresiasi keteguhan warga yang tetap datang ke masjid untuk menunaikan kewajiban zakat, walaupun masih mengalami kesulitan akibat bencana.

“Tapi kami bersyukur, masih banyak warga desa sini yang datang untuk melaksanakan kewajiban ini,” kata Henri.

Rincian Pembayaran Zakat di Masa Pascabencana

Di Masjid At-Taqwa, mayoritas muzakki memilih membayar zakat menggunakan beras. Dari total masyarakat yang membayar zakat:

  • 60 persen menggunakan beras dengan besaran zakat 2,5 kg per orang.
  • 40 persen membayar menggunakan uang tunai sebesar Rp40 ribu per orang.

Semua hasil zakat yang terkumpul akan disalurkan oleh panitia pada Kamis, 19 Maret 2026, kepada mereka yang membutuhkan di sekitar desa tersebut.

Kontribusi Zakat di Tengah Kesulitan Pascabencana

Pelaksanaan zakat fitrah di tengah situasi pascabanjir ini menunjukkan bagaimana kekuatan solidaritas sosial masih tetap hidup di masyarakat meski mereka tengah menghadapi kesulitan besar. Kewajiban agama ini juga berperan sebagai sarana pemulihan sosial dan ekonomi bagi warga yang terdampak.

“Zakat fitrah ini bukan hanya kewajiban ibadah, tapi juga bentuk kepedulian nyata untuk saling membantu sesama,” imbuh Erizal.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, semangat penyintas bencana banjir di Desa Huta Godang untuk tetap membayar zakat fitrah merupakan cerminan kuatnya solidaritas dan keimanan masyarakat di tengah krisis. Meskipun banyak yang kehilangan tempat tinggal dan sumber penghasilan, mereka tidak mengabaikan kewajiban agama yang juga berfungsi sebagai mekanisme sosial untuk membantu yang kurang mampu.

Penurunan jumlah muzakki hingga 60 persen memang menunjukkan dampak serius bencana terhadap kestabilan sosial dan ekonomi masyarakat. Namun, keberlangsungan pembayaran zakat oleh puluhan warga yang tersisa menjadi harapan agar bantuan bisa terus mengalir ke korban terdampak dan mempercepat proses pemulihan.

Ke depan, pemerintah daerah dan lembaga zakat perlu meningkatkan sinergi untuk menjangkau warga penyintas yang tersebar agar penyaluran bantuan zakat lebih merata dan tepat sasaran. Masyarakat juga harus terus didorong agar tetap menjaga kewajiban sosial ini sebagai bagian penting dari pemulihan pascabencana.

Simak terus update terbaru mengenai kondisi penyintas banjir di Tapanuli Selatan dan perkembangan program zakat sosial di wilayah terdampak.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad