Owlcat Pastikan RPG The Expanse 100% Buatan Manusia Meski Gunakan AI Generatif

Mar 29, 2026 - 16:00
 0  4
Owlcat Pastikan RPG The Expanse 100% Buatan Manusia Meski Gunakan AI Generatif

Studio pengembang Owlcat kembali menegaskan bahwa RPG terbaru mereka, The Expanse: Osiris Reborn, akan sepenuhnya dibuat oleh manusia pada versi akhirnya, meskipun dalam proses pengembangan mereka menggunakan teknologi generative AI atau kecerdasan buatan generatif.

Ad
Ad

Penggunaan AI Generatif dalam Pengembangan RPG

Dalam wawancara dengan Eurogamer, manajer humas Owlcat, Katharina Popp, menjelaskan bahwa AI generatif hanya dipakai untuk mempercepat proses prototyping dan pembuatan placeholder selama pengembangan. Ia menegaskan, "Kami tidak menggunakan AI untuk membuat aset yang akan ada di dalam game… Kami banyak menggunakannya untuk prototipe, mencoba berbagai hal, dan placeholder. Semua itu akan diganti pada akhirnya."

Lebih lanjut, Popp menambahkan, "Ini pada dasarnya untuk mempercepat iterasi. Tapi kami tidak menggunakan AI untuk menulis naskah, tidak menggunakan aktor suara AI, jadi semua yang akan ada di versi final pasti 100 persen buatan manusia."

Latar Belakang dan Penjelasan Resmi Owlcat

Dua tahun lalu, Owlcat pernah mengonfirmasi penggunaan AI generatif dalam sebuah lowongan pekerjaan untuk posisi seniman konsep. Dalam balasannya saat itu, Owlcat menyatakan bahwa AI digunakan eksklusif untuk mendukung konsep tambahan dan mempercepat beberapa proses internal, bukan untuk hasil seni final. Mereka menyebut AI sebagai alat untuk:

  • Penelusuran kreatif
  • Inspirasi
  • Koordinasi visi sebelum memulai proses konseptualisasi

Namun, definisi "inspirasi" dan "penelusuran kreatif" ini menjadi agak kabur dan sulit dibedakan dari proses konseptualisasi itu sendiri. Apalagi, dengan adanya sumber materi yang kaya seperti serial TV dan sembilan novel yang menjadi basis cerita, penggunaan AI untuk mendapatkan inspirasi dianggap kurang perlu oleh sebagian pihak.

Respon Komunitas dan Tren AI dalam Industri Game

Penggunaan AI generatif dalam game bukanlah hal baru dan sering kali menimbulkan kontroversi di kalangan pemain. Contohnya, ketika ditemukan karya seni AI di game Crimson Desert, pengembang Pearl Abyss menyatakan bahwa aset tersebut hanya prototipe yang akan diganti. Hal serupa juga terjadi pada Anno 117: Pax Romana dan Clair Obscur: Expedition 33. Bahkan, studio ternama seperti Larian membatasi penggunaan AI generatif hanya pada tahap awal ideasi.

Namun, sebagian pemain tetap skeptis. Seorang pengguna di Bluesky, tickdowntozero, berkomentar, "Tidak mungkin 100% buatan manusia dan sekaligus menggunakan AI generatif. Jadi aku lebih mudah mengabaikan game ini." Sementara Dylan Macri menambahkan, "Respons ini sudah bikin marah orang sebanyak 47 kali sebelumnya, tapi mungkin kalau kita gunakan AI tanpa perubahan, akan berhasil."

Di Reddit, seorang pengguna Cold-Engineering-960 mengungkapkan kecewaannya sebagai kreator: "Membuat prototipe dengan AI akan menjadi hal yang biasa, dan itu terasa tidak etis, walaupun menghapus bagian yang dilatih dari karya seni curian."

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pernyataan Owlcat ini mencerminkan dilema besar dalam industri game saat ini: bagaimana memanfaatkan teknologi AI generatif secara etis tanpa mengorbankan nilai karya seni manusia. Meskipun penggunaan AI untuk prototipe dan inspirasi bisa mempercepat pengembangan, ada kekhawatiran bahwa ketergantungan berlebihan pada AI dapat mengurangi orisinalitas dan kreativitas sejati yang selama ini menjadi ciri khas game berkualitas.

Selain itu, ketidakjelasan batasan penggunaan AI dalam proses kreatif membuat publik dan komunitas game semakin waspada. Hal ini menuntut studio untuk lebih transparan dan bertanggung jawab dalam mengkomunikasikan peran AI dalam karya mereka agar tidak menimbulkan kecurigaan atau kemarahan pemain.

Ke depan, hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana regulasi dan standar industri berkembang untuk mengatur penggunaan AI dalam pembuatan konten kreatif, terutama dalam game yang memiliki pengaruh besar terhadap budaya populer dan ekonomi hiburan. Studi kasus seperti Owlcat akan menjadi benchmark penting dalam diskusi ini.

Untuk informasi lebih lengkap dan update terbaru, Anda bisa membaca artikel aslinya di PC Gamer dan mengikuti perkembangan industri game dari media terpercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad