Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran Picu Lonjakan Gula dan Kolesterol

Mar 20, 2026 - 13:30
 0  3
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran Picu Lonjakan Gula dan Kolesterol

Lebaran merupakan momen spesial yang identik dengan berbagai hidangan lezat dan tradisional. Namun, Guru Besar Departemen Gizi Universitas Indonesia (UI), Prof. Sandra Fikawati, memperingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati mengatur porsi makan selama perayaan ini. Kebiasaan makan balas dendam atau makan berlebihan saat Lebaran berpotensi memicu masalah kesehatan serius seperti lonjakan gula darah dan kolesterol yang drastis.

Ad
Ad

Risiko Makan Berlebihan Saat Lebaran

Prof. Sandra menegaskan bahwa sistem pencernaan manusia memiliki kapasitas terbatas yang harus dihormati, termasuk di hari raya Idul Fitri. Euforia menikmati aneka hidangan khas seperti ketupat, rendang, opor ayam, dan beragam kue bersantan sering membuat masyarakat tidak mengontrol konsumsi lemak dan gula.

Menurutnya, konsumsi makanan berlemak dan bersantan dalam porsi besar dapat menyebabkan gangguan pencernaan akut, seperti:

  • Perut kembung
  • Mual dan sakit perut
  • Diare atau sembelit

"Banyak orang ingin menikmati berbagai hidangan di Lebaran, namun jika porsinya tidak dikendalikan, sistem pencernaan akan terbebani dan menimbulkan keluhan kesehatan," ujar Sandra dalam keterangannya di Depok, Jumat (20/3).

Lonjakan Gula Darah dan Kolesterol Jadi Ancaman

Selain masalah pencernaan, Sandra menyoroti dampak serius bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko. Konsumsi berlebihan kue kering dan minuman manis dapat memicu lonjakan gula darah yang berbahaya. Sementara makanan tinggi lemak dan garam, seperti rendang dan gulai, meningkatkan kadar kolesterol serta tekanan darah.

"Kalori berlebih tidak hanya menyebabkan kenaikan berat badan, tapi juga membuat tubuh cepat lelah dan mengantuk. Risiko penyakit jantung dan stroke pun mengintai jika asupan lemak tidak dibatasi," tambahnya.

Tips Makan Sehat Selama Lebaran

Untuk tetap menikmati suasana Lebaran tanpa mengorbankan kesehatan, Prof. Sandra memberikan beberapa tips penting berikut ini:

  1. Jaga Keseimbangan: Nikmati hidangan seperti ketupat, opor, dan rendang dalam porsi yang wajar.
  2. Perbanyak Serat: Konsumsi buah dan sayur untuk mendukung kesehatan pencernaan.
  3. Cukupi Cairan: Pastikan asupan air putih cukup agar metabolisme berjalan optimal.
  4. Mindful Eating: Makan secara perlahan agar tubuh dapat mengenali rasa kenyang lebih cepat dan menghindari makan berlebihan.
  5. Aktivitas Fisik Ringan: Lakukan jalan kaki atau aktivitas ringan lainnya untuk membantu menjaga kebugaran.

Prof. Sandra menekankan bahwa Lebaran harus tetap menjadi momen kebersamaan yang menyenangkan, bukan malah berujung pada masalah kesehatan serius.

"Dengan pola makan yang bijak dan seimbang, masyarakat tetap bisa menikmati hidangan khas Idul Fitri tanpa harus mengorbankan kesehatan," tutupnya.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, peringatan Prof. Sandra Fikawati ini sangat penting mengingat tren konsumsi berlebih saat Lebaran sering diabaikan oleh masyarakat. Momen Lebaran yang seharusnya penuh kebahagiaan justru dapat menjadi trigger awal berbagai penyakit degeneratif yang kronis, terutama diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.

Selain itu, kebiasaan makan balas dendam menunjukkan kurangnya edukasi dan kesadaran tentang pentingnya pola makan sehat, bahkan di saat perayaan besar. Pemerintah dan lembaga kesehatan perlu memperkuat kampanye edukasi gizi dan mengajak masyarakat untuk mempraktikkan mindful eating agar momen Lebaran tidak berakhir dengan kunjungan ke rumah sakit.

Ke depan, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana masyarakat dapat membangun kebiasaan makan sehat secara berkelanjutan, tidak hanya saat Lebaran. Keseimbangan gizi dan kontrol porsi harus menjadi budaya agar risiko penyakit degeneratif bisa diminimalisir. Tetap ikuti perkembangan informasi dan tips pola makan sehat untuk menjaga kesehatan Anda dan keluarga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad