Tanggul Sungai Welang Jebol 15 Meter, Banjir Parah Melanda Pasuruan

Apr 22, 2026 - 16:56
 0  9
Tanggul Sungai Welang Jebol 15 Meter, Banjir Parah Melanda Pasuruan

Banjir besar yang melanda Kabupaten Pasuruan pada Selasa malam, 21 April 2026, memicu kerusakan serius pada tanggul Sungai Welang. Tanggul sepanjang 15 meter yang berada di Dusun Suko, Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek, jebol diterjang derasnya air banjir. Kejadian ini menyebabkan banjir semakin meluas dan parah di sejumlah wilayah sekitar.

Ad
Ad

Kerusakan Tanggul Sungai Welang dan Dampaknya

Menurut laporan, tanggul yang jebol memiliki tinggi antara 1 hingga 2 meter dengan lebar sekitar 50 cm. Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan bahwa pihaknya segera melakukan koordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur untuk penanganan tanggul tersebut karena tanggung jawab penanganan tanggul berada di bawah kewenangan provinsi.

"Kami koordinasi dengan SDA provinsi karena wewenang provinsi," ujar Sugeng Hariyadi, Rabu (22/4/2026).

Jebolnya tanggul tersebut memperparah kondisi banjir di beberapa desa di Kabupaten Pasuruan. Desa yang terdampak langsung antara lain:

  • Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek
  • Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton

Selain itu, dampak banjir juga meluas hingga Dusun Rujakgadung, Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.

Penanganan dan Koordinasi Antarlembaga

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan telah berupaya melakukan penanganan darurat sekaligus berkoordinasi dengan pihak terkait. Mengingat jebolnya tanggul bukan hanya masalah lokal, melainkan memerlukan penanganan lintas wilayah dan instansi, terutama Dinas SDA Provinsi Jawa Timur, yang memiliki kewenangan atas tanggul sungai tersebut.

Penanganan tanggul yang rusak ini menjadi prioritas utama agar banjir tidak semakin meluas dan merusak infrastruktur serta permukiman warga. Apalagi, beberapa wilayah di Pasuruan sendiri telah mengalami banjir dengan ketinggian mencapai 1 meter sebelumnya, sehingga kondisi saat ini sangat memprihatinkan.

Dampak Sosial dan Ekonomi Banjir di Pasuruan

Banjir yang disebabkan oleh jebolnya tanggul Sungai Welang ini berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, antara lain:

  • Kerusakan rumah dan fasilitas umum di desa terdampak
  • Gangguan aktivitas ekonomi warga, terutama petani dan pedagang lokal
  • Risiko kesehatan akibat genangan air dan sanitasi yang terganggu
  • Pengungsian warga yang terdampak banjir

Warga setempat sangat berharap agar pemerintah daerah dan provinsi segera menyediakan bantuan serta mempercepat perbaikan tanggul untuk mengurangi risiko banjir susulan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, jebolnya tanggul Sungai Welang merupakan peringatan serius mengenai kondisi infrastruktur pengendalian banjir di Pasuruan yang rentan terhadap kerusakan saat curah hujan tinggi. Kejadian ini tidak hanya berdampak pada kerugian materil, tetapi juga mengancam keselamatan warga dan stabilitas sosial di beberapa kecamatan.

Penanganan yang lambat atau tidak maksimal bisa memperparah dampak banjir, sehingga koordinasi antara BPBD Kabupaten Pasuruan dengan Dinas SDA Provinsi Jawa Timur harus dipercepat dengan dukungan anggaran serta teknologi penanganan tanggul yang modern. Selain itu, pemerintah daerah juga perlu meningkatkan sistem peringatan dini dan edukasi masyarakat agar lebih siap menghadapi bencana serupa di masa depan.

Ke depan, penguatan infrastruktur tanggul dan pengelolaan sumber daya air harus menjadi prioritas untuk mengurangi risiko kerusakan yang berulang. Masyarakat dan pemerintah harus bersinergi agar bencana banjir yang kerap terjadi tidak menjadi momok yang terus menghantui wilayah Pasuruan.

Untuk informasi lebih lengkap dan update terkini mengenai bencana ini, kunjungi laporan resmi di Akurat.co dan berita terkait di CNN Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad