Bos Mafia Skotlandia Steven Lyons Dibekuk di Bali, Ini Rekam Jejak Kejahatannya

Mar 30, 2026 - 13:50
 0  4
Bos Mafia Skotlandia Steven Lyons Dibekuk di Bali, Ini Rekam Jejak Kejahatannya

Steven Lyons, bos mafia terkenal asal Skotlandia, berhasil ditangkap petugas Imigrasi Indonesia di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, pada Sabtu (28/03). Penangkapan terhadap pria berusia 45 tahun ini merupakan hasil dari kerja sama internasional yang melibatkan kepolisian di Skotlandia, Spanyol, dan Interpol. Setelah penangkapan, Lyons akan diterbangkan ke Jakarta pada Senin (30/03) untuk diserahkan ke NCB Mabes Polri, yang menjadi perwakilan Interpol di Indonesia.

Ad
Ad

Siapa Steven Lyons dan Jejak Kejahatannya?

Steven Lyons merupakan pimpinan klan Lyons yang berbasis di Cumbernauld, North Lanarkshire, Skotlandia. Klan ini dikenal sebagai salah satu kelompok mafia yang terlibat dalam perseteruan berdarah lebih dari 20 tahun dengan kelompok rivalnya, klan Daniel yang berpusat di Glasgow. Selama konflik ini, sejumlah kekerasan dan penembakan terjadi, termasuk insiden penembakan yang menewaskan sepupu Lyons, Michael Lyons, pada 2006.

Setelah beberapa lama beroperasi di Skotlandia, Lyons pindah ke Spanyol dan kemudian menetap di Dubai, Uni Emirat Arab. Di sana, ia membangun aliansi dengan kelompok kriminal Kinahan yang berbasis di Dubai, termasuk hubungan dekat dengan Daniel Kinahan, mantan promotor tinju dan putra pendiri kelompok tersebut. Menurut produser dokumenter Kinahan: The True Story of Ireland's Mafia, pada pertengahan 2010-an klan Lyons berkembang pesat dengan memanfaatkan jaringan kartel kriminal global.

Penangkapan dan Operasi Internasional

Penangkapan Steven Lyons di Bali terjadi setelah sistem Imigrasi Indonesia mendeteksi adanya Red Notice dari Interpol yang mengidentifikasi Lyons sebagai buronan internasional. Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Polisi Ariasandy, menyatakan bahwa Lyons hanya dititipkan di Bali dan akan segera diserahkan kepada NCB Mabes Polri untuk proses hukum lebih lanjut.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bali, Bugie Kurniawan, menyebut penangkapan ini sebagai sinyal kuat bahwa Bali tidak akan menjadi tempat aman bagi buronan internasional. Sementara itu, Felucia Sengky Ratna, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, menegaskan bahwa pengawasan keimigrasian di Bali berjalan efektif dan responsif terhadap ancaman kejahatan lintas negara.

Jaringan Kriminal dan Perang Antar Klan

Selain terlibat dalam perseteruan berdarah di Skotlandia, Lyons juga diduga kuat menjadi otak dari pengelolaan perusahaan fiktif dan tindak pencucian uang internasional. Pada Mei 2025, dua anggota keluarganya, Eddie Lyons Jr dan Ross Monaghan, tewas ditembak di sebuah bar di Fuengirola, Costa del Sol, Spanyol. Penembakan ini diduga terkait dengan konflik antar kelompok kriminal, khususnya pesaing klan Daniel.

Polisi Spanyol menangkap Michael Riley, tersangka pelaku penembakan tunggal tersebut yang juga diduga anggota kelompok kriminal Daniel. Proses ekstradisi Riley menuju Spanyol telah disetujui oleh Crown Prosecution Service di Inggris pada Oktober 2025.

Operasi Gabungan Skotlandia dan Spanyol Bongkar Jaringan

Penangkapan Lyons merupakan bagian dari operasi gabungan yang melibatkan kepolisian di Skotlandia, Spanyol, Europol, serta dukungan dari petugas di Belanda, Turki, dan Uni Emirat Arab. Pada Jumat (27/03), penggerebekan dilakukan di berbagai lokasi di Skotlandia dan Spanyol, yang menghasilkan delapan penangkapan di Skotlandia dan lima di Spanyol.

Kepolisian Skotlandia menjelaskan bahwa operasi ini merupakan hasil dari investigasi selama lebih dari dua tahun, dengan fokus pada kejahatan terorganisir, narkotika, dan pencucian uang. Penyelidikan ini juga berkaitan dengan serangkaian penyerangan dan pembakaran properti yang terjadi di wilayah Edinburgh dan sekitarnya pada awal 2026.

Petugas di Turki turut menyita properti senilai sekitar £520.000 dan saham perusahaan yang diduga terkait dengan jaringan kriminal Lyons. Europol juga memanggil beberapa warga Turki sebagai saksi untuk memperkuat penyidikan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penangkapan Steven Lyons di Bali menandai keberhasilan sinergi penegakan hukum lintas negara dalam memberantas kejahatan terorganisir global. Kasus ini memperlihatkan bagaimana jaringan mafia dapat beroperasi lintas benua dan memanfaatkan berbagai negara sebagai basis operasional dan perlindungan.

Lebih jauh, keberhasilan ini menjadi peringatan keras bagi buronan internasional bahwa tidak ada tempat yang benar-benar aman, termasuk destinasi wisata populer seperti Bali. Ini juga menunjukkan pentingnya peningkatan pengawasan keimigrasian dan kerja sama intelijen antarnegara.

Ke depan, publik perlu mengawasi proses ekstradisi dan pengadilan Lyons agar keadilan dapat ditegakkan serta sebagai bagian dari upaya mengganggu operasi jaringan kriminal yang lebih luas. Kasus ini juga membuka diskusi tentang perlunya kebijakan yang lebih ketat dalam mencegah perusahaan fiktif dan pencucian uang yang kerap menjadi alat utama mafia dalam mengamankan hasil kejahatan mereka.

Untuk informasi lebih lengkap, baca berita asli di BBC Indonesia dan pantau update terbaru dari kepolisian terkait proses hukum Steven Lyons.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad