Dilarang Menahan Kencing Saat Mudik, Ini Risiko Penyakit yang Mengintai

Mar 18, 2026 - 04:41
 0  4
Dilarang Menahan Kencing Saat Mudik, Ini Risiko Penyakit yang Mengintai

Perjalanan mudik Lebaran seringkali menimbulkan kebiasaan menahan buang air kecil karena keterbatasan fasilitas toilet di sepanjang jalur perjalanan. Namun, kebiasaan ini ternyata berbahaya dan berisiko menimbulkan berbagai masalah kesehatan, terutama infeksi saluran kemih (ISK) dan batu kandung kemih.

Ad
Ad

Kenapa Menahan Kencing Saat Mudik Berbahaya?

Seringkali, para pemudik yang melakukan perjalanan jauh dengan jalur darat harus menahan kencing karena toilet hanya tersedia di rest area tertentu. Hal ini membuat rasa ingin buang air kecil sering ditunda dalam waktu cukup lama. Menurut Profesor Nur Rasyid, dokter spesialis urologi, kebiasaan menahan kencing dalam jangka waktu lama bisa memicu komplikasi kesehatan serius.

"Kapasitas kandung kemih normal misalnya 400 ml, tapi karena perjalanan, kita menahan sampai 600 ml atau lebih. Saat kencing, kandung kemih jadi tidak kuat memompanya sehingga urine tidak keluar tuntas. Sisa urine ini bisa memicu infeksi," jelas Prof Rasyid.

Infeksi saluran kemih (ISK) menjadi risiko utama bagi mereka yang terbiasa menahan kencing saat mudik. Risiko ini lebih tinggi terjadi pada perempuan karena anatomi uretra yang lebih pendek dibandingkan laki-laki, sehingga bakteri dengan mudah mencapai kandung kemih.

Gejala dan Dampak Menahan Kencing Berlebihan

Menahan kencing yang terus-menerus tidak hanya memicu ISK, tetapi juga bisa menyebabkan terbentuknya batu di saluran kemih. Gejala yang harus diwaspadai meliputi:

  • Nyeri saat buang air kecil
  • Perubahan warna urine
  • Kesulitan saat kencing

Batu kandung kemih sering kali berkembang akibat sisa urine yang menumpuk dan menjadi tempat berkembang biak bakteri serta kristal yang membentuk batu. Menurut Prof Rasyid, kondisi ini biasanya terjadi jika kebiasaan menahan kencing berlangsung secara kronis.

Cara Menghindari Risiko Saat Perjalanan Mudik

Untuk meminimalkan risiko kesehatan akibat menahan buang air kecil, ada beberapa tips yang bisa diikuti selama mudik:

  1. Manfaatkan waktu istirahat di rest area untuk buang air kecil meskipun belum terlalu penuh.
  2. Minum cukup air agar urine tetap lancar dan tidak pekat, tetapi hindari minum berlebihan yang menyebabkan sering ingin buang air kecil secara mendadak.
  3. Rencanakan perjalanan dengan menghitung jarak antar rest area agar bisa berhenti secara teratur.
  4. Perhatikan gejala-gejala gangguan saluran kemih dan segera konsultasi ke dokter jika muncul tanda-tanda infeksi atau nyeri hebat.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kebiasaan menahan buang air kecil selama mudik merupakan masalah kesehatan yang sering diabaikan oleh banyak pemudik. Padahal, risiko yang ditimbulkan seperti infeksi saluran kemih dan batu kandung kemih dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan tepat. Fenomena ini juga menggambarkan kurang optimalnya fasilitas pendukung di jalur mudik, terutama ketersediaan toilet yang memadai.

Ke depan, pihak berwenang perlu meningkatkan fasilitas umum di sepanjang jalur mudik agar pemudik tidak lagi merasa terpaksa menahan kencing. Selain itu, edukasi kesehatan terkait bahaya menahan buang air kecil harus lebih gencar disebarkan agar masyarakat bisa lebih waspada dan menjaga kesehatannya selama perjalanan.

Para pemudik juga disarankan untuk lebih memperhatikan kebutuhan tubuh selama perjalanan dan tidak menunda buang air kecil terlalu lama. Dengan langkah ini, mudik Lebaran tidak hanya menjadi momen berkumpul dengan keluarga, tapi juga tetap sehat dan aman dari risiko penyakit saluran kemih.

Jangan abaikan sinyal tubuh dan selalu utamakan kesehatan agar perjalanan mudik tetap menyenangkan tanpa gangguan kesehatan yang tidak perlu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad