Kenali Tanda Penyakit Jantung Bawaan pada Anak dan Cara Deteksi Dini

Apr 10, 2026 - 16:00
 0  5
Kenali Tanda Penyakit Jantung Bawaan pada Anak dan Cara Deteksi Dini

Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada anak merupakan kondisi serius yang dapat berdampak besar pada proses tumbuh kembang mereka. Hal ini disebabkan karena jantung yang mengalami kelainan harus bekerja lebih keras sehingga energi tubuh anak terserap lebih banyak. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengenali gejala dan melakukan deteksi dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Ad
Ad

Apa Itu Penyakit Jantung Bawaan pada Anak?

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Bethsaida Hospital Gading Serpong, Putri Reno Indrisia, menjelaskan bahwa penyakit jantung bawaan adalah kelainan pada struktur atau fungsi jantung yang sudah ada sejak bayi masih dalam kandungan. Kelainan ini memengaruhi kemampuan jantung dalam memompa darah secara optimal ke seluruh tubuh.

Kondisi ini terjadi akibat proses pembentukan jantung janin yang tidak sempurna pada trimester kehamilan. PJB terbagi menjadi dua kelompok utama:

  • Penyakit Jantung Bawaan Non-Sianotik (Tidak Biru): Jenis ini paling umum, dimana kadar oksigen dalam darah masih cukup sehingga anak tidak terlihat kebiruan. Contohnya defek septum atrium (ASD) dan defek septum ventrikel (VSD), yaitu adanya lubang pada sekat jantung.
  • Penyakit Jantung Bawaan Sianotik (Tipe Biru): Jenis yang lebih serius, terjadi percampuran darah kaya oksigen dan rendah oksigen sehingga darah yang dipompa ke tubuh kekurangan oksigen. Tanda khasnya adalah bibir, lidah, atau ujung jari tampak kebiruan, terutama saat anak menangis atau kelelahan. Contoh penyakit ini adalah Tetralogy of Fallot (ToF) dan transposisi pembuluh darah besar.

Gejala Penyakit Jantung Bawaan pada Anak

Gejala PJB dapat muncul sejak bayi lahir ataupun terdeteksi saat anak bertambah usia. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Bayi menyusu terputus-putus dan berkeringat saat menyusu.
  • Berat badan sulit naik atau tumbuh kembang terhambat dibandingkan anak seusianya.
  • Sering mengalami infeksi saluran pernapasan, termasuk batuk, pilek berulang, atau pneumonia.
  • Bibir, lidah, atau ujung jari tampak kebiruan.
  • Anak lebih besar mudah lelah saat bermain atau olahraga.
  • Nyeri dada atau jantung berdebar.
  • Ujung jari tampak membulat (clubbing finger).

Pemeriksaan untuk Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan

Menurut Putri, deteksi dini adalah kunci utama keberhasilan penanganan penyakit jantung bawaan. Jika anak menunjukkan gejala mencurigakan, orang tua harus segera berkonsultasi ke dokter spesialis jantung anak. Berikut beberapa pemeriksaan yang biasa dilakukan untuk memastikan diagnosis:

  1. Auskultasi: Mendengarkan suara jantung untuk mendeteksi murmur atau bunyi tidak normal.
  2. Pulse Oximetry: Mengukur kadar oksigen dalam darah, sangat penting untuk bayi baru lahir.
  3. Elektrokardiogram (EKG): Merekam aktivitas listrik jantung untuk melihat gangguan atau pembesaran ruang jantung.
  4. Rontgen Dada: Menilai kondisi jantung dan paru, termasuk pembesaran jantung.
  5. Echocardiography (USG Jantung): Pemeriksaan utama untuk melihat struktur jantung secara detail.
  6. CT Scan & MRI Jantung: Memberikan gambaran lebih rinci mengenai struktur dan fungsi jantung.
  7. Kateterisasi Jantung: Mengevaluasi tekanan dalam ruang jantung dan membantu menentukan terapi terbaik.

Setelah diagnosis ditegakkan, penanganan dapat dilakukan mulai dari terapi obat, intervensi non-bedah seperti pemasangan balon atau stent, hingga operasi untuk memperbaiki kelainan struktur jantung.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penyakit jantung bawaan pada anak merupakan masalah kesehatan yang memerlukan perhatian serius, tidak hanya dari sisi medis tapi juga dari lingkungan sekitar anak. Gejala yang sering diabaikan oleh orang tua seperti susah naik berat badan atau mudah lelah harus segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan medis. Deteksi dini tidak hanya menyelamatkan nyawa, tapi juga memastikan anak mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik dan tumbuh kembangnya tidak terhambat.

Selain itu, pengetahuan tentang jenis-jenis penyakit jantung bawaan dan tanda-tandanya perlu disosialisasikan lebih luas kepada masyarakat. Hal ini penting mengingat belum semua orang tua menyadari bahaya kondisi ini dan potensi komplikasi yang dapat terjadi. Peran tenaga medis dan edukasi kesehatan di masyarakat menjadi krusial untuk meningkatkan kesadaran dan mempercepat penanganan.

Ke depan, diharapkan akses pemeriksaan jantung anak semakin mudah dan biaya pengobatan lebih terjangkau agar tidak menjadi beban keluarga. Orang tua disarankan untuk selalu memantau tumbuh kembang anak secara rutin dan tidak ragu mencari bantuan medis bila ditemukan gejala mencurigakan. Untuk informasi lebih detail terkait penyakit jantung bawaan pada anak, Anda dapat merujuk pada sumber resmi seperti Tempo.co dan situs kesehatan terpercaya lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad