Bamsoet Dorong Spirit Brotherhood Komunitas Otomotif dan Menembak Jaga Persatuan Bangsa

Mar 1, 2026 - 14:23
 0  3
Bamsoet Dorong Spirit Brotherhood Komunitas Otomotif dan Menembak Jaga Persatuan Bangsa

Bambang Soesatyo atau yang akrab disapa Bamsoet, anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri Indonesia (PERIKSHA), mengajak komunitas olahraga menembak dan otomotif untuk menjadikan tradisi buka puasa bersama di bulan Ramadan sebagai modal sosial dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Ad
Ad

Menurut Bamsoet, tradisi berkumpul dan berbuka puasa bersama komunitas tersebut telah berkembang menjadi sarana penguatan solidaritas yang tak hanya mempererat hubungan antaranggota, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial serta pembentukan karakter kebangsaan yang kuat.

Spirit Brotherhood sebagai Pilar Persatuan

Bamsoet menjelaskan, meningkatnya kepemilikan senjata api beladiri dan olahraga menembak, serta bertambahnya komunitas kendaraan roda dua dan empat di Indonesia, menghadirkan peluang besar untuk merawat nilai-nilai kebersamaan.

"Spirit brotherhood di komunitas olahraga menembak dan otomotif yang tergabung dalam PERIKHSA RIDERS (Motor Besar), PERIKSHA 4x4 (Mobil Offroad), dan pecinta cerutu nusantara PERIKSHA CIGAR adalah modal sosial yang sangat kuat dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa," ujar Bamsoet dalam keterangan resmi, Minggu (1/3/2026).

Ramadan, lanjutnya, menjadi momentum penting untuk memperkuat empati dan meneguhkan komitmen agar komunitas-komunitas ini dapat hadir membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Acara Buka Puasa Bersama PERIKSHA

Hal tersebut disampaikan Bamsoet saat menghadiri acara buka puasa bersama pengurus dan anggota PERIKSHA di Parle Resto Jakarta pada Sabtu (28/2/2026). Dalam acara ini, hadir juga Presiden PERIKSHA RIDERS Aldwin Rahadian, Presiden PERIKSHA CIGAR Charles Wicaksana, Presiden PERIKSHA 4x4 Malik Bawazier, serta Wakil Presiden PERIKSHA 4x4 Sunan Kalijaga.

Perkembangan Signifikan Komunitas Olahraga Menembak dan Otomotif

Bamsoet menyoroti pertumbuhan signifikan komunitas olahraga menembak dan otomotif dalam beberapa tahun terakhir. Data dari PERBAKIN dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) menunjukkan peningkatan jumlah klub dan komunitas yang terdaftar, serta ribuan event kejuaraan menembak dan otomotif yang rutin digelar di berbagai daerah.

Industri otomotif nasional pun menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, penjualan kendaraan bermotor stabil di atas satu juta unit untuk roda empat dan lebih dari lima juta unit untuk roda dua setiap tahunnya, menandakan basis pengguna dan penggemar yang sangat besar.

"Komunitas olahraga menembak dan otomotif memiliki modal sosial besar. Anggotanya tersebar dari kota hingga daerah, solid, terorganisir, dan memiliki jejaring luas. Jika energi ini diarahkan pada kegiatan positif, dampaknya luar biasa bagi masyarakat," tutur Bamsoet.

Penguatan Orientasi Sosial Komunitas

Bamsoet menegaskan pentingnya komunitas-komunitas ini untuk terus memperkuat orientasi sosial agar keberadaannya semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Ia mengimbau agar tradisi buka puasa bersama dijadikan momen refleksi, konsolidasi internal, sekaligus ruang untuk memperluas kolaborasi lintas komunitas dan lintas sektor. Dengan demikian, brotherhood dalam komunitas ini dapat menjadi energi kebangsaan yang mempererat persatuan dan memperkuat karakter gotong royong bangsa.

"Brotherhood dalam komunitas kepemilikan senjata api, otomotif, dan pencinta cerutu nusantara adalah energi kebangsaan. Jika dirawat dengan konsisten, menjadi kekuatan sosial yang membantu mempererat persatuan dan memperkuat karakter gotong royong bangsa," tutup Bamsoet.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, dorongan Bamsoet untuk mengoptimalkan spirit brotherhood di komunitas olahraga menembak dan otomotif sebagai modal sosial menjaga persatuan bangsa sangat tepat di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks. Komunitas-komunitas ini tidak hanya berpotensi menjadi wadah rekreasi dan hobi, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu memperkuat integrasi dan solidaritas nasional.

Lebih dari itu, tradisi buka puasa bersama yang dijadikan momen penguatan ikatan sosial harus dimaknai sebagai bentuk penguatan nilai-nilai kebangsaan yang inklusif, mengedepankan empati dan gotong royong dalam menghadapi tantangan bersama.

Ke depan, perlu ada langkah konkret dari komunitas dan pemerintah untuk memperluas kolaborasi lintas sektor, termasuk program sosial dan edukasi etika kepemilikan senjata api serta keselamatan berkendara. Jika hal ini terwujud, komunitas ini bukan hanya menjadi penggerak ekonomi kreatif dan otomotif, melainkan juga agen perubahan sosial yang membawa dampak positif bagi bangsa.

Simak terus perkembangan dan inisiatif dari komunitas ini sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan dalam keberagaman Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad