Kecelakaan Beruntun di Sumbawa, Pemprov NTB Diminta Siapkan Hotline Darurat Mudik

Mar 16, 2026 - 00:20
 0  4
Kecelakaan Beruntun di Sumbawa, Pemprov NTB Diminta Siapkan Hotline Darurat Mudik

Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua bus antar kota di Kabupaten Sumbawa pada Minggu dini hari, 15 Maret 2026, menjadi sorotan serius bagi pelayanan transportasi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 03.25 Wita di kawasan Teluk Santong dan melibatkan dua armada bus Tiara Mas dengan nomor polisi EA 7618 E "Alesha" dan EA 7668 A "KTM Racing" yang melayani rute Mataram-Bima.

Ad
Ad

Ombudsman RI Perwakilan NTB menyikapi peristiwa ini dengan mengimbau pemerintah provinsi untuk segera menyediakan hotline atau nomor kontak pengaduan darurat selama arus mudik Lebaran. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat penanganan kejadian darurat di jalan raya, khususnya yang melibatkan transportasi umum.

Imbauan Ombudsman NTB soal Hotline Darurat Mudik

Satgas Mudik Ombudsman NTB, Khairul Natanagara, menegaskan bahwa keberadaan nomor pengaduan darurat akan memungkinkan masyarakat dan awak bus melaporkan kondisi di lapangan secara cepat dan akurat. Dengan kanal komunikasi yang jelas, penanganan insiden dapat dilakukan lebih sigap oleh instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan kepolisian.

"Kami mengimbau Dinas Perhubungan NTB untuk menyediakan nomor kontak pengaduan yang dapat dihubungi masyarakat ketika terjadi peristiwa darurat di jalan. Dengan adanya kanal komunikasi yang jelas, masyarakat maupun awak bus dapat segera menyampaikan kondisi di lapangan sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat oleh instansi terkait," ujar Khairul di Mataram.

Menurut Khairul, penyediaan layanan pengaduan yang mudah diakses juga merupakan bagian dari kewajiban penyelenggara layanan publik di sektor transportasi untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa angkutan umum. Hal ini menjadi semakin krusial terutama menjelang dan selama periode arus mudik Lebaran yang mobilitas masyarakatnya meningkat tajam.

Kronologi Kecelakaan Beruntun Bus Tiara Mas di Sumbawa

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat kedua bus melaju beriringan di ruas jalan nasional. Sopir bus pertama tiba-tiba melakukan pengereman mendadak setelah melihat kerumunan masyarakat yang tengah menggelar adu lari atau sprint 100 meter di tengah jalan pada malam hari.

Upaya menghindari kerumunan tersebut membuat bus kedua yang melaju di belakang tidak sempat mengantisipasi sehingga terjadi tabrakan beruntun antar armada. Akibatnya, seorang kenek bus mengalami luka ringan terkena serpihan kaca depan bus. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Koordinasi Antar Instansi dan Imbauan Keselamatan

Ombudsman juga mendorong agar koordinasi antara Dinas Perhubungan, kepolisian, dan instansi terkait diperkuat selama arus mudik. Hal ini dimaksudkan agar setiap kejadian di jalan raya dapat segera ditangani dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan.

Selain itu, Ombudsman mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di ruas jalan nasional, terutama pada malam hari, karena hal ini dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

  • Penyiapan hotline darurat mudik oleh Pemprov NTB
  • Peran Dinas Perhubungan dalam menyediakan nomor pengaduan
  • Koordinasi antara Dinas Perhubungan, kepolisian, dan instansi terkait
  • Imbauan untuk tidak beraktivitas di jalan raya saat malam hari
  • Pentingnya kesiapsiagaan pelayanan publik di sektor transportasi

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, insiden kecelakaan beruntun ini bukan hanya sekadar peristiwa tunggal, melainkan cermin dari tantangan besar dalam pengelolaan transportasi publik selama masa mudik di NTB. Penyediaan hotline darurat yang responsif dan mudah dijangkau dapat menjadi game-changer dalam mengurangi dampak kecelakaan di jalan raya dengan mempercepat respons penanganan.

Lebih jauh, kasus ini menegaskan perlunya peningkatan koordinasi lintas instansi yang selama ini masih belum optimal, terutama dalam pengawasan aktivitas masyarakat di jalan raya pada jam-jam rawan. Misalnya, aktivitas adu lari di tengah jalan nasional seharusnya dilarang dan diawasi ketat agar tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

Ke depan, Pemprov NTB harus terus mengembangkan sistem layanan publik berbasis teknologi komunikasi untuk menjamin keselamatan transportasi, khususnya saat puncak arus mudik Lebaran. Masyarakat pun harus lebih disiplin mengikuti aturan lalu lintas demi keamanan bersama.

Simak terus perkembangan terkait kesiapan arus mudik dan langkah-langkah pemerintah dalam menjaga keselamatan transportasi di NTB agar mudik tahun ini dapat berjalan lancar dan aman.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad