Netanyahu Berantem dengan Menantu Trump Jared Kushner, Ini Penyebabnya
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan terlibat cekcok sengit dengan Jared Kushner, menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump sekaligus anggota eksekutif Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Perselisihan ini muncul terutama terkait penolakan Netanyahu terhadap peta jalan fase kedua gencatan senjata di Gaza.
Konflik Antara Netanyahu dan Kushner
Menurut laporan media lokal Israel, Channel 14, yang dikutip oleh Anadolu Agency pada Selasa (11/8/2026), Netanyahu dan Kushner terlibat diskusi panas selama beberapa hari terakhir. Sumber yang mengetahui masalah ini menyatakan bahwa Kushner mengkritik keras sikap Netanyahu yang dianggapnya menggagalkan proses perdamaian.
"Anda sedang menggagalkan gagasan sesuai yang Anda inginkan," kata Kushner kepada Netanyahu, menurut sumber tersebut.
Namun, Netanyahu menolak kritik itu dengan tegas dan menegaskan bahwa setiap pengaturan pemerintahan baru di Gaza hanya boleh dilakukan setelah senjata Hamas dilucuti dan wilayah tersebut sepenuhnya didemiliterisasi. Netanyahu juga menolak keras ketentuan yang akan menempatkan Gaza di bawah hukum Palestina, karena menurutnya hal itu sama saja dengan mendirikan negara Palestina yang sangat ditentang oleh pemerintahannya.
Peta Jalan Gencatan Senjata dan Penolakan Netanyahu
Perselisihan ini bermula ketika Netanyahu menolak 15 poin yang diajukan Dewan Perdamaian terkait peta jalan gencatan senjata. Dalam peta jalan tersebut, pelucutan senjata Hamas akan diawasi oleh Komite Nasional Administrasi Gaza (NCAG) yang terdiri dari para teknokrat, tanpa keterlibatan langsung Israel maupun Palestina.
Setelah proses pelucutan senjata selesai, Israel diharapkan menarik seluruh pasukannya dari Gaza. Namun, Netanyahu menegaskan pihaknya tidak akan menarik pasukan sebelum Hamas benar-benar kehilangan kemampuan militernya.
- Ketegangan antara Netanyahu dan Kushner diperparah oleh tekanan dari dalam pemerintahan Israel sendiri.
- Penolakan Netanyahu terhadap peta jalan gencatan senjata berpotensi memperpanjang konflik di Gaza.
- Kritik Kushner mewakili kekhawatiran komunitas internasional terkait proses perdamaian yang terhambat.
Situasi Terbaru di Gaza
Kesepakatan baru soal pelucutan senjata Hamas muncul dari Dewan Perdamaian dan diharapkan bisa menjadi titik balik menuju perdamaian. Namun, Hamas menegaskan tidak akan mematuhi perjanjian jika Israel melanggar gencatan senjata.
Belum genap sepekan kesepakatan diberlakukan, pasukan Zionis kembali melakukan serangan besar-besaran ke Gaza. Kondisi ini menambah kompleksitas situasi dan memperlihatkan betapa rapuhnya proses perdamaian yang sedang berjalan.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, perselisihan terbuka antara Netanyahu dan Kushner menandakan adanya perbedaan tajam antara kepemimpinan Israel dan upaya diplomasi yang didukung oleh Amerika Serikat, khususnya dari lingkaran Presiden Trump. Ketegangan ini bukan hanya masalah pribadi, melainkan mencerminkan ketidaksepakatan mendasar mengenai masa depan Gaza dan solusi perdamaian di Timur Tengah.
Penolakan Netanyahu terhadap peta jalan yang diajukan oleh BoP berisiko memperpanjang konflik dan membuat wilayah Gaza semakin tidak stabil. Ini juga menunjukkan bahwa pemerintah Israel masih sangat keras kepala dalam menentang langkah-langkah yang bisa mengarah pada pembentukan negara Palestina, sebuah isu yang selama ini menjadi titik krusial dalam negosiasi damai.
Ke depan, publik dan komunitas internasional harus mengawasi perkembangan ini dengan seksama karena sikap Netanyahu bisa menjadi penghalang utama bagi terciptanya perdamaian yang langgeng. Sementara itu, tekanan dari dalam pemerintahan Israel dan kekhawatiran dari pihak AS melalui Kushner bisa menjadi faktor pendorong perundingan yang lebih serius.
Sementara itu, untuk memahami lebih lanjut dinamika politik dan situasi Timur Tengah saat ini, pembaca dapat merujuk langsung ke laporan resmi CNN Indonesia dan sumber berita internasional terpercaya lainnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0