Longsor di Bogor Barat Tewaskan 1 Warga, Warga Sempat Dengar Gemuruh Keras

May 4, 2026 - 12:30
 0  3
Longsor di Bogor Barat Tewaskan 1 Warga, Warga Sempat Dengar Gemuruh Keras

Peristiwa tanah longsor di Bogor Barat menelan korban jiwa setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Minggu malam, 3 Mei 2024. Lokasi longsor terjadi di kawasan Taman Muara, Kelurahan Pasirjaya, yang membuat seorang warga bernama Widia Ningsih (24) tertimbun dan meninggal dunia.

Ad
Ad

Detik-detik Longsor dan Korban Tertimbun

Kejadian longsor ini bermula saat korban sedang berjalan menuju warung. Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menjelaskan bahwa laporan diterima pada pukul 20.25 WIB dan petugas segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

"Tinggi longsor sekitar dua meter dan lebar sekitar tujuh meter. Curah hujan yang tinggi membuat struktur tanah tidak stabil sehingga memicu tanah longsor," ujar Dimas pada Senin, 4 Mei 2024.

Korban tidak sempat menyelamatkan diri saat material longsor tiba-tiba menimpa dirinya. Warga sekitar berusaha melakukan evakuasi dan membawa korban ke RS Ummi, namun nyawanya tidak tertolong.

"Korban sempat dibawa ke RS Ummi lalu dinyatakan meninggal dunia," tambah Dimas.

Suara Gemuruh Sebelum Longsor

Saksi mata bernama Firman (49) mengungkapkan bahwa ia mendengar suara gemuruh keras sebelum longsor terjadi. Ia terbangun dari tidurnya dan keluar rumah setelah mendengar teriakan warga.

"Pas begitu ada suara ‘brugh’ kayak gempa, saya kaget bangun. Enggak lama istri manggil, katanya ada yang ketindihan longsor," katanya.

Bersama warga lainnya, Firman berinisiatif menyingkirkan material longsor secara manual sebelum petugas datang. Saat ditemukan, korban masih dalam kondisi terjepit batu dan tanah, dan sempat menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

"Kita angkatin batu satu-satu. Waktu itu masih ada napasnya," pungkas Firman.

Peringatan dan Imbauan BPBD

Dimas mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras dengan durasi lama.

  • Warga diimbau segera melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah.
  • Ketahui lokasi rawan bencana dan hindari aktivitas di sekitar lereng atau area rentan longsor saat cuaca buruk.
  • Persiapkan rencana evakuasi keluarga jika terjadi bencana tanah longsor.

"Jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah, segera laporkan agar bisa ditangani lebih cepat," tutupnya.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kejadian longsor ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk lebih meningkatkan sistem mitigasi bencana. Curah hujan tinggi yang sering terjadi akibat perubahan iklim memperbesar risiko longsor, terutama di wilayah berbukit seperti Bogor Barat. Kesiapsiagaan dan edukasi masyarakat terkait tanda-tanda awal longsor menjadi kunci utama menyelamatkan nyawa.

Selain itu, penting bagi pemerintah untuk mengoptimalkan pemetaan daerah rawan longsor dan memperkuat infrastruktur penahan tanah. Sistem peringatan dini yang melibatkan komunitas lokal juga harus diperkuat agar evakuasi bisa dilakukan lebih cepat saat tanda bahaya muncul.

Kejadian ini juga membuka perhatian terhadap perlunya penanganan kawasan permukiman yang berada dekat lereng rawan bencana. Jika tidak diantisipasi, potensi longsor bisa berulang dan menimbulkan korban lebih banyak di masa depan.

Untuk informasi lebih lengkap dan update terkini, kunjungi laporan asli di kumparan.com serta berita terkait di CNN Indonesia.

Waspada bencana longsor harus menjadi perhatian bersama agar tragedi serupa tidak terulang kembali di Bogor Barat dan daerah rawan lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad