IAHN Mpu Kuturan Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Desa Banjar
Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak banjir bandang di Desa Banjar melalui program sosial Gerakan Berbagi. Bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian kampus terhadap masyarakat yang tengah berjuang bangkit pascabencana.
Program Gerakan Berbagi: Bantuan Terpadu dari Civitas Akademika
Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat LP2M IAHN Mpu Kuturan, Made Susila Putra, menjelaskan bahwa aksi sosial ini melibatkan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang turun langsung ke lokasi terdampak. Mereka melakukan gotong royong sekaligus menyalurkan bantuan logistik dan perlengkapan alat tulis bagi warga serta siswa terdampak bencana.
Penyaluran bantuan difasilitasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAHN Mpu Kuturan sebagai implementasi nyata dari pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat. Bantuan alat tulis diserahkan khususnya kepada siswa SD Negeri 5 Banjar, sementara kebutuhan logistik didistribusikan melalui posko relawan di Desa Banjar.
Peran Mahasiswa dan Civitas Akademika dalam Tanggap Bencana
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Ida Bagus Wika Krishna, mengungkapkan rasa empati mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Kecamatan Banjar. Ia menegaskan bahwa seluruh civitas akademika kampus turut merasakan keprihatinan atas bencana ini dan aktif berpartisipasi.
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial ini tak hanya sebagai bentuk bantuan, tetapi juga bertujuan menumbuhkan kepekaan sosial dan rasa tanggung jawab terhadap persoalan kemanusiaan. Selain itu, kegiatan ini memperkuat nilai gotong royong yang menjadi bagian fundamental karakter pendidikan di kampus.
Mempererat Hubungan Perguruan Tinggi dan Masyarakat
Program Gerakan Berbagi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara IAHN Mpu Kuturan dan masyarakat sekitar. Kampus tidak hanya hadir sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga sebagai pelaku aktif yang membantu masyarakat menghadapi persoalan sosial, terutama pada masa krisis seperti bencana alam.
Solidaritas pasca-bencana menjadi kekuatan penting agar masyarakat dapat segera pulih dan melanjutkan aktivitas sehari-hari dengan normal. Melalui aksi kemanusiaan ini, IAHN Mpu Kuturan berharap dapat menjadi bagian dari solusi dan sumber semangat bagi warga terdampak.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, inisiatif IAHN Mpu Kuturan dalam menyalurkan bantuan melalui program Gerakan Berbagi menunjukkan peran strategis perguruan tinggi dalam merespons bencana secara holistik. Tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, kampus juga berfungsi sebagai pusat kepedulian sosial yang menggerakkan civitas akademika untuk terjun langsung ke masyarakat.
Lebih jauh, partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi modal sosial yang penting untuk membentuk karakter generasi muda yang empatik dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Ini sekaligus menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan tinggi dapat mengintegrasikan nilai kemanusiaan dalam proses pembelajaran.
Ke depan, penting bagi institusi pendidikan lain untuk mencontoh langkah ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial mereka, terutama di daerah rawan bencana. Solidaritas dan gotong royong yang ditumbuhkan lewat program seperti ini akan memperkuat ketahanan sosial masyarakat dan mempercepat proses pemulihan setelah bencana.
IAHN Mpu Kuturan diharapkan tetap konsisten mengembangkan peran sosialnya dan memperluas skala bantuan agar dampak positifnya bisa dirasakan lebih luas. Masyarakat dan pembaca disarankan untuk terus mengikuti perkembangan aksi sosial ini sebagai refleksi penting peran perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan kemanusiaan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0