Tester Makeup Berisiko Menularkan Penyakit, Ini Cara Aman Mencobanya

Mar 16, 2026 - 14:00
 0  3
Tester Makeup Berisiko Menularkan Penyakit, Ini Cara Aman Mencobanya

Dalam dunia kecantikan, tester makeup sering menjadi pilihan bagi konsumen untuk mencoba produk sebelum membeli. Tujuan utama penggunaan tester adalah agar pembeli tidak salah memilih shade lipstik, alas bedak, atau eyeshadow yang sesuai dengan warna kulit. Namun, di balik manfaat tersebut, ada risiko kesehatan yang harus diwaspadai.

Ad
Ad

Risiko Penularan Penyakit dari Tester Makeup

Menurut dr. Amanda Nandi Wardani, BMedSc(Hons), Sp.DVE, seorang dermatolog, produk tester makeup yang digunakan secara bergantian oleh banyak orang bisa menjadi media penyebaran mikroorganisme berbahaya.

"Produk tester makeup di toko biasanya digunakan oleh banyak orang secara bergantian. Setiap kali produk menyentuh kulit, bibir, atau mata seseorang, bakteri, virus, dan jamur dari kulit bisa berpindah ke produk tersebut,"
jelasnya kepada kumparanWOMAN.

Beberapa mikroorganisme yang sering ditemukan pada tester makeup adalah:

  • Bakteri Staphylococcus, yang bisa menyebabkan infeksi kulit dan jerawat meradang.
  • Jamur Candida, yang juga dapat memicu infeksi kulit dan jamur.
  • Virus herpes simpleks, yang berpotensi menular lewat kontak langsung pada produk seperti lipstik.

Produk Tester yang Paling Berisiko

Beberapa produk makeup memiliki risiko penularan lebih tinggi karena cara penggunaannya yang bersentuhan langsung dengan area sensitif. Berikut produk yang perlu diwaspadai:

  1. Lipstik: Kontak langsung dengan bibir berisiko menularkan virus herpes simpleks.
  2. Maskara dan eyeliner: Aplikator maskara berada dalam lingkungan lembap di dalam tabung, yang memungkinkan bakteri berkembang biak dengan mudah.
  3. Produk dalam kemasan jar (alas bedak, cream): Sering disentuh oleh banyak orang sehingga berpotensi menimbulkan cross-contamination dan infeksi kulit.

dr. Amanda menambahkan, penggunaan tester makeup yang tidak higienis dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, seperti:

  • Jerawat meradang
  • Folikulitis (radang folikel rambut)
  • Pioderma (infeksi kulit bakteri)
  • Dermatitis (peradangan kulit)
  • Bintitan pada area mata akibat infeksi bakteri

Cara Aman Mencoba Tester Makeup

Mengingat tester makeup sering kali diperlukan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko:

  • Coba produk di punggung tangan atau pergelangan tangan daripada langsung di wajah atau bibir.
  • Gunakan aplikator sekali pakai agar tidak terjadi kontaminasi silang antar pengguna.
  • Hindari produk cair dengan aplikator yang dicelup ulang, seperti lipstik dan maskara, karena berisiko berkembangnya bakteri.
  • Jangan gunakan tester yang terlihat kotor, berbau aneh, atau teksturnya berubah.

"Selalu bijak dan waspada saat mencoba tester makeup agar terhindar dari risiko infeksi dan penularan penyakit," tutur dr. Amanda.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, isu penularan penyakit lewat tester makeup ini seringkali diabaikan oleh masyarakat. Padahal, risiko infeksi kulit dan virus seperti herpes simpleks bisa berdampak serius, terutama pada individu dengan sistem imun lemah. Di tengah tren kecantikan yang terus berkembang dan meningkatnya konsumsi produk makeup, kesadaran akan kebersihan tester menjadi sangat penting.

Retail dan brand kosmetik juga perlu mengambil peran lebih aktif dengan menyediakan tester yang higienis, seperti mengganti aplikator secara rutin atau menyediakan tester dengan kemasan sekali pakai. Konsumen pun harus lebih kritis dan tidak segan menolak mencoba produk yang terlihat kurang bersih.

Ke depan, kita perlu mengawasi perkembangan standar kebersihan di toko-toko kecantikan agar pengalaman mencoba makeup tidak berujung pada masalah kesehatan. Tetap ikuti update dan tips dari ahli dermatologi untuk menjaga kecantikan sekaligus kesehatan kulit Anda.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad