Banjir Terjang Jalur Pantura Pasuruan, Lalu Lintas Lumpuh Total Malam Ini

Mar 25, 2026 - 00:50
 0  1
Banjir Terjang Jalur Pantura Pasuruan, Lalu Lintas Lumpuh Total Malam Ini

Banjir merendam jalur Pantura Pasuruan pada malam hari Rabu, 25 Maret 2026, sehingga menyebabkan lalu lintas lumpuh total. Genangan air yang cukup dalam membuat kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintas, memicu antrean panjang di kawasan Beji yang menghubungkan Gempol dan Bangil.

Ad
Ad

Menurut laporan dari detikjatim, banjir terjadi di beberapa titik strategis, seperti jalur Pantura di Beji, Jalan Raya Cangkringmalang di Kecamatan Beji, serta ruas jalan utama Pandaan-Malang di Sukorejo dan depan pasar Wonorejo. Bahkan, di Jalan Ir Juanda, Kota Pasuruan, juga terdampak banjir sehingga jalan tersebut terpaksa ditutup dan kendaraan dialihkan.

Banjir Sebabkan Kemacetan dan Pengalihan Arus Lalu Lintas

Banjir yang terjadi di jalur Pantura Pasuruan ini terutama bertepatan dengan puncak arus balik H+3 Lebaran, di mana volume kendaraan meningkat signifikan. Akibatnya, kemacetan parah tak terhindarkan. Banyak pengendara roda dua yang nekat menerobos banjir hingga motornya mogok di tengah jalan.

Untuk mengatasi kondisi ini, personel Satlantas Polres Pasuruan dikerahkan langsung ke lokasi untuk mengatur arus lalu lintas agar kendaraan dialihkan ke jalur alternatif seperti Jalur Lingkar Selatan dan jalan tol. Kepala UPT P3 LLAJ Dishub Jatim, Yulianto, menyatakan, "Dialihkan sejak pukul 21.30 dan sampai saat ini jalan masih ditutup."

Lokasi Banjir dan Dampaknya di Pasuruan

  • Jalur Pantura Beji: Genangan air cukup dalam, tidak bisa dilalui kendaraan.
  • Jalan Raya Cangkringmalang di Kecamatan Beji: Terendam banjir, menghambat akses.
  • Jalan utama Pandaan-Malang di Sukorejo dan depan Pasar Wonorejo: Terjadi genangan yang mengganggu arus kendaraan.
  • Jalan Ir Juanda, Kota Pasuruan: Jalur ditutup dan kendaraan dialihkan.

Banjir di jalur-jalur utama ini sangat mengganggu mobilitas warga dan aktivitas transportasi selama masa arus balik Lebaran.

Upaya Penanganan dan Imbauan untuk Pengendara

Petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan setempat terus memantau situasi dan berkoordinasi untuk mengurangi dampak kemacetan. Mereka mengimbau pengendara untuk tidak nekat melintasi genangan air yang dalam demi keselamatan dan menghindari mogok di tengah jalan.

Pengalihan arus ke jalur alternatif seperti tol dan Jalur Lingkar Selatan menjadi solusi sementara agar kendaraan tetap bergerak dan kemacetan tidak semakin parah.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif demi keselamatan dan kelancaran perjalanan," ujar Kepala UPT P3 LLAJ Dishub Jatim, Yulianto.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, banjir yang melanda jalur Pantura Pasuruan di saat puncak arus balik Lebaran ini menjadi contoh nyata bagaimana infrastruktur dan sistem manajemen bencana di daerah rawan banjir masih perlu diperkuat. Kerentanan terhadap genangan air mengakibatkan gangguan parah pada arus lalu lintas yang berdampak langsung pada mobilitas masyarakat dan ekonomi lokal.

Selain itu, pengendara yang nekat menerobos banjir memperlihatkan kurangnya edukasi dan kesiapan menghadapi kondisi darurat seperti ini. Ke depannya, pemerintah daerah dan aparat kepolisian harus mengintensifkan sosialisasi keselamatan berkendara saat banjir dan mempercepat pembangunan drainase serta sistem peringatan dini bencana banjir.

Perhatian ekstra juga harus diberikan pada titik-titik rawan banjir di jalur-jalur utama nasional, terutama saat musim hujan dan momentum puncak arus mudik atau balik Lebaran. Penguatan infrastruktur dan koordinasi antarinstansi akan menjadi kunci untuk mengurangi dampak kemacetan dan potensi kecelakaan di masa depan.

Untuk pembaca, disarankan agar selalu memantau update kondisi jalan dan ikuti arahan petugas saat melintas di wilayah terdampak banjir. Perjalanan yang aman dan lancar sangat bergantung pada kewaspadaan dan kepatuhan pengendara terhadap informasi resmi.

Situasi ini juga mengingatkan kita pentingnya investasi jangka panjang dalam infrastruktur transportasi dan mitigasi bencana untuk mendukung kelancaran mobilitas nasional, khususnya di jalur vital seperti Pantura.

Terus pantau informasi terbaru dari sumber resmi agar tidak terjebak kemacetan dan risiko di jalur Pasuruan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad