Hipertensi dan Diabetes: 2 Penyebab Utama Penyakit Ginjal Kronis yang Berisiko Gagal Ginjal

Apr 23, 2026 - 15:21
 0  5
Hipertensi dan Diabetes: 2 Penyebab Utama Penyakit Ginjal Kronis yang Berisiko Gagal Ginjal

Penyakit ginjal kronis (PGK) menjadi salah satu masalah kesehatan serius yang kerap disebabkan oleh dua kondisi utama, yakni hipertensi dan diabetes yang tidak terkontrol. Kedua penyakit ini dapat merusak fungsi ginjal secara bertahap hingga mencapai titik gagal ginjal yang memerlukan penanganan lebih lanjut seperti dialisis atau transplantasi.

Ad
Ad

Apa Itu Penyakit Ginjal Kronis?

Penyakit ginjal kronis adalah kondisi dimana fungsi ginjal menurun secara bertahap dan tidak mampu menjalankan tugasnya secara optimal, seperti menyaring limbah dan racun dari darah. PGK memiliki lima stadium perkembangan, dengan tahap akhir berupa gagal ginjal, yaitu saat ginjal berhenti berfungsi hampir sepenuhnya.

Menurut laporan Liputan6.com, hipertensi dan diabetes merupakan penyebab paling sering PGK yang harus diwaspadai.

Bagaimana Hipertensi dan Diabetes Merusak Ginjal?

Prof. dr. Aida Lydia, Ph.D, Sp.P.D, Subsp. G.H. (K), dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi di RS Pondok Indah, menjelaskan bahwa diabetes dengan kadar gula darah tinggi dalam jangka panjang dapat merusak pembuluh darah halus di ginjal, khususnya nefron yang berfungsi sebagai penyaring darah.

"Kerusakan ini menyebabkan fungsi penyaringan ginjal terganggu," ujar Prof. Aida.

Salah satu gejala awal yang muncul adalah proteinuria, yaitu kebocoran protein dalam urine yang sering terlihat dari urine berbusa.

Sementara itu, hipertensi yang tidak terkontrol juga berkontribusi secara signifikan dalam merusak pembuluh darah ginjal dan organ vital lain seperti jantung dan otak. Prof. Aida menekankan hubungan erat antara fungsi jantung dan ginjal, dimana gangguan pada salah satu organ dapat mempengaruhi organ yang lain.

Penyebab Lain Penyakit Ginjal Kronis

Selain hipertensi dan diabetes, ada beberapa faktor lain yang juga berperan dalam menyebabkan PGK, antara lain:

  • Radang ginjal (glomerulonefritis)
  • Infeksi ginjal
  • Sumbatan saluran kemih, misalnya akibat batu ginjal atau pembesaran prostat
  • Penyakit autoimun seperti lupus
  • Efek samping obat-obatan atau zat yang bersifat toksik bagi ginjal
  • Kelainan bawaan seperti ginjal polikistik
  • Komplikasi infeksi berat
  • Obesitas, kolesterol tinggi, usia lanjut, dan riwayat keluarga yang meningkatkan risiko PGK

Deteksi Dini dan Pencegahan Penyakit Ginjal Kronis

Deteksi dini sangat penting untuk mencegah PGK berkembang menjadi gagal ginjal. Gejala seperti urine berbusa akibat proteinuria harus segera diperiksakan ke dokter. Pengelolaan diabetes dan hipertensi yang ketat juga menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan ginjal.

Perubahan gaya hidup sehat, seperti mengatur pola makan, rutin berolahraga, dan menghindari konsumsi obat yang tidak perlu juga membantu melindungi ginjal. Bila diperlukan, pemeriksaan fungsi ginjal secara rutin perlu dilakukan terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, tingginya kasus penyakit ginjal kronis yang disebabkan oleh hipertensi dan diabetes menandakan perlunya edukasi kesehatan yang lebih masif kepada masyarakat. Banyak pasien mengabaikan pengendalian tekanan darah dan gula darah, yang sebenarnya dapat mencegah kerusakan ginjal sejak dini.

Selain itu, sistem kesehatan harus memperkuat program skrining dan pemantauan rutin bagi kelompok berisiko, termasuk lansia dan penderita penyakit kronis. Langkah ini penting agar intervensi medis dapat dilakukan sebelum kondisi memburuk dan membutuhkan terapi dialisis yang mahal dan membebani keluarga serta negara.

Kedepannya, penting juga untuk menyoroti hubungan antara penyakit ginjal dengan faktor gaya hidup modern seperti obesitas dan pola makan tidak sehat yang semakin meningkat. Upaya pencegahan harus dilakukan secara holistik dan berkelanjutan agar beban penyakit ginjal kronis di Indonesia dapat ditekan secara signifikan.

Untuk informasi kesehatan lebih lengkap dan update, pembaca dapat mengakses sumber terpercaya seperti Liputan6.com dan situs resmi Kementerian Kesehatan RI.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad