Pasar Drone Siap Meledak karena AI dan Konflik, Ini Cara Memanfaatkannya

Mar 26, 2026 - 03:10
 0  4
Pasar Drone Siap Meledak karena AI dan Konflik, Ini Cara Memanfaatkannya

Pasar drone global kini memasuki fase pertumbuhan pesat yang dipicu oleh peningkatan pengeluaran pertahanan dunia serta kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI). Kondisi ini semakin diperparah oleh ketegangan geopolitik, khususnya konflik di Timur Tengah dan perang di Iran, yang mengakselerasi permintaan drone, terutama di sektor militer. Perusahaan seperti AeroVironment dan Kratos Defense & Security Solutions menjadi sorotan utama sebagai penerima manfaat terbesar dari tren ini.

Ad
Ad

Lonjakan Permintaan Drone Militer di Tengah Konflik Global

Menurut analis Barclays, Zornitsa Todorova, drone saat ini menjadi sebuah perwujudan fisik AI yang memanfaatkan kecerdasan buatan dalam navigasi, sensor, otonomi, dan pengambilan keputusan. Dalam laporannya, ia menyebut bahwa penggunaan drone di sektor pertahanan menyumbang hingga 50% pertumbuhan pasar terbaru, terutama melalui peningkatan pesat penggunaan drone jenis swarm berbiaya rendah dan dapat dikorbankan.

"Drone merupakan ekspresi inti AI dalam pertahanan," tulis Todorova, "Mereka mengandalkan AI untuk navigasi, sensor, otonomi, dan pengambilan keputusan."

Pasar drone diperkirakan akan terus bertumbuh secara eksponensial, dengan ukuran pasar yang diprediksi meningkat dari sekitar 20 miliar dolar AS pada 2020 menjadi lebih dari 40 miliar dolar AS pada 2025. Selain itu, jumlah paten terkait drone naik hingga 45 kali lipat sejak 2012. Proyeksi jangka panjang bahkan memperkirakan pasar drone akan mencapai 250 miliar dolar AS pada 2035, menjadikannya salah satu dari empat mesin pertumbuhan utama Physical AI, hanya kalah dari kendaraan otonom.

Peran Perusahaan AeroVironment dan Kratos dalam Pasar Drone Militer

Di tengah eskalasi konflik, terutama perang di Iran dan ketegangan di Timur Tengah, permintaan akan drone taktis dan sistem anti-drone (counter-UAS) semakin meningkat. Analis Canaccord Genuity, Austin Moeller, menilai perusahaan seperti AeroVironment sangat diuntungkan oleh situasi ini.

"AeroVironment tengah mengembangkan senjata laser LOCUST yang telah diterapkan pada varian SHORAD Stryker yang dikirim ke Timur Tengah," tulis Moeller. "Mereka juga mendapatkan kontrak senilai 96 juta dolar AS untuk memasok rudal Freedom Eagle-1 C-UAS kepada Angkatan Darat AS serta meningkatkan penjualan sistem peperangan elektronik TITAN."

Selain itu, Moeller menilai AeroVironment dan Kratos merupakan pemain utama dalam pengembangan drone serangan sekali pakai dan attritable (drone yang dapat digunakan ulang namun cukup murah jika hilang dalam pertempuran). Drone seperti Kratos Valkyrie Group 5 memiliki jangkauan operasional hingga 5.500 km, memungkinkan serangan jauh ke wilayah seperti Iran atau China dari posisi strategis di Taiwan atau pulau-pulau Pasifik.

Sementara itu, drone AeroVironment Red Dragon menawarkan jangkauan hingga 400 km, dan varian Switchblade 400 dapat terbang hingga 65 km, memberikan keunggulan dalam operasi taktis jarak menengah.

Penggunaan Drone Meluas ke Sektor Sipil

Selain sektor pertahanan, Todorova juga melihat potensi besar penggunaan drone di sektor sipil yang terus berkembang, terutama dalam bidang pertanian, logistik, dan pengiriman. Saat ini, sekitar 55% pasar drone digunakan untuk keperluan sipil dan diprediksi akan meningkat menjadi 65% pada 2035.

Dalam pertanian, drone digunakan untuk meningkatkan presisi dan efisiensi, seperti aplikasi pupuk, pestisida, penanaman benih, pemantauan tanaman, hingga pengangkutan hasil panen. Teknologi ini dapat memangkas biaya operasional hingga 70% dibandingkan penyemprotan manual dan mengurangi penggunaan air sekitar 90%.

DJI, produsen drone terkemuka, melaporkan bahwa pada akhir 2024 terdapat sekitar 400.000 drone pertanian aktif di seluruh dunia, naik dari 80.000 unit pada 2020. Jika tren ini berlanjut, angka ini bisa mencapai 3,5 juta pada 2035.

Selain itu, penggunaan drone dalam manajemen inventaris dan pengiriman logistik juga menunjukkan potensi signifikan dengan kemampuannya meningkatkan keselamatan dan efisiensi, serta mengurangi beban tenaga kerja.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kombinasi antara kemajuan AI dan ketegangan geopolitik saat ini menciptakan momentum luar biasa bagi pasar drone, khususnya di sektor pertahanan. Perusahaan seperti AeroVironment dan Kratos tidak hanya akan mendapatkan keuntungan jangka pendek dari peningkatan pesanan militer, tetapi juga berpotensi menjadi pemimpin dalam inovasi drone yang akan mengubah paradigma peperangan modern.

Namun, dampak jangka panjang dari perkembangan ini juga perlu diwaspadai, seperti perlombaan senjata drone yang bisa memperburuk ketegangan regional dan risiko keamanan dunia maya yang meningkat akibat sistem otonom berbasis AI. Di sisi lain, adopsi drone yang meluas di sektor sipil menunjukkan bahwa teknologi ini bukan hanya alat perang, melainkan juga solusi produktivitas dan efisiensi yang berdampak luas.

Ke depan, penting bagi publik dan pelaku industri untuk terus mengikuti perkembangan ini, terutama regulasi dan inovasi teknologi yang akan menentukan arah pasar drone global. Informasi lebih lengkap dapat dilihat pada laporan asli CNBC di sini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad