Warga Agam Gelar Salat Idulfitri di Tengah Jejak Banjir Bandang dan Longsor

Mar 21, 2026 - 15:10
 0  4
Warga Agam Gelar Salat Idulfitri di Tengah Jejak Banjir Bandang dan Longsor

Warga Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menggelar salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Raya Maninjau pada Sabtu, 21 Maret 2026. Pelaksanaan salat Id tetap berlangsung meski kondisi lingkungan sekitar masih dipenuhi jejak banjir bandang dan longsor yang baru saja melanda wilayah tersebut.

Ad
Ad

Salat Id Beralih ke Masjid Karena Kondisi Lapangan Rusak

Menurut Aris Munandar, pengurus Masjid Raya Maninjau, awalnya pelaksanaan salat Id direncanakan di lapangan SMP Negeri 1 Tanjung Raya yang biasa digunakan untuk kegiatan massal. Namun, hujan deras yang mengguyur sehari sebelumnya menyebabkan lapangan tersebut berubah menjadi berbatu dan berpasir, membuatnya tidak layak dijadikan tempat salat.

"Lapangan sekarang dalam keadaan berbatu dan berpasir. Akhirnya, ketua koordinator Hari Besar Islam Kanagarian Maninjau memutuskan pelaksanaan salat Idulfitri dipusatkan di masjid," ujar Aris, dikutip dari Antara.

Meski Masjid Raya Maninjau berjarak sekitar 700 meter dari sungai yang kini dipenuhi bebatuan besar hasil banjir bandang, salat Id berlangsung dengan khidmat dan dihadiri ratusan jemaah dari berbagai jorong di Nagari Maninjau.

Dukungan dan Penyesuaian Pemulihan Pasca Bencana

Untuk menampung jumlah jemaah, pengurus masjid membuka lantai dua khusus untuk perempuan dan menyiapkan karpet di halaman masjid. Aris memperkirakan sekitar 500 warga mengikuti salat Id kali ini, yang jumlahnya menurun dibandingkan biasanya ketika salat dilakukan di lapangan terbuka.

Penurunan jumlah jemaah ini tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi pasca-bencana, tetapi juga karena salat Idulfitri tahun ini dibagi menjadi dua hari pelaksanaan.

Selain itu, dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri, zakat fitrah difokuskan untuk membantu janda-janda yang terdampak bencana sebagai bentuk perhatian sosial.

"Sebagai pendukung untuk menyambut Hari Raya Idulfitri, zakat fitrah juga difokuskan bagi janda-janda yang terkena dampak bencana," tambah Aris.

Kondisi Lingkungan Setelah Banjir Bandang dan Longsor

Kondisi di sekitar lapangan dan bantaran sungai masih menunjukkan kerusakan parah akibat banjir bandang. Tumpukan batu besar dan pasir memenuhi aliran sungai, menandakan proses pemulihan belum selesai.

Di seberang sungai, sejumlah rumah mengalami kerusakan berat, dengan dinding yang jebol, atap hilang, dan isi rumah yang tertimbun bebatuan. Situasi ini serupa terjadi di puluhan rumah lain yang berada di sekitar sungai.

Berdasarkan data dari Dashboard Satu Data Bencana Sumatera Barat, tercatat dua unit rumah di Nagari Maninjau hilang terbawa arus banjir, sementara 115 unit lainnya terdampak kerusakan. Total kerugian akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp44,8 miliar.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pelaksanaan salat Idulfitri di tengah sisa-sisa bencana banjir bandang dan longsor di Agam ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan simbol kuatnya ketahanan masyarakat setempat. Meskipun menghadapi kondisi yang berat, warga tetap menunjukkan semangat kebersamaan dan keimanan yang kokoh untuk melanjutkan tradisi lebaran.

Fokus zakat fitrah yang dialokasikan khusus untuk janda-janda terdampak bencana menjadi langkah sosial yang strategis, menandakan adanya upaya terpadu untuk meringankan beban korban sekaligus memperkuat jaringan solidaritas komunitas.

Ke depan, perhatian lebih besar terhadap proses pemulihan infrastruktur dan pemukiman harus menjadi prioritas pemerintah dan pemangku kepentingan. Mengingat kerusakan yang luas dan besarnya nilai kerugian, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat sangat penting untuk mempercepat rehabilitasi sehingga kehidupan sosial dan ekonomi bisa kembali normal.

Warga dan pihak terkait diharapkan terus mengikuti perkembangan pemulihan dan berpartisipasi aktif dalam proses rekonstruksi. Salat Id di Masjid Raya Maninjau menjadi pengingat bahwa di balik tantangan besar, ada semangat yang tak kalah besar untuk bangkit dan membangun kembali.

Terus ikuti update berita terkait bencana dan pemulihan di Sumatera Barat untuk informasi terbaru dan langkah-langkah penanganan yang sedang dilakukan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad