6 Negara yang Pernah Jadi Bagian Kerajaan Indonesia dan Nasibnya Kini
- Sejarah Kerajaan Nusantara dan Negara yang Pernah Jadi Bagian
- 1. Singapura: Dari Temasek Hingga Negara Maju
- 2. Malaysia: Warisan Sriwijaya yang Masih Terasa
- 3. Filipina: Wilayah Kekuasaan Majapahit yang Luas
- 4. Kamboja: Pengaruh Sriwijaya di Asia Tenggara
- 5. Timor Leste: Dari Provinsi Indonesia Menjadi Negara Merdeka
- 6. Brunei Darussalam: Jejak Sriwijaya dan Majapahit
- Analisis Redaksi
Indonesia dikenal sebagai tanah dengan sejarah kerajaan yang sangat kaya dan luas. Tak hanya wilayah yang sekarang menjadi Indonesia, beberapa negara tetangga juga pernah menjadi bagian dari kerajaan-kerajaan besar Nusantara. Seiring waktu, wilayah-wilayah ini berdiri sendiri dan memiliki nasib yang berbeda di era modern.
Sejarah Kerajaan Nusantara dan Negara yang Pernah Jadi Bagian
Pada masa kejayaannya, kerajaan-kerajaan besar di Indonesia seperti Sriwijaya dan Majapahit memiliki pengaruh luas hingga melewati batas wilayah saat ini. Berikut adalah 6 negara yang pernah menjadi bagian dari kerajaan di Indonesia dan bagaimana kondisi mereka sekarang:
1. Singapura: Dari Temasek Hingga Negara Maju
Singapura yang dulu dikenal sebagai Temasek, Tumasik, atau "Kota Laut", sempat berada di bawah kekuasaan Sriwijaya hingga abad ke-13 dan Majapahit hingga abad ke-14. Selain itu, pada abad ke-15, Singapura juga pernah berada di bawah Ayutthaya (Thailand) dan Kesultanan Malaka sebelum pendudukan Portugis pada 1511.
Dari Jurnal Lektur Keagamaan, Singapura sangat strategis sebagai pusat perdagangan di kawasan tersebut.
Hingga kini, Singapura telah berkembang menjadi negara maju dengan ekonomi yang sangat kuat dan menjadi salah satu pusat keuangan dunia.
2. Malaysia: Warisan Sriwijaya yang Masih Terasa
Kerajaan Sriwijaya, di bawah Raja Balaputradewa, pernah menguasai wilayah yang sekarang menjadi Malaysia. Sriwijaya merupakan kerajaan maritim terbesar yang menjadi pusat perdagangan dan penyebaran agama di Asia Tenggara.
Malaysia sekarang merupakan negara dengan ekonomi berkembang pesat dan menjadi salah satu negara paling berpengaruh di kawasan Asia Tenggara.
3. Filipina: Wilayah Kekuasaan Majapahit yang Luas
Filipina juga pernah menjadi bagian dari kekuasaan Majapahit di masa Raja Hayam Wuruk. Ambisi Raja dan Patih Gadjah Mada menjadikan Majapahit kerajaan besar dengan wilayah yang meliputi Indonesia, Semenanjung Malaya, dan Filipina.
Saat ini, Filipina adalah negara berdaulat dengan populasi besar dan ekonomi yang terus berkembang meskipun menghadapi berbagai tantangan.
4. Kamboja: Pengaruh Sriwijaya di Asia Tenggara
Sriwijaya juga pernah menaklukkan Kamboja. Catatan sejarah dari pendeta I Tzing yang singgah di Sriwijaya menyebutkan hubungan erat Sriwijaya dengan wilayah ini. Sriwijaya memanfaatkan wilayah luasnya untuk mempermudah perdagangan hasil alam seperti kapur barus, gaharu, cengkih, dan rempah-rempah lainnya.
Kamboja kini adalah negara dengan sejarah budaya yang kaya, terutama dengan situs Angkor Wat yang terkenal di dunia.
5. Timor Leste: Dari Provinsi Indonesia Menjadi Negara Merdeka
Timor Leste, yang dulu bernama Timor Timur, pernah menjadi bagian Indonesia setelah invasi pada 1975 yang mengakhiri penjajahan Portugis. Tahun 1976 wilayah ini resmi menjadi provinsi ke-27 Indonesia.
Pada 1999, di bawah Presiden BJ Habibie, dilakukan referendum yang dimenangkan oleh kelompok pro kemerdekaan, sehingga Timor Timur menjadi negara merdeka dengan nama Timor Leste.
Timor Leste kini berdiri sebagai negara berdaulat dengan pembangunan yang masih berjalan meski menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan sosial.
6. Brunei Darussalam: Jejak Sriwijaya dan Majapahit
Brunei juga pernah berada dalam pengaruh Sriwijaya. Beberapa pemukiman di Teluk Brunei disebut sebagai Vijayanegara. Dalam kitab Negarakertagama yang ditulis kerajaan Majapahit pada 1365, Brunei disebut sebagai "Buruneng" yang dikuasai Majapahit setelah Patih Gadjah Mada menjalankan Sumpah Palapa.
Saat ini, Brunei Darussalam merupakan negara kecil kaya minyak dan gas dengan tingkat pendapatan per kapita salah satu tertinggi di dunia.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, sejarah panjang pengaruh kerajaan-kerajaan Indonesia pada negara-negara tetangga menunjukkan betapa vitalnya posisi Nusantara dalam jalur perdagangan dan politik Asia Tenggara. Keberhasilan kerajaan seperti Sriwijaya dan Majapahit dalam menguasai wilayah luas memberi fondasi budaya dan hubungan yang masih terasa hingga kini.
Meski negara-negara tersebut kini berdiri sendiri-sendiri dengan sistem pemerintahan dan identitas nasional masing-masing, jejak sejarah ini dapat menjadi modal penting untuk memperkuat kerja sama regional. Terutama dalam menghadapi tantangan global seperti ekonomi digital, perubahan iklim, dan geopolitik yang semakin dinamis.
Ke depan, penting bagi Indonesia dan negara-negara tersebut untuk menggali dan memanfaatkan warisan sejarah ini sebagai basis diplomasi budaya dan ekonomi yang saling menguntungkan. Sejarah Nusantara bukan hanya cerita masa lalu, tetapi juga kunci untuk masa depan yang lebih harmonis dan maju di Asia Tenggara.
Untuk informasi lebih lengkap dan mendalam, kunjungi artikel asli di CNBC Indonesia dan berita terkait di Kompas.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0