Maroko Usir Belanda di Piala Dunia 2026, Sejarah Panjang Penjajahan Eropa

Jun 30, 2026 - 16:51
 0  1
Maroko Usir Belanda di Piala Dunia 2026, Sejarah Panjang Penjajahan Eropa

Maroko kembali mencuri perhatian di Piala Dunia 2026 setelah tampil impresif dengan berhasil mengalahkan Belanda dalam babak 32 besar melalui drama adu penalti dengan skor 3-2 di Boston, Amerika Serikat, Selasa (30/6). Kemenangan ini membawa "Singa Atlas", julukan tim nasional Maroko, melaju ke babak 16 besar yang akan menghadapi Kanada.

Ad
Ad

Penampilan Maroko kali ini kembali mendapat pujian luas dari pecinta sepak bola dunia, mengingat keberhasilannya menyingkirkan tim tangguh Eropa dalam ajang bergengsi. Ini bukan pertama kalinya Maroko menunjukkan kejutan besar di Piala Dunia. Pada 2022 lalu di Qatar, mereka juga sempat mengalahkan dua raksasa Eropa, Portugal dan Spanyol, yang menjadi sorotan global.

Sejarah Penjajahan Maroko oleh Dua Negara Eropa

Keberhasilan Maroko di lapangan hijau tidak bisa dilepaskan dari sejarah panjang negara tersebut yang pernah menjadi protektorat dua negara Eropa, yakni Prancis dan Spanyol. Nama resmi Maroko dalam bahasa Arab, Al Mamlaka Al Ma'ribiyya, berarti Kerajaan Barat, yang terletak strategis di barat laut Afrika, menghadap Selat Gibraltar dan Mediterania.

Pada tahun 1884, Spanyol mulai menjajah wilayah Maroko, disusul oleh Prancis pada 1912. Kedua negara tersebut kemudian menandatangani perjanjian yang membagi Maroko menjadi dua protektorat pada tahun yang sama:

  1. Perjanjian Fez (30 Maret 1912): Menetapkan protektorat Prancis atas sebagian besar wilayah Maroko.
  2. Perjanjian Prancis-Spanyol (27 November 1912): Membagi protektorat Spanyol di zona utara dan selatan Maroko.

Perpecahan ini mencerminkan kepentingan strategis kedua negara dalam menguasai akses penting antara Eropa dan Afrika.

Transformasi di Bawah Protektorat Prancis dan Spanyol

Di bawah kendali Prancis, Maroko mengalami modernisasi signifikan, terutama melalui kebijakan pemerintahan tidak langsung oleh Residen Jenderal pertama, Hubert Lyautey. Prancis membangun infrastruktur penting seperti jalan raya, jalur kereta api, dan pelabuhan untuk mendukung kepentingan ekonomi mereka, terutama dalam pertambangan fosfat dan pertanian ekspor.

Namun, tidak mudah bagi Prancis mempertahankan kekuasaannya karena perlawanan keras dari penduduk lokal, termasuk Perang Zaian (1914-1921) dan Perang Rif (1921-1926) yang juga melibatkan Spanyol.

Di sisi lain, protektorat Spanyol meliputi wilayah utara sepanjang pantai Mediterania dan zona selatan di sekitar Tanjung Juby dengan ibu kota administratif di Tétouan. Pemerintahan Spanyol menghadapi perlawanan yang lebih sengit, terutama selama Perang Rif yang dipimpin oleh Abd el-Krim, yang bahkan memaksa Prancis turun tangan.

Dampak Penjajahan Terhadap Maroko Masa Kini

Warisan penjajahan Prancis dan Spanyol masih terlihat jelas dalam budaya, bahasa, dan arsitektur Maroko. Hubungan erat dengan kedua negara bekas penjajah juga tercermin dari mobilitas warga Maroko yang banyak bekerja di Spanyol dan Prancis.

  • Menurut laporan CNN Indonesia, antara 2014 hingga 2023, warga Maroko mengajukan sekitar 4,8 juta visa Schengen, dengan 85% diproses oleh Prancis dan Spanyol.
  • Kemerdekaan Maroko pada 1956 lahir dari aliansi unik antara monarki tradisional dan gerakan nasionalis modern yang dikenal sebagai "Revolusi Raja dan Rakyat".

Perjalanan sejarah ini menjadi latar belakang kebanggaan Maroko saat mereka menunjukkan kemampuan luar biasa di Piala Dunia, mengusir tim besar Eropa seperti Belanda yang kini harus mengakui kebangkitan sepak bola Afrika Utara.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kemenangan Maroko atas Belanda bukan hanya soal prestasi olahraga semata, melainkan simbol kebangkitan sebuah bangsa yang pernah dijajah dua kekuatan besar Eropa. Langkah "Singa Atlas" ini mengukir sejarah baru sebagai perwujudan dari semangat kemerdekaan dan identitas nasional yang kuat, yang selama ini dibangun dari pengalaman pahit masa lalu.

Selain itu, keberhasilan ini memberikan dampak signifikan dalam mengangkat citra sepak bola Afrika Utara di panggung dunia, menantang dominasi tradisional Eropa dan Amerika Selatan. Kemenangan ini juga mendorong para pemain muda di kawasan tersebut untuk bermimpi lebih besar dan menembus batas dunia sepak bola internasional.

Selanjutnya, publik dan pengamat sepak bola perlu memantau bagaimana Maroko akan melangkah di babak 16 besar melawan Kanada, dan apakah momentum ini bisa menjadi titik balik bagi negara-negara Afrika untuk terus bersaing di level tertinggi dunia.

Untuk informasi lebih lengkap tentang perkembangan Piala Dunia 2026 dan kisah menarik dari tim-tim peserta, kunjungi sumber resmi dan berita terpercaya seperti CNN Indonesia dan BBC Sport.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad