Penyelidikan Kriminal Jerome Powell Dihentikan, Apakah Demi Pilihan Trump?

Apr 25, 2026 - 09:44
 0  5
Penyelidikan Kriminal Jerome Powell Dihentikan, Apakah Demi Pilihan Trump?

Jakarta, CNBC Indonesia - Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) resmi menghentikan penyelidikan kriminal terhadap Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell pada Jumat, 24 April 2026. Keputusan ini menimbulkan spekulasi bahwa penghentian tersebut dilakukan untuk memperlancar pengangkatan calon pengganti Powell yang didukung Presiden Donald Trump.

Ad
Ad

Alasan Penghentian Penyelidikan dan Peran Inspektorat Jenderal The Fed

Penghentian penyelidikan itu diumumkan langsung oleh Jaksa Federal Tertinggi Distrik Columbia, Jeanine Pirro, melalui unggahan di media sosial X. Dalam pernyataannya, Pirro menegaskan bahwa penyelidikan kriminal bisa dibuka kembali jika ditemukan bukti yang cukup.

"Saya telah menginstruksikan kantor saya untuk menutup penyelidikan kami sementara Inspektur Jenderal melakukan penyelidikan ini. Namun, perlu dicatat bahwa saya tidak akan ragu untuk memulai kembali penyelidikan kriminal jika fakta-fakta tersebut membenarkannya," tulis Pirro.

Menurut Pirro, Inspektorat Jenderal (Itjen) The Fed tengah menyelidiki dugaan pembengkakan biaya dalam proyek renovasi gedung The Fed di Washington, D.C., yang menjadi dasar awal penyelidikan kriminal terhadap Powell.

"Inspektur Jenderal memiliki wewenang untuk meminta pertanggungjawaban Federal Reserve kepada para pembayar pajak Amerika," tambah Pirro, berharap laporan lengkap segera dirilis agar semua pertanyaan terkait kasus ini bisa diselesaikan secara tuntas.

Pengaruh Penghentian Penyelidikan Terhadap Pilihan Trump di The Fed

Keputusan Departemen Kehakiman ini membuka jalan bagi Kevin Warsh, kandidat yang didukung Presiden Trump untuk menggantikan Powell sebagai Ketua The Fed. Warsh telah menjalani sidang konfirmasi di Senat AS, namun pemungutan suara penuh ditunda hingga penyelidikan kriminal terhadap Powell selesai.

Warsh menegaskan bahwa jika terpilih, The Fed akan tetap independen dari tekanan Gedung Putih. Namun, penghentian penyelidikan ini dianggap oleh sejumlah pihak sebagai langkah strategis untuk memperlancar transisi kepemimpinan di bank sentral AS sesuai keinginan Trump.

  • Sengketa ini terkait kontroversi suku bunga The Fed yang menjadi sorotan Trump.
  • Trump diketahui ingin suku bunga diturunkan agar mendongkrak ekonomi sebelum pemilihan presiden berikutnya.
  • Powell dianggap tidak cukup akomodatif terhadap keinginan Trump, sehingga muncul tekanan hukum terhadapnya.

Reaksi dan Proyeksi Ke Depan

Sampai saat ini, belum ada komentar resmi dari pihak The Fed, Jeanine Pirro, maupun Kevin Warsh terkait penghentian penyelidikan ini. Namun, langkah tersebut dikhawatirkan akan menimbulkan persepsi bahwa penegakan hukum di AS rentan terhadap tekanan politik.

Menurut laporan CNBC Indonesia, penghentian ini juga menimbulkan tanda tanya mengenai independensi The Fed di masa depan, khususnya terkait keputusan suku bunga yang sangat berpengaruh pada perekonomian global.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penghentian penyelidikan kriminal terhadap Jerome Powell bukan semata-mata soal hukum, melainkan juga politik yang sangat kental. Langkah ini tampak sebagai upaya memuluskan kandidat yang lebih sejalan dengan Presiden Trump, yaitu Kevin Warsh. Dalam konteks tersebut, independensi The Fed sebagai institusi moneter terkemuka dunia berpotensi terganggu.

Fakta bahwa penyelidikan ini terkait dengan dugaan pembengkakan biaya renovasi kantor The Fed menambah kompleksitas masalah. Jika tidak ditangani transparan, hal ini bisa menimbulkan keraguan publik terhadap kredibilitas pengawasan internal The Fed dan penegakan hukum di AS.

Ke depan, masyarakat dan pelaku pasar harus mengawasi dengan seksama apakah transisi kepemimpinan The Fed akan benar-benar mempertahankan prinsip independensi atau justru menjadi instrumen politik. Hasil penyelidikan Inspektorat Jenderal dan keputusan Senat atas Warsh akan menjadi penentu penting bagi stabilitas ekonomi AS dan global.

Simak terus perkembangan berita ini dan implikasinya terhadap kebijakan moneter dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad