Pengguna Gmail Otomatis Terdaftar ke Fitur Kontroversial, Begini Cara Mematikannya

Mar 28, 2026 - 23:30
 0  5
Pengguna Gmail Otomatis Terdaftar ke Fitur Kontroversial, Begini Cara Mematikannya

Pengguna Gmail baru-baru ini menemukan bahwa mereka otomatis terdaftar pada sebuah pengaturan yang memungkinkan Google mengakses isi email dan lampiran mereka untuk melatih model AI. Hal ini memicu kekhawatiran soal privasi dan keamanan data pribadi. Jika Anda tidak ingin data email Anda digunakan untuk keperluan tersebut, Anda harus melakukan pengaturan manual untuk menonaktifkan fitur ini.

Ad
Ad

"Pesan PENTING untuk semua pengguna Gmail. Anda telah otomatis TERDAFTAR untuk membolehkan Gmail mengakses semua pesan pribadi dan lampiran Anda untuk melatih model AI," ungkap insinyur Dave Jones melalui akun X (sebelumnya Twitter) pekan ini. "Anda harus mematikan fitur Smart Features secara manual di menu Pengaturan pada DUA lokasi berbeda."

Apa Sebenarnya Fitur Ini dan Mengapa Jadi Kontroversi?

Google menyatakan dalam privacy policy mereka bahwa data digunakan untuk meningkatkan layanan dan mengembangkan produk baru seperti Google Translate, Gemini Apps, dan kemampuan AI Cloud. Namun, laporan Bloomberg mengungkap adanya gugatan class action yang menuduh Google secara "rahasia" mengaktifkan fitur Gemini untuk mengakses seluruh riwayat komunikasi pengguna, termasuk setiap email dan lampiran yang dikirim maupun diterima di akun Gmail.

Google membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa "fitur Smart Features Gmail sudah ada selama bertahun-tahun" dan mereka tidak menggunakan konten Gmail untuk melatih model AI Gemini. Namun, bagi pengguna yang tetap khawatir soal privasi, penting untuk mengetahui cara mematikan fitur ini.

Cara Mematikan Fitur Otomatis AI Training di Gmail

Untuk menonaktifkan fitur ini, pengguna harus melakukan langkah manual di dua lokasi berbeda dalam pengaturan Gmail.

  1. Pada desktop: Klik ikon roda gigi (settings) di pojok kanan atas Gmail, lalu masuk ke tab "General". Di sana, cari opsi untuk mematikan "Smart features" dan hilangkan centangnya.
  2. Kemudian, klik opsi "Manage Workplace smart feature settings" yang akan membuka pop-up kedua. Di sini Anda bisa menonaktifkan fitur Workspace dan produk Google lain yang terintegrasi. Ini juga akan mematikan fitur "Ask Gemini" yang meringkas konten, serta personalisasi pencarian dan penambahan acara otomatis ke kalender dari email Anda.

Untuk pengguna mobile: Masuk ke halaman settings (biasanya di bagian bawah menu inbox), pilih "Data privacy," lalu matikan "Smart features". Selanjutnya, buka menu "Google Workspace smart features" untuk mematikan fitur serupa di aplikasi Google Workspace dan produk lainnya.

Efek Mematikan Fitur Ini

Perlu diperhatikan, saat Anda mematikan fitur ini, beberapa fungsi Gmail yang biasa digunakan akan ikut hilang, seperti:

  • Smart Compose (penulisan cerdas otomatis)
  • Pemilahan email ke dalam kategori seperti "promotional" dan "social"
  • Pemeriksaan ejaan, tata bahasa, dan koreksi otomatis

Jadi Anda harus mempertimbangkan apakah kehilangan fitur-fitur ini sepadan dengan perlindungan privasi ekstra yang Anda dapatkan. Namun bagi banyak pengguna yang sangat peduli dengan privasi, langkah ini adalah pilihan yang lebih baik daripada membiarkan data mereka digunakan tanpa persetujuan eksplisit.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kontroversi soal fitur AI training ini mencerminkan ketegangan yang semakin tajam antara inovasi teknologi dan perlindungan privasi pengguna. Di satu sisi, perusahaan seperti Google berusaha mengoptimalkan AI mereka dengan data yang sangat besar dan beragam. Namun di sisi lain, pengguna memiliki hak atas kontrol atas data pribadi mereka, terutama ketika data tersebut sangat sensitif seperti isi email.

Penting bagi pengguna untuk proaktif dalam mengelola pengaturan privasi mereka, karena pengaturan default tidak selalu memihak pada perlindungan data pribadi. Kasus ini juga menjadi peringatan untuk regulasi yang lebih ketat dan transparansi yang lebih besar dari perusahaan teknologi besar.

Kedepannya, pengguna harus terus mengikuti update kebijakan dari Google dan perusahaan teknologi lainnya serta memahami implikasi dari fitur-fitur baru yang dihadirkan, terutama yang menyangkut kecerdasan buatan dan data pribadi.

Untuk informasi lebih lengkap dan panduan resmi, Anda dapat membaca sumber artikel asli di HuffPost dan mengikuti perkembangan berita teknologi terbaru di media terpercaya seperti CNN Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad